Sinopsis Terakhir Hospital Playlist Episode 12

Diposting pada

Song-hwa mengkonfirmasi terhadap temannya bahwa dia akan dipindahkan menunju rumah sakit Sokcho. Berita tersebut menyebar dengan cepat disekitar pusat medis yang mengarah terhadap kesedihan. Chi-yong mengunjungi Song-hwa di kantor dan memberitahunya dia ingin bekerja dan mengikutinya menuju Sokcho.

Song-hwa membujuk Chi-yong tetap di rumah sakit Yulje dan juga menyelesaikan tahun terakhir residency. Suk-hyung kesulitan menentukan apa yang harus dilakukannya. Ayah Suk-hyung meninggal dan meninggalkan dirinya semua kekayaan dengan pekerjaan menjalankan perusahaan.

Ik-sun bersiap berangkat menuju Spanyol untuk simposium yang akan datang. Jung-wan sibuk mempersiapkan pasien yang tersisa untuk operati liver menunggu donor yang berkualitas. Jung-woon tidak bisa mendapati Rosa untuk bersama.

Ibunya tersebut bermaksud menghindari Jung-won untuk mendiskusikan rencananya menjadi pendeta. Jung-won mendapati operasi mendeak untuk gadis muda. Dia menghubungi Gyu-wol membantunya dalam OR serta menyiapkan tim operasi mereka.

Jung-wan menyelesaikan operasi terakhir di jam 2 pagi dan dia mendapat kunjungan IK-sun. Semua orang sibuk sebab akhir tahun ini diperhitungkan begitu cepat. Masing-masing mempunyai rencana dan juga tanggung jawab untuk ditangani sambil tetap mempertahankan persahabatan dan juga keluarga.

IK-sun menyarankan Suk-hyung untuk mendapati seseorang ditemani, seperti Chu. Dia mengakui usai perceraian diirnya dan apa yang terjadi terhadap ayahnya, dia ingin tetap melajang. Dia tidak tertarik menjalik hubungan. Esok harinya, kliniknya menerima janji penuh terhadap wanita hamil.

Beberapa pasien telah mengeluh mengenai menunggu satu jam untuk masuk menuju kliniknya. Suk-hyung meminta maaf sebab dia hanya melakukan 3 hari seminggu untuk pasien rawat jalan. Jung-won tinggal di PICU usai operasi terhadap gadis muda. Dia tidur selama 4 hari di rumah untuk dapat memastikan memantau kemajuan dirinya.

Operasi berjalan baik, gadis tersebut memulihkan semua tes, mereka menunggu memindahkannya ke area bangsal umum. Keluarga menunggu dan memeriksa gadis tersebut setiap hari. Jung-won berbicara terhadap keluarga mengenai kemajuannya, dan mereka semua senang dan juga berterima kasih terhadap kerja kerasnya.

Chi-yong menerima hadiah kejutan dari pasien yagn pulih dari operasi otak. Pasien memberi Chi-yong sebuah pena memberitahunya dia akan menjadi polisi lagi. Dia berterima kasih terhadap Chi-yong sebab mendorongnya terus bermimpi melakukan apa yang disukai.

Ik-sun melakukan operasi liver dengan sukses. dia menasihati pasien yang bersyukur sebab menyelamatkan suaminya. IK-sun senang sebab putra tuli akan tinggal dengan ayah dan ibunya. Ik-sun mengunjungi Song-hwa di Sokcho sebelum terbang ke Spanyol.

Dia menjelaskan perasaannya mengenai menyukai dia untuk waktu lama. Song-hwa terdiam, mendengar ucapan Ik-sun. Dia menghibur Song-hwa untuk mengetahui jawabanya saat dia kembali usai simposium. Chi-yong mendapati apartemen baru dekat rumah sakit Yulje dan bersiap menjadi kepala residen.

Song-hwa memberinya sepasang sepatu baru untuk dimanfaatkan di rumah sakit. Kenangan Song-hwa ketika dia mengenang waktu yang dia habiskan bersama dengannya. Mereka berkumpul makan malam sebelum mereka berlatih lagu baru.

Mereka membicarakan rencana liburan mereka. Menjelang Natal, Gyu-wol pergi menemui Jung-won di klinik. Dia dengan berani memintanya tinggal dan bekerja di sampingnya. Jung-won dengan menangis mendekati Gyu-wol.

Ini pertanda dia memilih tetap sebagai dokter dan minatnya menyukai Gyu-wol. Paket Jung-wan dengan cincin pertunangan dia beli untuk Ik-sun dikembalikan. Dia merasa sedih namun berpikir itu bukan waktu yang tepat. Suk-hyung tetap ramah terhadap mantan istrinya terus menjaga komunikasi.

Episode sebelumnya: Hospital Playlist Episode 11

Tinggalkan Balasan