Episode Terakhir Woman of 9.9 Billion

Diposting pada

Leon memberi tahu Seo-yeon, dia tidak lupa Seo-yeon telah
mencuri 9.9 miliar darinya. Dia selanjutnya mengajukan tawaran, dia
mengeluarkan dua koper dan mengatakan kepadanya itu berisi uang yang dia curi
ditambha selisinya yang mencapai 9.9 miliar. Seketika Tae-woo tiba sebagia
kepala keamanan yayasan Um, disana memeriksa area karena pertemuan VIP akan
berlangsung disana. Dia selanjutnya berusaha untuk mengambil Seo-yeon pergi
namun segera dihentikan orang-orang Leon.

Yang terakhir mengatakan padanya untuk menerima uang atau dia
akan mengambil waktu membunuh Tae-woo. Seketika In-pyoo datang dengan bomnya
yang siap meledak. Tae-woo berbicara terhadapnya dan menunjukkan uang
kepadanya. In-pyo memberinya bom membawa Seo-yeon bersamanya. Di tempat parkir,
Seo-yeon memberi tahu suaminya dia tidak ingin ikut bersamanya dan dia bisa
menyimpan uang tersebut.

Dia bersikeras namun dia menjawab dia tidak menginginkannya
dalam hidupnya atau pun uang lagi. Kembali di apartemen Leon, Tae-woo mengancam
menggunakan bo dan kabur namun tidak sebelum berjanji membawa bom nyata di
waktu berikutnya. Dia bergabung bersama Seo-yeon di mobilnya saat dai
menunggunya dan mereka pergi. Sementara Mr. Jo menyampaikan kepada Hee-joo,
Seo-yeon memutuskan tidak mengambil uang Leon.

Di flat, Seo-yeon dan Tae-woo membahas peristiwa masa lalu
dan juga apa yang terjadi selanjutnya, mengarah Seo-yeon berbicara mengenai
keserakahannya dan juga kebutuhannya mengakhiri berbagai hal. Tae-woo
menjelaskan kepadanya bahkan jika saudaranya tidak mengalami kecelakaan, dia
akna berada bahaya dari Leon. Di yayasan, Leon mengunjungi Hee-joo memintanya
memperkenalkan visi perusahaan terhadap pertemuan pertama mereka.

Marah, dia pun menolak sebab dia membunuh suaminya. Dia
selanjutnya menyebutkan pturinya dan juga boneka beruangnya yang mendorongnya
memanggil Mr. Jo mengawasinya. Dia selanjutnya memanggil seseorang di telepon
bersumpah menghancurkan Leon. Keesokan hari, Tae-woo bertemu Seok dan Ha-na
membahas rencana Seo-yeon telah menetas sementara itu In-pyo bertemu pria yang
direkomendasikan Seo-yeon mendapatkan uang. Pria tersebut memberinya memory
stick berisi lokasi dan akses menuju semua uangnya.

Sementara, pertemuan VIP berlangsung dan kelompok bersiap
membuat rencana mereka sementara pelayan menempatkan perangkat di salah satu
meja. Hee-joo berbicara terhadap para peserta mengenai investigasi mereka akan
datang namun segera menjelaskan nama asli Daniel Kim merupakan Leon, pria yagn
telah melakukan penipuan investasi 3 tahun lalu dan juga berencana mengambil
risiko lebih besar kali ini. Tae-woo dan Seo-yeon tiba saat investor pergi,
kecewa usai mengetahui mengenai penipuan.

Seo-yeon memberi tahu Hee-joo untuk pulang kepada putrinya
sementara Tae-wwoo memerintahkan Leon menyerah sebab semuanya telah berakhir.
Leon mengeluarkan pistol, siap membunuh mereka, Seo-yeon menjelaskan mereka
telah berhasil mendapati akses semua akun asingnya dan mengambil semua uangnya.
Dia berusaha memeriksanya, Seok dan Mr. Oh menolak akses Leon berkat perangkat
mereka tanam di ruangannya.

Menyadari dia kehilangan segalanya, Leon menembak Tae-woo
namun Seo-yeon mendorongnya keluar menerima peluru di perutnya. Leon menembak
Tae-woo di bahu, In-pyo juga tiba. Usai melihat istrinya berdarah, dia bergegas
ke arah Leon dan usai perkelahian. Leon terpojok, Tae-woo akan menghabisi Leon,
Seo-yeon menghentikannya sementara itu In-pyo memberikan nafas terakhirnya.

Beberapa hari selanjutnya, Tae-woo telah dipulihkan sebagai
polisi sementara itu Seo-yeon mempunyai perpisahan emosional terhadap Geum-ja
dan Hee-joo mengetahui di TV, Leon baru saja meninggal. Yu-ri datang menuju
kamar dengan hadiah dan juga surat dari Seo-yeon termasuk memori stick In-pyo
yagn dia berikan terhadapnya di hari dia ditembak. Dalam surat tersebut, dia
meminta supaya dia tidak menetapkan dana perwalian terhadap putra Mi-ra dan
juga memintanya melakukan apa yang diinginkannya bersama lainnya.

Di bandara, Seo-yeon menunggu pesawat menuju Tahiti sambil
memikirkan semua yang terjadi. Tae-woo tiba memintanya menulis kepadanya.
Ketika dia berjalan pergi, dia bergegas untuk memeluknya, mengatakan padanya
untuk selalu bahagia.

Tinggalkan Balasan