Sinopsis 18 Again Episode 1

Diposting pada

Hong Dae-young (Lee Do-hyun) berusia 18 tahun pemain yang jenius dalam bermain bola basket sedang dimarahi sebab tidak fokus dalam bermain. Flash back, sebelum pertandingan Jung Dae-jeong (Han So-eun) kekasih Dae Young mengatakan bahwa dia hamil.

Dae-young diambang kebimbangan apakah terus bermain demi bisa mendapatkan beasiswa di universitas atau memilih Dae-young. Hingga akhirnya di tengah pertandingan, Dae-young menyerah dan memilih untuk hidup dengan Dae-jung membesarkan anak-anak mereka.

18 tahun kemudian, Kehidupan Dae-young mengerikan dimana dia mendapatkan dokumen perceraian dari Dae-jung. Bahkan dia tidak mendapatkan promosi dari pekerjaan yang dia habiskan selama 10 tahun.

Dae-young marah saat bosnya mengatakan kata kasar menghinanya bahwa dia telah mengabaikan anak-anak. Sehingga Dae-yeong tidak tahan menyundul kepalanya dan memutuskan berhenti dari pekerjaannya.

Sementara itu hidup Dae-jung tidak mudah. Membesarkan anak kembar di usia muda dan menjadi seorang penyiar. Namun meskipun ahli dalam segala hal, namun karena dia seorang Ibu, seorang director mengubah kursi Dae-jung untuk orang lain.

Dae-young menemui Dae-jung di rumah mengatakan bahwa dia tidak ingin bercerai tetapi Dae-jung menolak mengatakan besok adalah persidangan perceraian mereka. Dae-young menjadi lusuh tanpa henti memutuskan pergi ke lapangan sekolah tempatnya sekolah.

Dae-young memasukkan bola basket ke keranjang, dan bola terakhir dia mengatakan “ini yang terakhir. Ketika aku memasukkan bola ini, keinginanku akan menjadi kenyataan. Hong Dae-young ayo kembali”. Di saat itu seketika terjadi pemadaman listrik. Dae-young tiba-tiba kembali dalam wujud usia 18 tahun.

Dae-young yang nampak muda, pergi ke toko, dia mendapati putrinya yaitu Hong Shing-ah (Roh Jeong-eui) menjadi kasir. Dae-young berteriak putrinya seharusnya ada di ruang belajar dan dia justru bekerja. Jadi, Dae-young marah dan mengatakan dia adalah ayahnya.

Saat itu, Dae-young tidak tahu jika wajahnya telah berubah. Shing-ah marah menganggapnya aneh dan segera Dae-young menyadari bahwa wajahnya telah berubah seperti 18 tahun yang lalu.

Dae-young memutuskan pergi mengunjungi sahabatnya Deok-jin. Dia mengatakan bahwa dia adalah Dae-young namun Deok-jin awalnya tidak mempercayainya.

Dae-young kemudian memutuskan bahwa dia ingin kembali seperti 18 tahun yang lalu untuk meraih karirnya sebagai pemain basket. Dia menginginkan Deok-jin menjadi ayahnya.

Dae-young kembali sebagai siswa Sekolah menengah Serim temat dimana anak kembarnya yaitu Hong Shi-ah dan Hong Shi-woo (Ryeo Un) berada. Dae-young menjadi sekelas dengan Shi-ah yang membuat Shi-ah terkejut.

Saat ke kamar mandi, dia menyadari bahwa anak laki-lakinya Shi-woo menjadi sasaran kekerasan sekolah yang membuatnya terkejut. Saat makan siang, Goo Ja-sung dan anak yang mengganggu Shi-woo datang. Dae-young memberikan pelajaran terhadap Ja-sung dihadapan siswa lain yang membuat Ja-sung malu.

2001, Dae-young dan Dae-jung menghadapi tentangan orang tua setelah kehamilan Dae-jung. Beban realitas yang dihadapi Dae-young dan Dae-jong terlalu berat. Mereka menginginkan untuk mengaborsi anak tersebut. Awalnya Dae-young menyetujuinya tetapi Dae-jong tetap mempertahankan bayi tersebut. Hingga akhirnya mereka memutuskan membesarkan bayi tersebut bersama.