Sinopsis Lengkap My Only One Episode 18

Diposting pada

Segera Do-ran menerima pesan dari rentenir bahwa hutangnya
telah dilunasi. Do-ran terkejut terbangun melihat hadiah yang berisikan jam
tangan yang diberikan dari Soo-il yang baru dilihatnya. Do-ran menghubungi
Soo-il untuk berterima kasih dan berjanji akan mentraktirnya makan mie. 


Ibu Yang-ja dan Mi-ran diusir dari kontrakannya sebab tidak
bisa membayar. Segera mereka tinggal di taman dan bertemu dengan Jang Go-rae
yang melintas dengan sepeda. Go-rae merasa kasian kepada mereka dan memberikan
mereka uang. Pagi harinya, Do-ran tiba di kantor melihat Kontes produk
intraperusahaan dengan hadiah 10 ribu dollar. Sekretaris Hong mengajak Do-ran
untuk bekerja sama untuk kontes tersebut.


Ibu Yang-ja dan Mi-ran bertemu dengan rentenir memohon untuk
dimaafkan. Segera rentenir mengatakan bahwa apakah kalian tidak membaca
pesanku. Segera mereka melihat pesan bahwa hutang mereka telah lunas. Ibu
Yang-ja dan Mi-ran berfikir orang yang telah membayar hutangnya orang yang
telah berutang budi terhadap almarhum Kim Dong-cheol.

Na Hong-joo datang usai belanja menuju meja makan menghampiri
Hong-sil dan Go-rae. Hong-joo mengatakan dia kini menjadi kaya dan usai
melakukan urusannya yaitu melakukan inseminasi buatan setelah itu dia akan
pergi meninggalkan mereka.


Da-ya dan Yi-ryook kembali ke Korea setelah honeymoon dia
dijemput oleh Soo-il. Da-ya meminta maaf kepada Hong-sil atas kejadiannya saat
di kebun beberapa hari yang lalu namun Da-ya masih memiliki rasa ketakutan
terhadap Soo-il.

Dae-ryook kencan buta kembali di bioskop. Namun dia terus
memikirkan Do-ran. Sementara itu Nenek Geum-byung bersama dengan Yeojoo-daek
dan Miss Jo mempersiapkan makanan untuk dikirim kepada Do-ran. Nenek Geum-byung
meminta Soo-il mengantarnya. Ibu Yang-ja dan Mi-ran mengikuti Do-ran hingga di
rumahnya.


Segera Do-ran meminta ibunya pergi sebab dia merasa kesal
atas apa yang selama ini perlakuan ibu Yang-ja terhadap dirinya saat
mengusirnya. Do-ran yang menangis keluar rumah dan bertemu Soo-il. Do-ran
menanyakan kepada Soo-il apa yang harus dia lakukan? sambil menangis.

Tinggalkan Balasan