Sinopsis The Witch: Part 1. The Subversion (2018) Lengkap

Diposting pada

Plot The Witch

Film The Witch dibuka dengan fasilitas di rumah sakit dengan pembantaian besar-besaran terhadap anak-anak atas perintah dari seorang Profesor bernama Baek (Jo Min-soon). Pembantaian tersebut terbentang dalam cahaya biru, mengerikan, lengkap dengan lampu yang berkedip dan lantai yang licin, sebelum aksi tersebut mengarah ke luar yang mana salah satu dari orang anak yang selamat telah ditangkap oleh tangan kanan dari Profesor Baek yaitu Mr. Choi (Park Hee-soon).  

Seorang gadis lolos dan pingsan di sebuah peternakan yang terdekat yang pemiliknya yang sudah bernama Koos  segera membawa anak tersebut dan mengobatinya. Sepuluh tahun selanjutnya, Gadis tersebut bernama Ja-yoon (Kim Da-mi) merupakan seorang wanita muda yang pintar yang memiliki komunitas kecilnya yaitu orang tua angkatnya.  

Keluarga dari Ja-Yoon memiliki masalah yaitu berupa kurangnya dana untuk dapat menjalankan pertanian dan seorang ibu yang mengalami penyakit Alzheimer. Perbaikan cepat muncul dalam bentuk kompetisi yang real yang menunjukkan bahwa teman Ja-yoon, Myung-hee (Ko Min-shi) yakin dia dapat menang.  

Dalam perjalanan menuju Seoul untuk pertunjukan, Ja-yoon bertemu dengan seorang pria bernama Gong-ja (Choi Woo-shik) yang mengaku mengenal dirinya. Gong-ja bersikeras bahwa mereka mempunyai koneksi. Pada akhirnya meninggalkannya akan tetapi melapotkan temuannya kepada Profesor Baek yang mana anteknya telah mencari keberadaan dari Ja-yoon selama satu dekade.   

Usai menjalani kompetisi di Seoul, Ja-yoon dan Myung-hee dihampiri sekelompok orang yang mengancam keluarga Ja-yoon. Segera mereka berdua kembali ke rumah dan bersyukur mendapati keluarga Ja-yoon baik-baik saja. Malam harinya, saat makan malam Ibu Ja-yoon mengalami alzheimer, dia mulai menanyakan keberadaan Ja-yoon menjelaskan bahwa meskipun dia bukan anak kandungnya dia menyayangi dan mengasihaninya.  

Segera Ja-yoon menyadari dia bukan anak kandung. Malam harinya, Ja-yoon diserang kelompok antek pasukan Dr. Baek segera Ja-yoon menunjukkan supranatural dan membunuh mereka semua. Myung-hee mendapat ancaman dari Gong-ja dan lainnya yang memiliki kekuatan serupa dengan Ja-yoon.  

Segera Ja-yoon pergi sebab dia tidak ingin orang tuanya dan Myung-hee terancam mati. Ja-yoon dibawah ke gedung tempat lab Dr. Baek melakukan riset. Dr. Baek menjelaskan kepada Da-mi bahwa dia yang telah menciptakannya seperti makhluk buas, mengira Ja-yoon akan meninggal sebab serum kekuatannya hanya bertahan 10 tahun.

Dr. Baek meminta anteknya menyuntikkan serum yang membuat Ja-yoon bertahan lebih lama lagi selama 6 bulan lamanya. Jae Yoon menjadi menakutkan menunjukkan kekuatannya membunuh semua antek Dr. Baek. Ja-Yoon menghampiri Dr. Baek menjelaskan bahwa selama ini dia sengaja membiarkan Dr. Baek mencarinya untuk mencari tahu asal usulnya.

Ja-yoon bersiap membunuh Dr. Baek, namun Gong-ja dan lainnya bersiap membunuh Ja-yoon. Belum lagi Mr. Choi datang justru berbelot menembak Dr. Baek. Ja-Yoon selanjutnya membunuh Mr. Choi dan lainnya. Setelah membunuh, Ja-yoon membawa serum kehidupannya kembali menemui orang tuanya yang sedang dirawat.

Ja-yoon menemui ayahnya dimana dia memberikan beberapa serum kepada ayahnya untuk disuntikkan ke ibunya sebagai obat penyembuh alzheimer ibunya. Ayahnya mengatakan kepada Ja-yoon bahwa ibuya sangat menyayanginya terlepas dari perilakunya saat kecil dulu ketika hewan peliharaan sapi mereka banyak yang mati karenanya tetapi Ibunya tidak marah tetap menganggapnya sebagai anak kecil.

Saat Ja-yoon hendak pergi, ayahnya mengatakan untuk tidak pergi terlalu lama. Ja-yoon pergi, Myung-hee dibalik jendela melihat Ja-yoon. Ja-yoon melambaikan tangan ke Ja-yoon sebelum pergi untuk pergi.

Beberapa bulan kemudian, di sebuah pulau Ja-yoon menemui seseorang mirip dengan Dr. Baek dengan kondisi memakai kursi roda. Dr. Baek memberikan serum kepada Ja-yoon. Di saat itu, Ja-yoon mengamati pantulan cermin, seseorang perempuan tiba-tiba berdiri disamping Ja-yoon dan film berakhir.

Tinggalkan Balasan