Sinopsis Do You Like Brahms? Episode 9-10 part 1

Diposting pada

Joon Young mengakhiri konser bincang-bincang di sekolah dengan satu pertanyaan terakhir. Seorang siswa ingin tahu apakah kerja keras dan usaha dirinya pada akhirnya akan cukup untuk sukses dalam musik seperti mereka yang memiliki bakat alami.

Joon Young mengakui bakat alami penting dalam hal bermusik, namun bakat terbesar dari semuanya yaitu kemampuan untuk bermimpi. Itu bisa mengalahkan segalanya dan juga membantu menjadi sukses dalam musik.

Sebagai penampilan penutup, Joon Young dijadwalkan membawakan Traumerei karya Schumann sebab itu bagian yang direkomendasikan oleh Song-ah untuk dimainkan selama pertemuan mereka sebelum konser.

Sementara itu pendapat semua orang mengenai lagu itu akan berbeda, membawakan lagu Joon Young mengingatkan dia terhadap mimpinya itulah sebabnya Song-ah sangat menyukainya.

Namun rencana Joon Young menampilkannya berubah usai dia melihat Jung Kyung berdiri di sudut auditorium. Song Ah merasakan intensitas di ruangan antara Joon Young dan Jung Kyung serta dia melihat dalam ketidakpastian dan juga kekhawatiran.

Pada akhirnya, konser berakhir dan Song Ah ditugaskan membantu Mr. Joo membersihkan luar lobi. Ketika Song-ah pergi, Joon Young dan Jung Kyung tinggal di dalam auditorium membicarakan semuanya. Jung Kyung berjuang menyatakan cinta kepada Joon Young.

Tetapi Joon Young menolak menerima pengakuan Jung Kyung. Joon Young mengatakan kepada Jung Kyung untuk menahan semua rasa sakit dan patah hati seperti yagn dirinya lakukan di masa lalu.

Joon Young dan Song-ah berjalan bersama dan saat itu Song-ah merasa jawaban Joon young terhadap siswa saat saat auditorium tidak sependapat dengan dirinya.

Song-ha mengatakan dia menentang logika Joon Young. Song-ah mengatakan Joon Young terlahir dengan bakat sehingga Joon Young tidak akan pernah tahu seperti apa orang yang tanpa bakat harus bekerja tanpa henti untuk dapat sukses.

Jung Kyung kembali ke rumah malam itu dan piano Ibunya tidak ada di rumah sebab dia telah meminjamkannya untuk konser Joon Young. Song-ah berlatih bermain biola, namun dia masih tidak dapat mengabaikan semua keraguan dan juga pikiran negatifnya mengenai bakat dan juga kerja keras.

Dia teringat ketika keluarganya meragukan dirinya usai mengetahui abhwa dia ingin mengejar musik daripada mencari pekerjaan usai lulus. Song-ah bahkan tidak pernah berpikir atau pun bermimpi berada di level bakat yang sama dengan Joon Young.

Jung Kyung memeriksa paket dan CD yang akan dikirim Joon Young setiap tahun untuk ulang tahun dia. Joon Young sendiri melirik buku lagu piano yang dulunya merupakan milik dari Jung Kyung sementara itu Hyun Hoo memeriksa foto-foto Jung Kyung yang dia simpan di handphone-nya.Semua orang nampaknya sedang merasakan patah hati malam itu.

Da Woon dan Sung Jae berbicara mengenai pemain biola Jo Soo-an yang akan berkolaborasi dengan Profesor Yoo untuk pertunjukannya. Yoo juga merupakan profesor sama yang membimbing Joon Young saat SMA.

Song Ah mendengarkan dengan tenang percakapan menarik mengenai hubungan Yoo dan Joon Young. Ketua Tim Cha memperkenalkan Hae-na terhadap Soo-an selama pertmeuan singkat di antara keduanya. Pemain biola mengenali Hae Na dari pertemuan sebelumnya dan juga dia terkejut mengetahui Hae Na bekerja sebagai magang untuk Kyunghoo.

Hyun Ho menuju bengkel Dong Yoon untuk memperbaiki cello-nya. Mereka berbicara sedikit mengenai Jung Kyung sebelum Dong Yoon mengalihkan perhatian terhadap Hyun Hoo dan cello-nya. Hyun Hoo bertanya apakah Dong Yoon mempunyai tamu lain setelah dia.

Hyun Ho dan Dong Yoon nongkrong bersama di kafe. Hyun Hoo ingin tahu mengapa Dong Yoon berhenti untuk bermain biola. Dong Yoon membagi kisahnya bahwa berkat Song Ah yang dia temui dan juga berteman di kampus, dia menyadari tingkat hasrat dirinya bermain biola tidak setinggi Song Ah.

Berkat Song Ah, dia menyadari dia tidak serius seperti Song-h unutk itu dia akhirnya berhenti. Joon Young dan Song Ah berinteraksi satu sama lain usai kedatangan Joon Young di pertunjukan.

Mereka canggung menyapa satu sama lain ketika Song Ah memberinya program, namun hanya ada sedikit waktu mengobrol sebab Joon Young ditarik menuju samping oleh Ketua Tim Cha untuk menyambut orang tua dari Soo An.

Soo An telah melupakan sepatunya sehingga kekhawatiran mengenai apa yang akan dia kenakan, namun Song Ah menghindari krisis menawarkan sepatunya terhadap Soo An sebab mereka berdua memakai ukuran sepatu yang sama. Song Ah akhirnya memakai sandal pemain biola tersebut.

Soo An mengenali Song Ah sebab mereka berdua kuliah di universitas sama dan dia megnungkit kegagalan Song Ah. Dia menunjukkan Song Ah siswa yang gagal dalam ujian masuk tiga atau 4 kali sebelum dia bersiapa resitalnya.

Ketua tim Cha tidak senang dengan ucapan dan komentar kasar Soo An, namun Song Ah tidak terlalu memikirkan hal itu, yang dia pedulikan saat ini yaitu Soo An dan memastikan pemain itu memiliki semua yang dia butuhkan.

Ketua tim Cha menyusul Joon Young usai insiden kecil tersebut dan menyerahkan tiketnya. Saat itulah dai mendapati untuk siapa tiket lain yang dipegang oleh Cha di tangannya, itu tidak lain untuk Jung Kyung.

Sehingga keduanya masuk dalam venue bersama dan juga duduk bersebelahan. Joon Young tidak tertarik berbicara dengan Jung Kyung, sebaliknya, dia justru memperhatikan Song Ah yang dia tangkap berdiri di pintu menuju panggung.

Meskipun penampilan Soo An memukau, dia lebih sibuk memikirkan mengenai Song Ah yang dia perhatikan juga memakai sendal milik Soo An. Usai pertunjukan, Joon Young keluar dari tempat itu usai menyadari bahwa Song Ah tidak lagi berdiri dekat pintu.

Usai memainkan lagu dengan piano di dalam ruang latiha, Song Ah ditemani Joon Young yang bergegas menuju ruangan memberinya hadiah. Album CD yang ditandatangani khusus untuk Song Ah dan dia menyebutnya sebagai pemain biola Song-Ah dalam pesan tertulis di CD.

Song Ah terkejut ketika melihat tanda tangannya, namun dia tetap bersyukur dan juga air mata mengalir ketika Song Ah memegang album tersebut.

Baca selanjutnya: Sinopsis Do You Like Brahms Episode 9-10 part 2