Sinopsis The Game: Towards Zero Episode 5-6 Recap

Diposting pada

Jo Pil-goo tersangka yang ditangkap polisi terakhir kali namun apakah ini orang yang sama kali ini? saat kita segera memahami, banyak pembunuhannya terjadi di waktu bersamaan. Hal ini selanjutnya bertepatan dengan dimana episode sebelumnya berakhir, ketika Tae-pyeong mempertanyakan kemampuan dirinya usai Mi-jin diselamatkan. Di luar Joon-young mempertanyakan validitas jejak yang diberika betapa mencoloknya hal ini.

Ketika dia kembali, dia berbicara terhadap Tae-pyeong  yang tetap khawatir mengenai perubahan visinya. Saat mereka berbicara mengenai hadiahnya, di rumah sakit ayah Mi-jin, Joon-hee merasa bersalah usai keputusannya menempatkan pekerjaan lebih prioritas. Namun dia tidak perlu waktu lama merenungkan hal tersebut sebab Woo-hyun memperingatkan bahwa pembunuh mungkin merencanakan sesuatu lain.

Ketika dia pergi menuju perangkatnya sendiri, flash back kita melihat korban ketujuh dan juga bagaimana mereka meninggal di rumah sakit, saat si pembunuh menyelinap masuk tanpa terdeteksi. Esok harinya, Joon-young duduk dengan Joon-hee dan mendiskusikan Pil-goo dan juga bagaimana dia meliput kisah itu secara esklusif. Hal ini mungkin telah menjadi motif yang cukup untuk ayah korban yaitu Jung-ho melakukan balas dendam terhadapnya.

Di tempat lain, Tae-pyeong berhadapan guru Baek mengenai mengurungnya di ruangan dan melanjutkan untuk membahas perubahan kematian dan juga mengapa itu terjadi. Selanjutnya memotong ke masa lalu, dimana Tae-pyeong melihat banyak teman dekat dan keluarganya tewas di mata pikirannya. Hal ini merupakan beban berat untuk seorang anak untuk ditanggung dan juga sesuatu yang membuat dirinya putus asa untuk berusaha dan juga mencegahnya.

Sementara, polisi, berusaha melacak Jung-ho. Namun, ternyata dia meninggal pagi itu juga sebab dia berada di rumah sakit dan juga tidak mampu bergerak selama 6 bulan terakhir. Hal ini mengesampingkannya dari kemungkinan tersangka yang terlibat upaya pembunuhan tersebut. Kembali di station, para petugas melacak jejak kaki dan juga mencari tahu untuk apa sepatu ini ditinggalkan.

Tae-pyeong melanjutkan penyelidikan juga, dan saat dia melihat rincian korban yang tewas lemas yang terbunuh di rumah sakit, dia mengingat ketika sebelum kematian tersebut dimana dia melihat wajah si pembunuh. Tae-pyeong merasa terengah-engah memahami apa yang dilihatnya. Di atap station, Joon-young didekati pria bernama Do-kyung yang berhasil meraih foto ayah Joon-young yang terjatuh ketika mengena masa lalu. Dia duduk dan minum kopi bersama namun tetap cerdik dan juga menjaga apa motif sebenarnya.

Sementara Tae-pyeong menuju ke station police dimana dia melihat Woo-hyun dan dia merasa terkejut usai menatap matanya. Ketika dia membawa pemimpin tim mendiskusikan apa yang telah terjadi, petugas lain menanyai Tae-pyeong dan berusaha mencari tahu kapan mereka mati. Pada akhrinya dia mendapatkan foto dari Mi-jin dan ketika dia menatap matanya, tanggal kematiannya tampaknya telah berubah.

Dia melihat dia dicekik pria bertopeng. Seorang pria yang kebetulan yaitu Do-kyung. Episode ditutup, Tae-pyeong tetap terkejut ketika melihat jam 7 malam di saat kematiannya. Tae-pyeong segera bertanya di rumah sakit mana Min-jin dirawat sementara itu Bong-soo menghubungi Joon-young menyebutkan kematian Mi-jin.

Tinggalkan Balasan