Sinopsis The K2 Episode 3 part 2

Diposting pada

Jang berada disisi Yoo-jin, namun itu bukan karena dia penuh kekhawatiran, itu agar dia dapat keluar dari bangsalnya tampak seperti dia berada disisinya sepanjang waktu, penuh kekhawatiran palsu saat kru berita tiba pagi hari.

Dia hadir menunjukkan pertunjukan bagus dan bekerja untuk para jurnalis mengumpulkan lebih banyak dukungan terhadap kampanye kepresidenannya. Dalam penampilannya, dia berpura-pura merasa tidak enak sebab tidak mampu berbuat banyak untuk istrinya yang terluka parah dan juga melihat kembali ke masa saat dia menyerahkan segalanya untuk menjadi istri politisi yang miskin.

Dia mampu menjadi pewaris konglomeratnya dan juga menikmati hak istimewa yang datang menjadi pewaris, namun dia memilihnya terlepas dari orang masih muda. Dia sering menerima banyak protes politik yang membuatnya masuk pusat-pusat penahanan.

Dia mempunyai banyak kemarahan pada dunia. Terlepas semua ini, Yoo-jin mengeluarkan tangannya menuju arahnya dan mencintainya. Air mata dan juga simpati mengalir dari para jurnalist. Jang berakhir menjadi ambigu mengenai apakah dai menarik diri dari pemilihan presiden ataukah tidak.

Dia bersumpah melawan kekuatan jahat yang mengancam istri dan juga anak perempuan mereka yang tidak bersalah di negeri ini. Dia memberi tahu mereka bahwa ini munkgin tanpa menjadi presiden.

Pengumuman tersebut membuat mereka berseru melawan Jang Se-joon menarik diri dari perlombaan sebelum mereka mengangkatnnya ke udara, bersorak deklarasi yang dibuatnya untuk rakyat. Ini mendapati reaksi hebat dari komentator yang membantu menyindir lawan politik Park sebagai dibalik serangan.

Sementara Head Joo meyakinkan Jeha bekerja sebagai pengawal untuk Yoo-jin. Jeha merasa tidak tertarik. Hal ini membuat Head Joo memanfaatkan kekuatan yan Yoo-jin dan Je Se-joon harus coba meyakinkan Jeha untuk setuju. Saat Jeha tidak mengalah soal menjadi pengawal walaupun ada ancaman, Head Joo bergerak menggunakan posisi di Blue House sebagai cara membujuknya.

Dia mengatakan keapda Jeha bergabung dengannya, setidaknya hingga pemilihan berakhir dan menuju ke Blue House. Disana dia dapat melakukan balas dendam. Ini membuatnya mengutuk Blue House dan menyatakan itulah alasan dia bersumpah agar tidak kembali ke Korea.

Dia juga memberi tahu Head Joo dia tidak tertarik untuk membalas dendam. Balas dendam yang berkaitan terhadap apa yang terjadi pada wanita yang Jeha tawarkan untuk membantu keluar dari daerah yang bermasalah.

Wanita ini seseorang yang ingin dia nikahi dan bawa kembali menuju Korea, namun tampaknya tidak pernah berhasil sebab di akhir episode, flash back ke masa dimana Jeha memegang wanita di lengannya tidak bernyawa.

Waktu sekarang, Jeha meninggalkan pertemuannya dengan Head Joo dan dia melihat lawan politik Jang yaitu Park Kwang-soo di lift sama dengannya. Pemandangan Park membuat Jeha marah.

Dia melihat salah satu senjata penjaganya sebelum dia mengambilnya dan mulai menjatuhkan masing-masing. Lift terisi dengan sekelompok penjaga yang lumpuh, dan darah di lantai. Episode berakhir Jeha mengarahkan pistol ke arah Park yang ketakutan.

Baca selanjutnya : Sinopsis The K2 episode 4 part 1