Sinopsis When I Was The Most Beautiful Episode 1

Diposting pada

Seo-hwan (Ji Soo) yang berada di perjalanan menuju sekolah dengan mengendarai sepeda, melihat dari dekat ke arah Oh Ye-ji (Lim Soo-hyang) yang berjalan sambil menghalangi hujan saat itu dengan daun lebar sebagai payung. Ye-ji tiba di sekolahan dan melihat kucing kehujanan dan dia memanfaatkan daun itu untuk melindungi kucing tersebut.

Di kelas Ye-ji terkejut ternyata Seo-hwan guru PKL. Saat masih hujan di sekolah, dan Ye-ji tidak membawa payung. Ye-ji yang khawatir, Seo-hwan menutupi bahu Ye-ji dengan jas hujannya. Ye-ji mengucapkan terima kasih dan Seo-hwan mengatakan “nama ku Hwan, Seo-hwan” dan kemudian pergi.

Sementara itu kakak Seo-hwan yaitu Seo-jin (Ha Seok-jin) berpartisipasi dalam balapan tanpa diketahui oleh siapapun. Usai balapan selesai, pembalap mobil lain yaitu Kang Ki-seok (Kim Tae-gyeom) marah sebab mengambil jalurnya . Namun Segera dia terkejut ternyata itu adalah Seo-jin yang baru saja kembali dari wajib militer. Ini membuat Ki-seok dan teman-temannya memeluknya.

Seo-hwan kembali ke rumah, dia tertawa sendirian sambil berbaring di tempat tidur dan mengingat Ye-ji yang dia lihat di sekolah. Di kelas seni, Ye-ji melihat lukisan Seo-hwan dan bertanya “apakah kamu tertarik terhadap seni”.

Sementara itu murid Baek Jeong-il berusaha merobek gambarnya namun segera Ye-ji menghampirnya bahwa untuk tidak membuangnya dan Ye-ji memperbaiki gambarnya dan menghasilkan gambar yang bagus. Di sirkuit, Seo-jin memamerkan keterampilan balapnya bahkan usai keluar.

Ketika Carrie Jung (Hwang Seung-eon) menunjukkan diri dalam suasana yang bersahabat, suasana terasa canggung. Seo-jin mengatakan “apakah kamu mengatur sponsor kamu sebelum pergi ke militer” dan Carrie Jung tertawa mengatakan “Pintu negosiasi masih terbuka” sehingga Seo-jin membawa Carry Jung keluar.

Malam hari Ye-ji bertemu dengan Seung-min. Dimana Seung-min mengatakna bahwa dia akan menikahi gadis. Ye-ji merasa patah hati dia merasa runtuh. Sementara itu Seo-hwan pergi menemui ibunya di Seoul untuk mengirimkan kimchi yang dibuat oleh ayah Seong-hwan.

Bukannya ibunya menyambutnya dengan baik justru dia mengatakan bahwa dia seharusnya menghubunginya lebih dulu jika ingin mengirimnya kimchi. Ibunya kemudian memberikan uang kepada Seo-hwan untuk naik taksi. Disini kita memahami bahwa Ibu Seo-hwan telah menikah lagi dengan pria lain.

Sementara itu Usai putus dengan Seung-min, Ye-ji banyak minum alkohol.Ye-ji yang mabuk berat tidak sengaja bertemu dengan Seo-hwan. Seo-hwan membawa Ye-ji dengan menggunakan taksi dan meninggalkannya di rumah Jeong untuk tidur.

Sementara itu Seo-hwan tidur di depan ruangan Ye-ji tidur. Usai bangun Ye-ji dengan hati-hati meninggalkan rumah. Jung membawakan minuman kepada Seo-hwan dan bertanya “Mengapa kamu membawa guru ke sini” Seo-hwan mengatakan “Aku bertemu guru secara kebetulan setelah pergi ke rumah ibuku. Aku terus berusaha pergi ke tempat yang aneh, sehingga akau datang ke sini saja”.

Di sekolah, Ye-ji yang bertemu dengan Seo-hwan di sekolah bahwa dia malu jika bertemu dengan Seo-hwan sejak kejadian malam itu. Carrie Jeong memberi tahu pemilik Korea Oil untuk berinvestasi lebih banyak di Young-geun bang.

Namun pimpinan Bang menuangkan air ke atas kepala Carrie Jeong “sepertinya 10 miliar won? itu tidak cukup? minta aku membeli gedung. Aku tahu kamu suka pria, bukan mobil. Sepertinya kamu telah melewati batas, jadi lakukanlah”.

Sementara itu Seo-hwan membawa Ye-ji untuk bertmeu dengan ayahnya yaitu Seo Seong-gon (Choi Jong-hwan). Ye-ji terkejut melihat Pak Seong-gon sebab dia adalah penggemar ayahnya Seong-gon.

Saat Seo-jin kembali ke rumah, melihat Yee-ji yang sedang melihat karya Seong-gon, dia berkata “maukah kamu membelinya”. Terkejut dengan ini, Ye-ji hampir menjatuhkan karya Sung-gon yang dia tonton. Seo-jin yang menangkapnya dengan aman. Ye-ji mengatakan ” Siapa kamu? apakah yang kamu lakukan di bengkel orang lain”.

Namun segera Ye-ji terkejut mengetahui bahwa Seo-jin kakak Seo-hwan. Seo-hwan dan ayahnya menyambut Seo-jin dengan sedih. Seo-jin memikirkan masa lalu ketika dia melihat ayahnya menggunakan penyangga untuk berjalan.

Seo-jin memeluk ayahnya. Segera mereka makan bersama termasuk Ye-ji. Seo-hwan memberikan anting-anting yang ditinggalkan Ye-ji malam sebelumnya. Kemudian Se-ji hendak pulang dimana Seo-jin membantunya untuk mengejar bus terakhir dengan mengendarai mobil.

Se-ji teriak histeris saat Seo-jin membawa mobil dengan kecepatan penuh. Segera Se-ji naik bus dan tiba di Seoul dengan selamat. Se-ji meneteskan air mata saat-saat dia mengingat masa lalu saat-saat bersama ibunya.

baca selanjutnya: Sinopsis When I Was The Most Beautiful Episode 2