Sinopsis Was It Love Episode 7

Diposting pada

Dae Oh memberi tahu Ae Jeong bahwa dia masih menyukainya, namun Ae Jeong menertawakannya, berpikir itu lelucon. Ah-rin merasa Dae-oh sedang mengawasinya. Ibu Yeon Woo datang dan dia menyatakan dirinya sebagai CEO perusahaan hiburan. Dae Oh terkejut dan menjabat tangan Yeon Woo.

Sementara Ae Jeong memberi tahu Yeon Woo bahwa dia terlihat tampan untuk acara itu, dai melihat kekacauan di gaunnya dan juga memberinya jaket jasnya. Yeon Woo mendapatinya blues baru dan beberapa sepatu, dia menerima tawarannya untuk membelinya.

Dae Oh memberi tahu Ryu Jin apa yang dia ucapkan terhadap Ae Jeong, bahwa dia mencintainya dengan reaksi mengejutkannya. Ryu Jin mengatakan dia mempunyai putri namun itu tampaknya tidak mengganggu Dae Oh.

Ryu Jin frustrasi dengan pembicaraan tersebut dan pergi. Perjalanan pulang, Dae Oh menyaksikan Yeon Woo bermain basket. Yeon Woo memberi tahu Dae Oh untuk tidak pergi menuju rumah Ae Jeong tanpa pemberitahuan.

Dae Oh bertanya terhadap Yeon Woo mengapa dia berpura-pura menjadi orang biasa padahal dia jelas tidak, Yeon Woo menjelaskan itu karena dia mencintainya dan juga bertanya mengapa Dae Oh terus melecehkannya. Keduanya menjadi musuh sekarang sebab menginginkan wanita yang sama.

Yeon Woo meninju Dae Oh dan mereka berkelahi. Di tempat kerja di hari selanjutnya, Ae Jeong memperhatikan wajah Dae Oh terlihat seperti sedang berkelahi. Ae Jeong dan Dae Oh terus menjadi kekanakan satu sama lain ketika Hye Jin duduk disana.

Dae Oh mengikuti Ae Jeong di luar dan juga bertanya mengapa dia menghindarinya. Dai berbicara mengenai naskah yang direvisi dan ingin dia mengingat betapa mereka jatuh hati. Ae Jeong mengklaim dia tidak akan mengingatnya, Dae Oh bertanya mengapa dia berbohong dan juga membencinya begitu banyak yang membuat Ae Jeong frustrasi.

Flash back, Dae Oh muda mengajak Ae Jeong keluar makan. Dia alergi pada kerang dan memintanya membuatnya nomor 1 jika dia makan satu. Dia berakhir di rumah sakit dan juga mengatakan terhadap Ae Jeong bahwa dia sangat mencintainya.

Waktu sekarang, Pado tiba di pertemuan PTA dan semua Ibu tampaknya bersemangat. Mereka merekomendasikan dia perwakilan terkemuka. Pado mengangkat tangannya dan merekomendasikan Ae Jeong namun dia masih memenangkan pemilihan alhasil dia memilih Ae Jeong wakilnya.

Dong Chan mendengar berita itu, dai tampak sedih. Dia jelas mempunyai masalah terhadap ayahnya dan itu berdampak terhadap hubungan mereka. Ae Jeong mengadakan pertemuan terhadap Ibu Yeon Woo dan Ah-rin dan mereka mendiskusikan film itu.

Dia mengungkapkan dia memiliki anak dan Ah-rin terkejut berita itu dan menyambutnya dan ingin mempunyai persahabatan tipe persaudaraan terhadap Ae Jeong. Dae Oh melihat Ha-nee dan berbicara dengan dia mengenainya yang berupaya mendapati pekerjaan paruh waktu dan memberikan kuliah mengenai rok pendeknya.

Dia memberinya uang sebab Ae Jeong tidak memberi Ha Nee uang saku. Ha Nee bersikeras ibunya merawatnya dengan baik dan juga mengembalikan uangnya. Di bus, Yeon Woo melihat Dae Oh mengejar Ha Nee sehingga turun dari bus.

Ha Nee hampir terguling dan juga Dae Oh berlari berusaha menyelamatkannya. Ryujin menuju kantor dan membnatu Ae Jeong. Flash menunjukkan dia melakukan hal sama di masa lalu. Ae Jeong menerima panggilan sebab Ha Nee di rumah sakit.

Sebenarnya Dae Oh terluka sebab berusaha menyelamatkan Ha Nee. Ryu Jin bertanya terhadap Dae Oh mengapa dia ada di rumah sakit namun ada keanehan sebab dinamika seluruh anak perempuan-ayah antara Ha Nee dan Ryu Jin. Ha Nee marah terhadap Ryu Jin sebab apa yang diucapkan managernya.

Dia bertanya terhadap Ryu Jin apakah dia ayahnya dan jika tidak, lalu mengapa dia harus meminta maaf. Ae Jeong menuju putrinya mengganggu pembicaraan dan Ha Nee mengatakan kepada ibunya bahwa dia baik-baik saja, dan yang terluka adalah Dae Oh.

Malam hari, Ae Jeong mengirim pesan Dae Oh untuk mengucapkan terima kasih, Yeon Woo ingat melihat Dae Oh menyelamatkan Ha Nee, Ryu jin ingat bagaimana perasaannya pada saat dia melihat Dae Oh dan Ha Nee bersama-sama berbicara di rumah sakit.

Hari selanjutnya di kantor, Dae Oh masih terluka dan Ae Jeong berterima kasih terhadapnya sebab menghentikan putrinya dari cedera. Mereka berbicara mengenai naskah dan mereka mencari tahu mengapa tokoh utama bubar.

Dae Oh bertanya terhadap Ae Jeong apa pendapatnya, dia menyatakan tidak ada alasan khusus dan juga bahwa cinta wanita tersebut berlalu sementara karakter pria marah dan juga merasa dikhianati, dia sangat mencintainya sehingga dia membenci dia. Dae Oh akan menghibur Ae Jeong yang sedang tidur, Ryu Jin meraih lengan Dae Oh.

Baca selanjutnya: Sinopsis Was It Love Episode 8