Sinopsis Suspicious Partner Episode 22

Diposting pada

Ji-wook tersenyum saat dia keluar dari kamar Bong-hee mengetahui besok dia akan mengatakan padanya jawabannya terhadap pengakuannya meyukai dia. Byeon menyaksikan Ji-wook yang menyeringai keluar dari ruangan Bong-hee. Esok hari, Hyun-soo dan Bong-hee bertemu.

Hyun-soo menariknya keluar dari jalur pengiriman lokal moped merobohkan kertas dan earbud keluar dari telinganya. Ketika mereka mengumpulkan kertas tersebut, Bong-hee mendengar lagu yang didengar Hyun-soo.

Itu lagu yang dia dengar si pembunuh bersiul di malam pembunuhan mantan kekasihnya tersebut. Bong-hee menatap Hyun-soo dan menyerahkan kertas tersebut. Bong-hee merasa shock bahwa Hyun-soo mungkin pembunuh.

Ini mengejutkanya jika Hyun-soo pembunuhnya maka dia meminta pria yang disukainya yaitu Ji-wook membela seorang pembunuh. Ji-hae dan Yoo-jung tiba di kedai yang sama dimana Eun-hyuk menunggu untuk bertemu Bong-hee.

Yoo-jung mendekati Ji-wook bertanya apakah dia dapat bergabung bersamanya. Ji-wook mengatakan tidak dan dia akan bertemu seseorang. Ji-wook meraih bunganya berlari mengejar Bong-hee. Bong-hee kemudian mengaku berubah pikiran, dia tidak punya keputusan hari ini.

Ji-wook harus terus menunggu. Ji-wook melihatnya kesal mengenai sesuatu. Bong-hee memintanya menghormati pilihannya. Ji-wook melihat Bong-hee pergi dan itu menyakitkan. Eun-hyuk bertemu Bong-hee sesuai permintaannya. Eun-hyuk bertanya apakah ini melibatkan Hyun-soo. Bong-hee terkejut.

Saat Hujan turun, Bong-hee tidak mempunyai payung dan memutuskan lari ke rumah. Ketika dia membuka pintu mobil, Ji-wook berada disana dengan payung. Mereka berjalan bersama ke rumah. Ji-wook menyarankan Bong-hee untuk jujur satu sama lain dan berbagi apapun Bong-hee menolak mengatakan pikirannya sedang berantakan dan dia meminta waktu.

Bong-hee berusaha fokus terhadap elemen penting pembunuhan. Dia memutuskan bertemu pria spanduk. Dia terkejut mendapati Hyun-soo di luar rumah ketika dia keluar. Eun-hyuk muncul dan memimpin Bong-hee masuk ke dalam. Hyun-soo menolak kesempatan masuk. Bong-hee bertanya terhadap Eun-hyuk apakah Hyun-soo muncul untuk dapat menguji reaksinya terhadapnya.

Esok hari, persidangan Jung-ha, pria yang menghentikan kejahatan tidak terjadi, sedang berlangsung. Ji-wook memperhatikan pesan So-ha dan menyuruhnya berhenti. Ji-wook memberi tahu pengadilan bahwa kliennya mencapai kesepakatan penyelesaian dengan kafe namun tidak dengan orang yang diperebutkan Jung-ha.

Bong-hee dan asisten Jang mencari di lingkungan tempat tinggal pria tersebut namun tidak berhasil. Kembali di kantor, Jang, Bong-hee dan Ji-wook menyaksikan laporan baru bahwa lelaki tersebut Mr Kim, kembali menuju kafe menarik pisau dan bertengkar lagi.

Bong-hee mencatat Jung-ha dengan benar mengklaim Kim bermaksud memanfaatkan pisaunya. Hyun-soo mengikuti seorang pria dari salah satu pria yang ada di foto bersama Chang-ho. Jung-ha berterima kasih terhadap JI-wook atas pembelaannya.

Ji-wook bertanya mengapa Jung-ha mengirim pesan selama persidangan. Jung-ha mengakui pacaran jarak jauhnya kembali ke Korea. Ji-wook bertanya apakah visi pemikiran masa depannya itu nyata atau palsu. Jung-ha mengatakan itu nyata. Jung-ha menegaskan klaimnya 2 di kantor akan mati.

Ji-wook tidak mempercayainya. Jung-ha menggelengkan kepalanya. Sudut jalan, Jung-ha dan Ji-wook saling mengucapkan selamat tinggal. Ketika mengirim pesan SMS, Jung-ha memasuki jalan lintas dan ditabrak. Tubuhnya terbang ke udara, Jung-ha menyadari dia ada di kantor ketika dia membuat prediksi sehingga salah satu orang yang akan mati dari kantor adalah dia.

Ji-wook berbalik melihat Jung-ha jatuh ke tanah dan bergegas menuju sisinya. Ji-wook dibawa ke rumah sakit namun Jung-ha mengatakan dia mungkin mati dan tidak akan dioperasi tanpa melihat kekasihnya.

Dia mengatakan pada Ji-wook ini membuktikan kekuatan ramalannya itu benar. Jung-ha melihat visi Ji-wook menangisi seseorang. Dia menjelaskan kepada Ji-wook tidak menangis terlalu banyak. Dia meyakinkan Ji-wook semuanya akan dalam kondisi baik-baik saja. Pacar Jung-ha tiba dan menangis saat Jung-hae meninggal.

Ji-wook menghubungi Bong-hee dan meminta bertemu dengannya. Dia bergegas menuju sisinya. Dia berpikir hidup itu kejam. Mereka tidak boleh membuang waktu dan memeluknya dengan keras. Dia memintanya menerima perasaannya dan memintanya menyukainya kembali.

Baca selanjutnya: Sinopsis Suspicious Partner Episode 23