Sinopsis Suspicious Partner Episode 21

Diposting pada

Ji-wook memberi tahu asisten Jang penyelidikan mereka mengenai Hyun-soo, pembunuh yang mendapati izin dari Ji-wook, harus dihentikan sebentar. Ji-wook mengatakan Hyun-soo tahun apa yang mereka lakukan dan da tidka ingin membangktikan Hyun-soo untuk sekarang.

Asisten Jang setuju berhenti menyelidiki Hyun-soo. Namun dia menatap foto Chan-ho dan 2 temannya yang lain. Hyun-soo menatap foto sama. Dia hampir menandai Chan-ho namun berhenti. Dia mempertimbangkan langkah berikutnya.

Pengacara Byeon, istrinya yang Ji-wook sudah anggap ibu keduanya dan Ji-wook memberi hormat terhadap peringatan kematian orang tua Ji-wook. Di saat yang sama, Bong-hee dan ibunya mengunjungi kematian ayahnya.

Seorang pria datang ke kafe. Pria lain mengenali dia dan memperingatkannya tidak melakukannya dan mereka bertarung. Jung-ha pria yang menghentikan kejahatan tersebut bertemu Bong-hee dan Ji-wook.

Ji-wook kesal terhadap Jung-ha yang mengakui tuduhan tersebut. Bong-hee mengingatkan Ji-wook bahwa dia bukan jaksa yang menginterogasi Jung-ha. Ji-wook menekannya sehingga Jung-ha mengatakan pada mereka bahwa dia dapat melihat masa depan.

Ketika tim makan pizza mereka berdebat apa yang terjadi terhadap Jung-ha. Byeon memerintahkan Ji-wook dan Bong-hee mengambil Jung-ha sebagai klien, mengingatkan mereka bisnis adalah prioritas. Asisten Jang mengetahuai dari polisi, si pria lain dalam perkelahian mempunyai pisau seperti diucapkan Jung-ha.

Dia menjelaskan pada Ji-wook dan Bong-hee, terkejut Jung-ha tahu mengenai pisau tanpa melihatnya. Bong-hee mendapati Ji-wook membaca buku dibawah pohon. Dia ingat Eun-hyuk mengatakan kepadanya bertahun-tahun lalu Ji-wook akan piknik bersama orang tuanya namun mereka terbunuh.

Eun-hyuk mengatakan setiap tahun Ji-wook menghormati piknik bersama orang tuanya. Bong-hee bergabung bersamanya dan Ji-wook senang melihatnya. Bong-hee sedih menyaksikan ayah mengajar putranya naik sepeda. Dia berbagi satu kenangan yang dia punya mengenai ayahnya yaitu janji mengajarinya sepeda.

Ji-wook menyatakan hari ini hari dia akan belajar sepeda. Saat bersepeda, Bong-hee berhenti saat dia mengenal pria yang meraihnya orang yang sama yang melecehkannya waktu di kereta. Dia berteriak dan pria itu membeku, dan mencoba kabur.

Dia mencegatnya dan tidak percaya pria itu belum mengubah cara hidupnya. Pria tersebut menundukkan kepalanya sebab malu. Dia mencatat hidupnya sulit dan menyatakan kompleks apartemennya memiliki banyak pembunuhan.

Setelah polisi membawa orang tersebut pergi, Ji-wook memarahi Bong-hee sebab keterampilan sepedanya. Dia mengakui bahwa dirinya belajar sendiri usai ayahnya meninggal. Bong-hee dan Ji-wook berada di lingkungan lama Bong-hee. Ji-hae dan Yoo-jung ada di sana.

Ingat mereka menyelidiki kembali pembunuhan putra Jaksa Jang. Ji-wook menyaksikan Ji-hae dan Bong-hae bertengkar. Di atap, Ji-wook mencium bau tubuh membusuk. Dia kemudian melihat cairan. Polisi dihubungi dan mayatnya dibawa pergi.

Bong-hee memberi tahu Ji-wook apabila dia menjadi target dan juga mantan kekasihnya terbunuh sebab dia menyaksikan sesuatu, dia akan merasa sangat dirugikan. Ji-wook meraih tangannya. Saat mereka kembali ke rumah, Bong-hee menuju ruangannya, meninggalkan Ji-wook.

Baca selanjutnya: Sinopsis Suspicious Partner Episode 22