Sinopsis Lengkap My Only One Episode 05

Diposting pada

Do-ran menangis di taman segera dia kembali. Namun Yang-ja
menolak menerimanya dan menunjukkan bukti DNA bahwa Do-ran bukanlah anak
Dong-cheol sehingga Do-ran menyadari selama ini perlakuan Ibunya yang tidak
adil karena dia bukan anak kandung. Segera Do-ran pergi meninggalkannya Mi-ran
berusaha menghentikan Do-ran namun Do-ran tetap bersikeras untuk pergi.


Sementara itu Dae-ryook merasa malu usai foto tubuhnya yang
gemuk menyebar dan diketahui oleh orang kantor. Dae-ryook lau menganggap Do-ran
yang telah menyebarkan fotonya sebab dia mengira flash disk yang berisikan foto
dirinya tersebut jatuh dan diambil oleh Do-ran. Do-ran melakukan peringatan
kematian kepada ayah Dong-cheol.


Dia mengatakan kepadanya bahwa dia telah bekerja dan memiliki
tempat tinggal dan dia sudah menyerah untuk sekolah hukum. Sementara itu Kang
Soo-il ditawarkan pekerjaan sopir oleh Pendeta Peter untuk menjadi sopir untuk
seorang donator yang sedang mencari sopir.

Dae-ryook yang sedang mencari keberadaan Do-ran, mendapatinya
tengah bekerja membagikan brosur. Dia menghampiri Do-ran meminta flash disk
miliknya. Do-ran mengatakan bahwa dia tidak pernah mengambil flash disk
miliknya. Berusaha menghindar, Dae-ryook tidak sengaja memegang tubuh sensitive
Do-ran sehingga Do-ran kesal dan menganggapnya sebagai mesum. Segera Dae-ryook
segera kabur karena malu.


Saat perjalanan, Dae-ryook menerima telepon dari
sekretarisnya bahwa dia telah menemukan pelaku sebenarnya. Dae-ryook menemui
pelakunya yang merupakan anak kecil di kantor polisi yang merupakan anak
pegawainya. Dimana karyawannya tersebut sedang berberes dan menemukan flash
disk dan menaruh di sakunya dan anaknya mengambilnya.

Yi-ryook yang mabuk menemui Da-ya di kediamannya. Terjadi
pertengkaran di antara mereka segera Da-ya masuk ke dalam rumah. Yi-ryook makan
sop tauge di kedai sendiri dia merasakan kehilangan Da-ya yang membuatnya
menjadi galau.


Saat Eun-young dan Hong-sil bertemu dengan temannya. Teman
mereka Kyung-ja mengatakan kepada Hong-sil bahwa baru-baru ini narapidana yang
menerima hukuman seumur hidup mendapati amnesti sehingga dia dapat bebas lebih
cepat. Hal ini membuat Na Hong-sil mulai khawatir. Segera Hong-sil pergi dan
Eun-young berusaha untuk menenangkannya. Sementara Soo-il menuju kediaman
keluarga Wang dan menemui Ibunya Geum-byung. Geum-byung lalu memperkenalkan
Soo-il kepada Eun-young bahwa Soo-il akan menjadi sopir mereka.

Tinggalkan Balasan