Sinopsis 18 Again Episode 2

Diposting pada

Musim panas 2002, saat piala dunia Dae Young dan Dae Jung yang menjadi orang tua menunda impian mereka masing-masing. Dae Young yang pernah menjadi pemain jenius bola basket tidak bisa mendapati pekerjaan yang layak sebab dia lulusan sekolah menengah. Sementara Dae Jung yang pernah bersinar sebagai penyiar saat di SMA Serim, berjuang membesarkan kedua anaknya.

18 tahun kemudian, Di usia 37 tahun, Dae Jung mendapat perhatian dengan tenang melanjutkan proses seleksi sebagai penyiar tanpa memandang usia. Kemampuan yang dimilikinya membuatnya mendapatkan skor tinggi.

Sementara itu, Dae-young (yang kembali ke usia 18 tahuna) dipanggil oleh Shi-ah menuju atap sekolah. Dae Young terkejut fakta putrinya menjadi penindas.

Dae Young marah kepada Shi Ah sebab saudaranya Shi Woo ditindas oleh Ja-sung. Segera Shi Ah pergi, dan disini dia ternyata berpura-pura menjadi seorang penindas. Dia kesal Shi Woo ditindas oleh Ja-sung.

Kembali akhir dari episode sebelumnya, Dae Young mempermalukan Ja-sung yang Si-woo, namun segera dibubarkan dengan kehadiran guru. Kesal dengan Si-woo, Woo Young kesal dengannya, mengingat hari-hari sekolahnya dulu saat dia menyelamatkan Deok jin yang berusaha ditindas oleh Choi Il-kwon.

Di saat itu, Dae Young yang hendak merokok di belakang sekolah mendapati putrinya Shi Ah merokok rokok elektrik. Hal ini membuat Dae Young marah. Seketika, Guru Il-kwon datang yang kini menjadi guru yang menangkap mereka berdua.

Xi-ah kabur namun Do-young mengejarnya dan keduanya ribut sehingga kedua orang tua dipanggil. Da Jung datang dan diketahui abhwa rokok elektrik itu yang dimiliki Shi-ah punya Ibunya.

Dae Young marah dengan ini kepadanya, namun segera Da Jung terkejut melihat wajah Dae Young yang mirip dengan wajah suaminya 18 tahun yang lalu. Namun seketika Deok-jin datang mengatakan bahwa Dae Young anaknya.

Fakta sebenarnya, rokok elektrik Da Jung merupakan rokok yang diperuntukkan untuk Dae Young. Tetapi Dae Young yang saat itu marah dan mabuk, mengurungkan niatnya memberikannya. Di rumah Da Jung mencoba merokok elektrik tersebut yang membuatnya batuk. Ini dilihat oleh Shi-ah yang diletakkan dalam laci. Shi-ah pun mengambilnya.

Pulang sekolah Do Young merasa khawatir terhadap Si Woo, dia mengikutinya dan melihat Shi-woo bermain basket. Do-young sebagai ayah dari jauh menghubungi Shi-woo menanyakan apakah dia menyuka basket, namun Shi-woo mengatakan “Aku tidak tertarik”.

Namun saat Do-young yang menjadi siswa menghampiri Shi-woo menanyakan apakah Shi-woo menyukai basket, dia menjawab bahwa dia menyukainya.

Saat pulang, Da Jung memarahi Shi-ah sebab rokok elektriknya, namun Shi-ah marah mengatakan dia tidak akan hidup seperti ibunya. Sehingga dia meminta kepada Ibunya untuk tidak khawatir.

Di tempat lain, usai minum dengan Deok-jin, Dae Young hampir saja mengungkapkan kepada Da Jung bahwa dia adalah Dae young suaminya. Dae Young mengatakan kepada Deok Jin bahwa dia mengurungkannya sebab dia menyadari ada banyak hal yang tidak diketahui mengenai anak-anaknya saat dia menjadi ayah.

Seperti Shi-ah yang mengatakan dia tidak ada pekerjaan namun dia bekerja paruh waktu lalu Shi-woo yang mengatakan dia tidak tertarik dalam bola basket namun dia menyukainya.

Saat sedang minum dengan temannya Ae-rin, Da Jung bertemu Il-gwon. Da Jung merupakan cinta pertama dari Il-gwon. Di luar, Ae-rin meminta Da jung menutup matanya. Ketika dia membuka matanya untuk berkencan dengan pria yang pertama dia lihat.

Saat Da-jun melakukannya dan hampir ditabrak mobil, Dae Young menyelamatkannya dan Da-jun membuka matanya terkejut dihadapannya adalah Dae Young. Ini mengingat pertemuan pertamanya dengan Dae Young 18 tahun lalu.

Saat Il-kwon membawa mobil untuk meraih Da Jung, Do-young sengaja masuk dalam mobil. Tiba di rumah Da Jung, Do Young turun bersama. Saat itu Da Jung mengatakan kepada Do Young bahwa jika dia ingin menjadi pemain basket untuk tidak minum dan merokok.

Esok harinya, Do-young menerima saran Da Jung, dan dia memutuskan berhenti merokok demi putrinya dan juga menunjukan dia berusaha keras.

Saat berolahraga, Da Jung buru-buru pulang mengecek foto Dae-young dan segera pergi ke rumah Deok-jin. Dia berdiri depan Dae Young dan mengatakan “kamu adalah Dae-young” sehingga membuat Dae Young menjadi gugup.

Epilog: Ada seseorang misterius yang memotret dan mengamati Dae Young 5 bulan lalu saat dia berusia 37 tahun hingga dia kini menjadi 18 tahun sedang mengamati Shi-ah.