Sinopsis Woman of 9.9 Billion Episode 19-20

Diposting pada

In-pyo dan Seung-jae membahas uang dan juga Seo-yeon sebelum
memotong kembali ke yang terakhir datang berhadapan Hee-joo dan Tae-woo yang
juga berada disana untuk menyelamatkannya. Hee-joo menjelaskan kepada laki-laki
Do-hak bahwa dia memberikan uang guna pengembaliannya sebab dia tahu uang
tersebut dicuri. Perkelahian diantara Tae-woo dan orang-orang seperti Seung-jae
dan In-pyo juga tiba. Hal ini mendorong Hee-joo bergegas Seo-yeon ke bandara.
Tetapi dia menolak pergi tanpa uang.

Sementara In-pyo mengikuti Do-hak dan juga pasukannya ketika
mereka pergi dengan uang tersebut. Namun dia segera kehilangan mereka, di
tempat lain Do-hak mengatakan kepada Min-gyu bahwa dia memindahkan uang menuju
tempat lain. Usai Tae-woo berusaha meyakinkan Seo-yeon untuk memberikan
uangnya, dia bertemu Seung-jae untuk membahas situasi tersebut dengan saudara
perempuannya yang mereka berusaha lindungi.

Seung-jae menjelaskan 3 tahun lalu, Leon melakukan penipuan
investasi besar dan juga berhasil mendapati 10 miliar dari itu. Saat dia
menceritakan kisah tersebut, kita mengingat kembali untuk melihat Leon bertemu
dengan Do-hak dan pasukannya dan memintanya menyembunyikan uang untuknya. Kita
kemudian melihat bahwa itu merupakan hari yang sama Tae-woo dan rekannya
menggrebek gedung tempat mereka berada, mengakibatkan kematian yang terakhir.
Kita kemudian mendapati dari Hee-joo bahwa ada rahasia dibalik uang tersebut.

Ada 100 juta tidak bisa disentuh saat mereka memanfaatkannya
untuk melacak kejahatannya sebab banyak toko Eropa yang kehilangan uang mereka.
Sehingga mereka membeli salah satu anak buahnya dan juga membuat perangkap. Dia
menjelaskan begitu Leon mengetahui dia mungkin akan berusaha untuk
menyingkirkan uang untuk bisa kembali Ke Korea.

Kita kemudian mengingat kembali di hari kecelakaan saat
Tae-hyeon mengetahui dari pengemudi bahwa Leon mengirimnya dan di saat itulah
driver berusaha membunuhnya sebab dia telah menggali tanah di Leon. Hal ini
selanjutnya membuat Tae-woo mengerti bahwa Seung-jae merupakan orang yang
menanam driver dan menghadapinya. Namun dia menjawab dia baru tahu usai
kecelakaan tersebut terjadi.

Seo-yeon kembali menuju rumah dan usai melihat semua barang
yang disita, memberitahu In-pyo bahwa dia hanya ada disana berbicara mengenai
uang tersebut. Usai mengambil flash drive Tae-woo, dia menjelaskan kepadanya
menyerahkan diirnya terhadapnya sebab dia akan mengetahui segalanya. Akan
tetapi, begitu mereka mempunyai uang, dia akan meninggalkannya untuk selamanya.
Hal ini membuat mereka kembali menuju kantor Do Hak dimana mereka mendapati
Min-gyu.

In-pyo menjelaskan kepadanya dia membuat salinan flash driver
dan bertanya terhadapnya apakah mereka telah mengetahui kemana uang tersebut
pergi. Bertekad mendapati Do-hak, Tae-woo meminta bantuan Pak Oh untuk
mendapatinya. Sesampainya di alamat diberikan, dia sayangnya mendapatinya
kosong. Dia selanjutnya memanggil seseorang untuk mengetahui tujuan akhir dari
van yang kini dituju saudaranya.

Usai Min-gyu mencari bantuan Hee-joo dan juga suaminya, yang
terakhir berhadapan muka terhadap Tae-woo yagn berhadapan dengan dirinya
mengenai kematian Mi-ra. Dia selanjutnya menjelaskan kepadanya, Seo-yeon tidak
sebersih yang dia pikirkan ketika dia memulai kekacauan tersebut. Seo-yeon pada
akhirnya mengetahui Hee-joo tahu segalanya sementara itu Seung-jae menerima
pesan dari Leon, menanyakan mengapa dia belum membunuh Tae-woo.

Selanjutnya kita melihat Hee-joo dan Jae-hoon mencapai
kesepakatan baru saat datang menuju bisnis mereka saat mereka bertatap muka
terhadap Seo-yeon yang ingin berbicara terhadap temannya. Hee-joo menjelaskan
kepadanya bahwa Tae-woo datang mendapati suaminya untuk memerasnya. Seo-yeon
mengabaikannya dan juga bertanya dimana uangnya sebab dia akan melakukan apa saja
untuk menerimanya dan tidak siap untuk menyerah. Hee-joo berhadapan dengan
dirinya mengenai perselingkuhannya dengan suaminya namun Seo-yeon bertanya
terhadap temannya bagaimana rasanya mengawasinya ketika dia berjuang untuk
hidupnya.

Tinggalkan Balasan