Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 12

Diposting pada

Kang Tae bangun dan menyadari Sang Tae dan Mun Yeong sudah mulai sarapan. Mereka berdua mulai berpkir untuk buku baru dan tidak memberikan perhatian terhadap Kang Tae yang diam-diam meninggalkan mereka.

Dia menghubungi Jae-su yang kesal sebab dia meninggalkannya baru-baru ini sebab menghabiskan waktu dengan Mun yeong namun dia masih setuju untuk nongkrong. Kang Tae tiba di restoran, Jae Su mengirim pesan teks kepada Mun Yeong dan mengklaim banyak wanita yang berusaha mendapati perhatian Kang Tae. Mun Yeong segera menuju restoran.

Jae-su berusaha membuat Mun Yeong terlihat gila. Mun Yeong memberi tahu Kang Tae bahwa dia tidak menginginkan anak-anaknya. Dia menjentikkan dahi Mun Yeong dan menyatakna tidak semua orang dapat menjadi seorang ibu.

Director memberi tahu Sang Tae bahwa dia harus berhenti untuk kabur dari kupu-kupu. Sang Tae menyatakan dia takut terhadap mereka, director menyatakan tidak semua kupu-kupu tersebut menakutkan. Melihat meja seni dan kerajinan, Kang Tae mendapati surat dengan kupu-kupu di dalamnya berupa catattan yang mengatakan “aku akan menemukanmu”.

Hal ini mengejutkan Kang Tae hingga ke intinya, yakin bahwa orang yang membunuh Ibunya telah kembali. Sang Tae ada di bus dengan pasien Kan, dimana Kan mengalami PTSD parah. Sang Tae menenangkannya memastikan dia baik-baik saja sebelum membawanya menuju rumah sakit.

Mr. Kan mempunyai kenangan traumatis sebab berada dalam perang dan juga membunuh orang yang tidak bersalah. Director penuh pujian terhadap Sang Tae dan membuat Kang Tae tahu apa yang dia lakukan dalam bus untuk membantu Kan.

Sang Tae memberi tahu mereka berdua bahwa dia tidak akan lari lagi. Director bertanya terhadap Sang Tae apa yang terjadi di hari yang traumatis tersebut. Sang Tae menggambarkan bagaimana dia berjalan pulang dengan ibunya dan sementara itu Sang Tae terganggu seekor kucing, ibunya dibunuh di dalam terowongan.

Pembunuhnya merupakan wanita yang mengenakan pin kupu-kupu di bajunya. Wanita tersebut memberi tahu Sang Tae agar tidak memberi tahu siapapun apa yang telah dilihatnya. Pin kupu-kupu merupakan informasi baru bagi Kang Tae yang tidak menyadari apa yang dilihat Sang Tae.

Kang Tae melihat foto dan mengetahui pembunuh tersebut mungkin Ibu Mun Yeong sebab bajunya mempunyai pin kupu-kupu yang sama seperti yang dijelaskan oleh Sang Tae. Kang Tae yang marah meninju dinding berulang kali ketika dia menangis.

Mun Yeong yang perihatin bertanya terhadap Kang Tae apa yang telah dia lakukan dengan tangannya namun Kang Tae tidak merespon sehingga Mun yeong khawatir. Kang Tae mengatakan dia lelah. Mun Yeong menyarankan mereka melakukan potret keluarga bersama dan Kang Tae berteriak kepadanya meminta Mun Yeong untuk pergi.

Mun Yeong pulang dan bertanya-tanya mengapa Kang Tae kesal kepadanya. Di tempat kerja, Kang Tae membandingkan situasinya terhadap Mun Yeong sebagai romeo and juliet dua orang penuh kasih yang bernasib buruk. Kang Tae mengatakan terhadap director rumah sakit bahwa dia yakini yang dimaksud kupu-kupu itu adalah Ibu Mun Yeong yang telah membunuh ibunya.

Kang Tae berharap itu salah namun dia merasa takut. Kang Tae menangis dan bertanya terhadap director apa yang harus dilakukannya. Kang Tae ingin melarikan diri. Kang Tae tidak ingin Mun Yeong mencari tahu mengenai situasi tersebut sebab akan menyakiti dia.

Dalam adegan terpisah yang sebelum kehancuran Kang Tae, Mun Yeong menjelaskan bahwa dia tidak tahu apakah Ibunya itu benar-benar masih hidup atau tidak. Esok hari Sang Tae dan Mun Yeong pergi mengambil foto untuk potret keluarga. Kang Tae menolak meninggalkan kamarnya, berkubang di dalam rahasia gelapnya.

Mun Yeong memberi tahu Sang Tae untuk menjadi dirinya sendiri sebelum pemotretan. Usai perubahan hati, Kang Tae muncul untuk mengambil bagian dalam potret keluarga. Mun Yeong dan Sang Tae senang melihatnya.