Sinopsis Was It Love Episode 2 part 1

Diposting pada

Di masa lalu, Oh Dae-oh putus kuliah dan juga Ryu-jin marah terhadapnya. Dae-oh memberinya transkrip untuk “Love is Nonexistent” dan bertanya apakah itu akan membantu dia mendapatinya kembali, merujuk terhadap Ae-jeong.

Di tahun 2020, Dae-oh ternyata merupakan Eok-man nama alis untuk bukunya. Dia melihat email dari Ae-jeong yang meminta bertemu mengenai naskahnya. Dia menyadari itu Ae-jeong yang dia tahu dari masa lalu. Ae-jeong bertemu Eok-man. Ini bukan pertemuan mudah bagi Ae-jeong sebab Eok-man tahu studio filmnya sudah basi.

Di tahun 2005, Dae-oh berusaha membantu Ae-jeong mencuci sepatunya yang dia lempar. Dia memberi tahu Ae-jeong bahwa dia muntah dengan sengaja menghentikannya mendekati Ryu-jin dan mengaku menyukainya.

Masa sekarang, Eok-man mengatakan dia merindukannya namun dia tidak dapat bekerja dengannya sebab dia tidak setingkat dan dia membalas dendam untuk masa lalu. Eok-man pergi, Gyeo-yeop dari Nine Capital mengirim pesan kepadanya meminta pembaruan.

Ae-jeong mengejar Eok-man memohon padanya namun dia mengatakan padanya dia tidak pernah merendahkan dan juga memohon. Eok-man memberi tahu Ryu-jin bagaimana akhirnya dia dapat membalas dendam usai bertahun-tahun sebab Ae-jeong telah kembali dan juga menginginkan pekerjaannya untuk film itu.

Ah-jeong mengatakan pada Eok-man bahwa dia lupa seberapa dekat mereka usai 14 tahun sebab ingatan yang buruk. Dia mengatakan bahwa mereka mungkin tidak akan bertemu lagi. 2006, Dae-oh terus berlari dia menyatakan ingin mati usai Ah-jeong mencampakkannya.

Waktu sekarang, dia tidak bisa membungkus kepalanya di sekitar bagaimana Ae-jeong tidak mengingatnya dengan baik. Ae-jeong frustrasi sebab Eok-man merupakan Oh Dae-oh bahwa dia harus berurusan terhadap skenario yang kompleks ini untuk mendapati investasi film.

Larut malam, Ae-jeong diculik Pado. Pado mengatakan padanya bahwa dia telah gagal dalam misinya, pasukan Pado memeganginya dan mereka menjelaskan padanya pilihan lain yaitu memotong tangannya. Untungnya itu hanya mimpi buruk namun itu tidak mengubah kecemasan Ae-jeong pada situasi itu.

Yeon-woo menawarkan Ae-jeong minuman ketika dia sibuk dengan pikirannya sendiri. Ae-jeong menjelaskan pada Yeon-woo bahwa dia harus berada disana untuk putrinya dan selanjutnya mengatakan seorang pria menghalangi jalannya dan Yeon-woo menawarkan menghadapinya.

Baca selanjutnya: Sinopsis Was it Love Episode 2 part 2