Sinopsis Lengkap Love with Flaws Episode 5

Diposting pada

Kang-woo datang sebagai CEO baru sekolah. Dia melihat
Seo-yeon diantara para guru yang melihat dia. Seo-yeon memberi isyarata dengan
tangannya di lehernya bahwa dia akan membunuhnya. Kang-woo segera bertingkah
seakan ingin buang air besar. Kepala sekolah bertanya kepadanya apa yang
Kang-woo lihat. Kang-woo memberi isyarat dia hanya perlu sementi dan
selanjutnya berbalik mengeluarkan pil untuk dapat berhenti buang air besar.


Namun obat jatuh di tanaman yang berada di antara batu putih
di dalamnya. Dia mulai khawatir mengambil tanaman ketika dia terkikik keluar
dari kantor guru. Kang-woo duduk di kantornya berbicara dengan dokter mengenai
bagaimana metodenya tidaklah berhasil, dia mencari tablet saat dia berbicara
dengannya. Dokter mengatakan untuk mengambil foto Seo-yeon untuk dapat
menghilangkan syndromenya.


Kang-woo bertanya bagaimana dia dapat memotret Seo-yeon.
Dokter memberi tahu dia mengambil foto orang lain dan juga memastikan Seo-yeon
berada di dalam foto tersebut. Kang-woo pun setuju dan mendapati pil di tanaman
tersbeut selanjutnya meminumnya. Namun Head School dan guru lain melihatnya
melakukan hal tersebut dan merasa terkejut. Head School ingin mendapati tanaman
bunganya kembali.


Kang-woo menjelaskan kepada mereka dia hanya perlu 30 menit
alhasil mereka bergegas keluar. Di lorong, head school bertanya-tanya mengapa
Kang-woo mengambil vasnya dan mengira Kang-woo memakan batu sebab obat yang
ditelan Kang-woo serupa dengan batu-batu di tanaman tersebut. Soo-yeon
berbicara dengan Mi-kyung di atap sekolah berbicara mengenai Kang-woo. Mereka
bertanya-tanya apakah Kang-woo benar-benar terkait perusahaan Induk mereka.


Sementara Kang-woo berbicara dengan salah satu orang
perusahaannya mengenai beberapa masalah besar dengan tidak mengetahui sandi
mendapati seseorang. Hyun-soo mengatakan dia tahu kata sandi dan membiarkan
dirinya masuk untuk menemui seorang idol. Di dalam apartemen, dia melihat idol
sedang melihat di luar jendela, namun ternyata dia adalah saudara Seo-yeon
yaitu Won-Seok. Sehingga dia berpikir idol-nya adalah guy.


Sementara di rumah Baek Jang-mi gelandangan yang jutawan. Dia
di rumah bertanya terhadap pembantunya dimana maskernya (Pemberian Seo-yeon).
Pelayan mengatakan dia membuangnya sehingga Jang-mi terkejut mendengarnya. Dia
keluar mencari-cari maskernya di tempat sampah. Gelandangan lain datang
mengasihani dia dengan memberinya air. Jang-mi menjelaskan padanya dia akan memberinya
uang nanti dan kemudian dia mendapati masker tersebut namun semua nomor yang
tertera disana sudah berantakan.


Sementara Nenek Han, senang mendengar putranya pergi berkerja
hari ini. Dia berharap Kang-woo diajar dengan baik dan menjadi orang yang
tepat. Dia berbicara dengan head scholl ditelepon dan tersenyum mendengarnya.
Di sekolah, Kang-woo mendapati tur menuju fasilitas luar melihat Seo-yeon di
luar sehingga dia memberi tahu head school dan guru berpose sehingga dia dapat
mengambil foto mereka dan mengambil banyak foto dari mereka walaupun sebenarnya
dia hanya ingin mendapati foto Seo-yeon.


Usai dia mendapati foto yang diinginkannya, dai pergi kantor
Min-hyeok di ruang perawat. Sepupunya bertanya mengapa Kang-woo seperti ini
tiba-tiba dan bertanya apakah dia mendapati pengobatan untuk mysophobia.
Kang-woo sebaliknya bertanya padanya kapan pertama kali dia melihat film
dewasa, Sepupunya berusaha menahan mulutnya namun harus mengatakan itu di kelas
1 di rumah teman.


Kang-woo mengatakan kepadanya “agar tidak khawatir
mengenai dia, khawatir mengenai dirimu sendiri. Jika kamu tidak dapat
berbohong, apakah kamu benar-benar manusia?” Min-hyeok mengatakan
kepadanya bahwa orang akan tahu jika dia merupakan cucu dari nenek mereka.
Kang-woo bertnaya bagaimana dengan hal tersebut. Min-yeok mengatakan dia
menjaga rahasia dirinya sendiri. Kang-woo kembali ke kantornya memulai melihat
grafik Seo-yeon dia bertantasi mengenai bahwa dia dipecat.


Dia mulai melihat foto-foto yang telah dia ambil dan melihat
satu foto Seo-yeon nampak begitu jahat padanya. Seo-yeon ditarik temannya
menuju komputer dimana dia menunjukkan Seo-yeon bahwa Lee Kang-woo cucu dari
Shin-hwa Food. Temannya berpikir jika dia tahu itu maka dia cucu chaebol.
Seo-yeon mulai khawatir sebab dia takut dipecat. Seo-yeon menghapus keringat
gugup.


Sementara itu di perusahaan Shin-wha Food, Di kantor Woo Boo
yang merupakan ayah Kang-woo. Saudari tersebut masuk memberi tahu dia bahwa
inilah saatnya pergi menuju pertemuan. Woo-boo bertanya apakah dia harus menghadiri
pertemuan?” Sang ayah mengatakan dia sibuk. Namun sebenarnya dia sedang
memainkan tetrir dan putrinya menangkap basah. Sehingga dia menarik ayahnya
untuk ke pertemuan. Namun dia mengeluh sebab harus pergi dan bekerja semua
iklan tersebut. Berjalan ke pertemuan, sang ayah mengeluh “mengapa semua
orang harus pamer bahwa mereka bekerja sangat keras. Tidak bisakah mereka
mengirimi aku laporannya?. Anaknya mengatakan pada dirinya sendiri bahwa dia
akan menikah dengan orang yang gila kerja.


Di dealer, Won-jae tidur di salah satu mobil. Banyak wanita
datang mengambil foto dirinya. Selanjutnya dia bangun namun bosnya menyuruhnya
tidur lagi, sebab karena dia tidur mereka menjual 3 mobil, Won-jae kemudian
melihat majalah yang dia pegang, dihalaman majalaha terdapat Kang-hee, saudara
dari Kang-woo. Di sekolah, Seo-yeon berusaha bersikap baik terhadap Kang-woo,
namun juga berpikir dia sangat menyedihkan dan mulai membenturkan kepalanya di
pintu. Min-hyeok memberikan roti padanya lalu pergi. Dia melihatnya dan juga
berpikir, ini juga roti makanana Shin Wha. Dia mulai memakannya dan merasa
senang sebab rotinya enak.


Seo-yeon sedang melatih tim pelarinya saat saudaranya
mendatanginya bertanya apakah dia harus tetap di sekolah bersama Joo-he juga.
Seo-yeon menghela nafas dan berpikir dia harus membesarkannya lebih baik.
Selanjutnya siswa Joo-hee datang ke sisinya mengatkana bahwa dia tidak dapat
mengabaikannya. Flash back saat mereka berada di kelas duduk bersebelahan.
Waktu sekarang, Seo-yeon melihat Kang-woo berjalan disekitar kampus dan
berusaha memberinya senyum. Namun Kang-woo pergi merasa khawatir melihatnya. (Baca juga: Love with Flaws Episode 6)

Tinggalkan Balasan