Sinopsis Lengkap Love With Flaws Episode 6

Diposting pada

Kang-woo masuk dalam mobilnya bahwa dia baru saja membeli dan
mleihat Seo-yeon masih melambaikan tangan. Dia ingat apa yang diucapkan
temannya mengenai dia memiliki uang dan sambil mendesah dan mengangkat bahu
berpikir Seo-yeon menyukainya karena itu. Dia hendak pergi namun head school
dan guru lain mendatanginya mengingatkannya mengenai pesta sambutannya. Ketika
dia pergi, Jang-mi berada di sekolah. Dia berada disana sebab dia ingat bahwa
Seo-yeon bekerja untuk sekolah tersebut. Dia dengan santai melihatnya dari
jauh.


Kang-woo kembali ke rumah. Temannya Hyun-soo datang berbicara
denganya ketika dia berolahraga dan mengeluh mengenai mengikuti idol tersebut.
Dia menyebutkan bahwa Mi-kyung bertanya kepadanya mengenai Kang-woo dan
kelompok Shin-wha. Mereka berbicara mengenai bagaimana Mi-kyung merupakan guru
di sekolah tingi tersebut, Hyun-soo tidak tahu itu. Kang-woo berpikir bahwa
lucunya Seo-yeon merupakan guru juga. Mereka sama sekali tidak nampak seperti
guru.


Hyun-soo menunjukkan kepadanya foto seorang yang membantu
seorang tunawisma di jalan dan Kang-woo mengatakan “ini bukan hakmu?”
Orang-orang membicarakan mengenai tampilannya seperti modelnya Park Sang-mi
sehingga dia mengikuti ceritanya. Namun dia berpikir itu adalah Kang-woo. Akan
tetapi Kang-woo tidak akan mengkonfirmasi atau pun menyangkalnya sehingga
temannya tersebut menyerah. Kang-woo merasa tangannya sakit, sebab sebenarnya
dia telah membantu tunawisma tersebut yang menyakiti tangannya.


Di tempat lain, Won-jae berbelanja pakaian, namun kartu
kreditnya limited sehingga dia berjalan keluar dengan gagah. Namun saat dia
keluar dia berpikir bahwa itu memalukan. Jagi untuk mengalihkan pikirannya dia
melihat ponsel melihat artikel mengenai Lee Kang-hee merupakan direktur
Shin-hwa Food. Di tempat lain, Seo-joon bekerja keras di agency Idol-nya. Dia
menari di ruangan dengan idol lain namun tidak melakukannya dengan baik
sehingga guru dancer menegurnya dan mengatakan kepada semua mereka perlu
berlatih 100 kali lebih banyak atau mereka semua berhenti.


Di restoran, Kang-woo melakukan kerugian malang memotong
semua lemak dari samgyupsal untuk semua guru. Seo-yeon berpikir bahwa dia
keluar dari pikirannya saat dia memberitahu semua orang lemak tersebut buruk
untukmu. Dia melanjutkan pergi berkeliling memotong lemark dari setiap orang
samgyupsal hingga dia ke Seo-yeon yang menggelengkan kepalanya
“noooo”. Namun dia memotong miliknya juga. Namun kemudian Min-hyeok
memberinya samgyupsal berlemak. Mereka saling memandang satu sama lain ketika
makan.


Namun Mi-kyung ada diantara mereka. Kemudian Kang-woo menjelaksan
kepada mereka semua bahwa mereka harus pindah menuju tempat yang berbeda, dia
akan membayarnya. head School berpikir dia belum makan apapun, namun dia
berlari menuju mobil Kang-woo untuk masuk dan naik bersama denganya. Namun
tangan Kang-woo sakit alhasil Head School membawanya pergi untuk merawatnya.


Mi-kyung dan Seo-yeon bertanya-tanya kapan keduanya
bersahabat dan bagaimana mereka sampai menuju tempat berikutnya. Min-hyeok
menjelaskan kepada mereka bahwa dia akan membawa mereka. Namun dia menyetir
dengan mengerikan seperti orang yang baru belajar menyetir. Mi-kyung
menjelaskan kepadanya dia dapat mengemudi, namun dia memberi tahu mereka untuk
tenang.


Tiba di restoran, Seo-yeon bertemu dengan mantan kekasihnya
yang mabuk dan tidak memperhatikannya. Dia membantunya dan membiarkannya pergi.
Namun kemudian dia berbalik mengejarnya saat mantannya berusaha masuk ke mobil.
Dia berusaha mengemudi sehingga dia menjelaskan kepadanya bahwa dia gila.
Seo-yeon dimaki-maki dan dihina dan mengatakan “aku menghabiskan uang
banyak, berikan kunciku, aku akan pulang”.


Namun Seo-yeon menghentikannya lagi. Mereka kemudian berdebat
dimana Seo-yeon didorong oleh mantannya yang seketika Kang-woo hadir menahan
Seo-yeon. Dia kemudian memasukkan mantannya ke dalam mobil dan kemudian berkata
kepada Seo-yeon dengan mengatakan “apakah kamu gila? apa yang kamu lakukan
dengan pria mabuk saja?” Kang-woo melihat mantannya tersebut bahwa dia
tampan. Sehingga Kang-woo mengatakan kepada Seo-yeon bahwa dia sama. Kang-woo
mengatakan “kenapa kamu hanya melihat tampilan”. Dia berpikir
mengenai pria tampan lain yang pernah Seo-yeon temui yang padahal adalah
saudaranya. Dia berpikir Seo-yeon menyukai semua pria tampan kecuali dia.


Di dalam restoran, semua orang duduk di meja panjang menikmati
sementara Kang-woo duduk di depan meja dengna senang. Seo-yeon menatapnya sedih
dan ingat dia mengatakan kepadanya bahwa dia membencinya karena dia jelek dan
juga gemuk. Dia merasa menyesela mengenai hal tersebut. Dia kemudian memakan
semua roti. Kang-woo menatapnya bertanya-tanya mengapa dia pernah menyukainya.
Makanan mereka kemudian tiba, semuanya salad yang membuat Seo-yeon kecewa namun
Min-hyeok meluncurkan daging untuk Seo-yeon.


Dia akan memakannya, namun kemudian Kang-woo melihatnya
dengan cepat bertanya “apa yang kamu pikirkan mengenai diskriminasi pada
orang-orang yang melihat” Dia bertanya “apa?” Kang-woo
mengatakan lagi “bagaimana dengan anak-anak yang mengatakan bahwa anak
lain jelek atau pun gemuk di hadapan mereka. Apa yang kamu katakan terhadap
para siswa tersebut. bagaimana kamu membimbing mereka? apakah kamu tidak memiliki
sesuatu untuk dikatakan?” Seo-yeon berdiri mengatakan “itu merupakan siswa
tidak bersalah yang jujur. Siswa harus jujur sebagai manusia. Hal apa yang akan
kamu katakan terhadap siswa yang mengaku pada seseorang yang bahkan tidak
mereka kenal? Bagaimana kamu membimbing mereka. Seseorang yang menyimpan dendam
untuk hal yang sangat lama. Hal-hal seperti apa yang akan kamu ajarkan kepada
mereka”.


Segera yang lain berusaha menghentikan mereka bertengkar.
Mi-kyung tidak sengaja menumpahkan anggur padanya sehingga dia akan pergi
menuju kamar mandi dan Mi-kyung menarik Seo-yeon keluar untuk memintanya
meminta maaf. Seo-yeon mengatakan dia tidak mau. Namun Mi-kyung memintanya untuk
pergi meminta maaf. Di kamar mandi, Kang-woo berusaha membersihkan noda. Dia
kemudian menuju Seo-yeon. Seo-yeon meminta maaf mengenai apa yang telah dia
katakan sebelumnya mengulurkan tangannya.


Seo-yeon mengatakan kepadanya itu terserah padanya untuk menerima
permintaan maaf atau tidak. Tangan Kang-woo mulai sakit lagi sehingga dia
menggosoknya ketika Seo-yeon berjalan pergi. Namun Seo-yeon melihat ke cermin
dimana dia melihat tangan Kang-woo membentuk dnegan menunjukkan jari tengah
tanpa sengaja. Sehingga Seo-yeon berbalik dengan kemarahan dan menyudutkannya
ke dinding. (Baca juga: Love With FlawsEpisode 7)

Tinggalkan Balasan