Sinopsis Itaewon Class Episode 3

Diposting pada

Diawali dengan Sae-ro-yi kembali di Itaewon dan juga menjalani bisnisnya. Bersama 2 rekan, mereka membuka toko mereka disebut DanBam dan juga bersiap memasuki dunia kuliner.

Sementara di sekolah menengah, Yi-seo melonjak popularitasnya usai video yang menangkap siswa yang mengintimidasi menjadi viral. Segmen montase selanjutnya menunjukkan dia pindah menuju New York dan tampaknya tidak terhentikan dalam segala hal yang dia kejar, sebagian berkat IQ 162.  

Bersama dengan temannya bernama Geun-soo dia menurunkan Ibu si pelaku intimidasi, yang menunjukkan sisi cukup menyeramkan untuk kepribadian dirinya. Hal ini membawa kita sejalan dengan Sae-ro-yi di masa kini yang menyaksikan tindakan tersebut dan berusaha menghadapinya, hanya untuk melihat Yi-seo meninggalkan dirinya tinggi dan kering.  

Sementara Sae-ro-yi mengatasi perkembangan tersebut, Geun-won berselisih terhadap Soo-ah ditempat kerja, dengan keduanya tidak setuju terhadap properti pengembangan baru, menyerahkan dirinya terhadap Ketua untuk memutuskan apa yang harus dilakukannya.

Dia bertanya langsung berapa usia rata-rata pelanggan, hal ini mendorongnya benar-benar membuagn ide Geun-won, menyebutnya sampah dan juga menamparnya, sebelum menyerahkan projek menuju Soo-ah. Usai pertemuan tersebut, dia melemparkan lebih banyak bensin ke dalam api dengan bertanya apakah dia yakin Geun-won akan menjadi orang mewarisi perusahaan di masa depan.

Sae-ro-yi melakukan tindakan drastis berusaha dan memicu minat terhadap DanBam, keluar dengan kostum karakter menarik pelanggan, hingga dia dipaksa menangkap Yi-seo ketika dia jatuh dari motornya.   Walaupun menyelamatkan nyawanya, dia juga pingsan dalam proses dan juga dibawa menuju rumah sakit.

Saat dia bangun, Yi-seo berdiri di hadapannya. Kembali di kantor, Soo-a langsung ditanya Ketua apakah dia akan memilihnya ataukah Sae-ro-yi. Dia memberitahunya bahwa dia akan setia terhadap perusahaan dan disinilah pada akhirnya kita dapat melihat warna asli sifatnya terungkap.

Keserakahan dan juga bisa merusak dan ini menjadi masalah Soo-Ah. Flash back 10 tahun lalu melihat perjalanan Yi-seo selama bertahun-tahun, gadis yang terobsesi untuk menang dan juga melakukan apa saja untuk menerima caranya sendiri.

Ketika dia menari di klub, dia mengisahkan musik klub menjelaskan bagaimana dia akan memanfaatkan penampilan dan juga energinya untuk keuntungan dirinya di masa depan. Di masa sekarang, Sae-ro-yi menerima pelanggan pertamanya yaitu Yi-seo dan grupnya.

Usai melakukan perjalanan menyusuri jalan melihat bagaimana bisnis lain berjalan, ucapan Ketua bergema di benaknya saat dia berpegang pada dasar bisnis. Dia bertemu Soo-A yang berjalan bersama dengannya dan meminta memeriksa akunnya. Dia membalas dendam menghubungi polisi usai perkelahian pecah di dalam.

Hanya saja, dia benar-benar memanggil mereka mengenai keberadaan anak dalam properti. Anak-anak tersebut Yi-seo dan Geun-soo. Di kantor polisi Geun-woon hadir dan memusuhi Sae-ro-yi pada saat dia melihatnya. Walaupun awalnya memutuskan berusaha dan puas terhadap petugas, penampilan Geun-won mengguncang Sae-ro-yi dan memaksanya untuk pergi.  

Yi-seo mengejarnya memohon padanya berhenti bersikap keras kepala. Di luar station, Geun-won berdiri tegak dan juga arogan mengolok saingan lamanya, tahu dia tidak mampu melakukan apapun tanpa polisi melihat. Sae-ro-yi menatapnya lurus menjelaskan kepadanya dia mempunyai rencana 15 tahun.  

Sinopsis sebelumnya: Itaewon Class Episode 2

Sinopsis Selanjutnya: Itaewon Class Episode 4

Tinggalkan Balasan