Sinopsis Lengkap Psychopath Diary Episode 6 part 2

Diposting pada

Chil-sung dan Dong-sik tiba di pabrik sementara Nergui dipaksa untuk melompat ke dalam cairan kimia oleh si manager. Namun manager mendengar suara sehingga Nergui memanfaatkan celah ini untuk kabur bersembunyi. Nergui berhasil ditemukan oleh manager, Dong-sik keluar mengatakan untuk membunuhnya namun jika si manager membunuhnya bagaimana dengan dirinya. Si manager kemudian menyerang Dong-menggunakan pisau namun Dong-si menahannya dengan tangannya dan tertawa yang membuat manager terkejut dan ketakutan.


Nergui kabur bertemu dengan Chil-sung berada di luar gudang. Nergui menjelaskan bahwa Dong-sik ditusuk oleh managernya. Chil-sung justru tertawa dan menganggap si manager dalam bahaya. Kembali di gudang, Dong-sik berusaha ditabrak dengan kendaraan pengangkut barang namun Dong-sik berhasil menghindar. Dong-sik yang marah menarik si manager kemudian berusaha untuk membunuh si manager. Akan tetapi dihentikan oleh kehadiran kepungan polisi.


Di rumah sakit, Bo-kyung menjaga ayahnya seketika dia dikunjungi In-woo yang memberikan bingkisan kepada Bo-kyung. Tidak lama Bo-kyung menerima telepon dari Taek-soo mengenai kejadian yang dialami Dong-sik di gudang Goseong Chemical. Ini membuat In-woo terkejut mendengarnya. In-woo menawarkan diri mengantarkan Dong-sik menuju Goseong Chemical. Di pabrik Goseong Chemical, Polisi berterima kasih kepada Dong-sik atas bantuannya.


Bo-kyung dan In-woo menghampiri Dong-sik menanyakan keadannya. Seketika polisi berteriak menemukan seorang mayat yang tidak lain mayat Jin-goo. Ini membuat In-woo merasa khawatir sebab dialah pembunuh sebenarnya dan Dong-sik juga ketakutan sebab dia yang masih mengalami amnesia dan menganggap dirinya pembunuh berantai menganggap dia yang telah membunuh Jin-goo. 


Bo-kyung dan Jae-jun melakukan forensik mayat Jin-goo. Ditemukan tenggorokannya putus akibat menelan jarum. Di kantor polisi, Bo-kyung memberikan presentasi mengenai kematian tersebut kepada para petinggi polisi serta mengaitkan pembunuhan ini dengan yang lain dimana pembunuh memberikan obat tidur setelah itu menusuk ibu jari para korban dengan jarum, meninggalkan sidik jari berdarah. Segera Jae-jun menjelaskan para polisi untuk membentuk tim investigasi.


Dong-sik menerima penghargaan dari polisi atas upayanya menggagalkan pembunuhan. Dong-sik merasa tidak senang dengan penghargaan ini. Di podium, Bo-kyung dan Jae-jun menjelaskan ke awak media bahwa kemungkinan pembunuh berantai berusia 30-an dan bekerja di perusahaan saham. Dong-sik keluar berupaya untuk mencari tahu informasi mengenai langkah polisi terkait penyelidikan pembunuhan berantai. Ketika Dong-sik hendak masuk ke ruangan, dia ditangkap oleh wartawan yang meminta wawancaranya terkait penghargaan yang didapatnya.


Di restaurant keluarga Dong-sik merasa bahagia menyaksikan anaknya di tv menerima penghargaan. Sementara itu In-woo dan ayahnya menyaksikan berita ini dan mengenai pembunuhan. In-woo merasa tidak nyaman dengan berita ini. Dia kemudian bergegas pergi dan menuju ke ruangannya merapihkan sniper-nya yang akan siap dia gunakan.


Flash back, AyahPak Seo bersama dengan orang-orangnya berburu rusa dimana dia menyertai Ji-hun kecil dan In-woo kecil. orang dari Pak Seo mengambil darah dalam mangkok memberikan kepada Pak Seo untuk ditemuni sebab darahnya masih segar. Pak Seo meminta Ji-hun meminumnya namun dia menolak sebab merasa jijik. Namun In-woo menghampiri ayahnya bahwa dia ingin meminumnya. Dia pun meminum darah tersebut.


Waktu sekarang, In-woo dan Pak Seo bersiap untuk berburu. Sementara itu, Dong-sik menuju kantor polisi menemui Bo-kyung dengan membawakan daging segar kepada Bo-kyung. Malam harinya, Dong-sik secara diam-diam masuk ke dalam ruangan investigasi dia mendapati papan board mengenai bagan para korban pembunuh berantai. Seketika dia mendengar suara polisi hendak masuk ke dalam ruangan. Dia segera bersembunyi dalam lemari.


Sementara di tempat lain di vila, Pak Seo mengatakan kepada In-woo bahwa dia mengetahui sifatnya dan mengatakan “apakah kamu pelakunya?” In-woo berdiri menodongkan senjata ke arah ayahnya tersebut. Sementara itu polisi melakukan rapat, Bo-kyung mendengar suara yang bersumber di lemari. Bo-kyung berjalan ke lemari sementara di dalamnya Dong-sik mulai panic. (Baca juga: Psychopath Diary Episode 7 part 1).

Tinggalkan Balasan