Sinopsis Film Vox Lux (2018) Lengkap

Diposting pada

Januari 2000, anak lelaki Cullen Active masuk menuju sekolahnya di lingkungan Staten Island, pergi menuju ruang kelas menembak gurunya. Seorang siswa Celester berusia 13 tahun dengan tenang berbicara dengan Cullen dan menawarkan berdoa bersamanya.

Namun dia menembaknya di leher dan juga terus menembak siswa lainnya. Ketika dia perlahan pulih, Celester dan saudaranya Ellie menulis musik bersama.

Segera usai itu, dia acara yagn diadakan untuk mengenai para korban, Celeste menyanyikan lagu yagn dia dan Ellie tulis yang berjudul Wrapped Up. Lagu ini langsung menjadi hit dan juga Celeste segera diterima manager.

2 tahun selanjutnya, Celeste mengelola menavigasi tekanan yang meningkat ketenaran barunya terlepas dari masa lalu dan juga cederanya. Celeste sukses dalam industri musik dengan lagunya cepat diterima radio dan memenuhi permintaan video musik pertamanya.


2017, teroris yang menembak di pantai di Kroasia dikabarkan terkait musik Celeste sebab topeng yang dikenakan penjahat, yang mirip terhadap topeng dari video musiknya “Hologram”. Celester berusia 31 tahun dan mempersiapkan malam pertama tour konser untuk album ke-6 Vox Lux.

Managernya memberi tahu dia mengenai penembakan teroris dan selanjutnya memintanya bersiap menghadapi sampah pers selanjutnya. Sebelum wawancara pertama, Celeste mengajak putri remajanya yaitu Albertine untuk makan siang.

Sampai disana, Celeste menjelaskan perilakunya yang tidak menentu dan juga merusak, dibantu alkohol yang menyebabkan Celeste dan Albertine diusir dari restoran manager.

Disini terungkap 6 tahun sebelumnya, Celeste membutakan mata kirinya sebab mengkonsumsi alkohol biji-bijian dalam jumlah yang berlebihan ketika pesta minum produk pembersih rumah tangga.

Celeste mengemudi dibawah pengaruh itu, melukai pria di kaki kiri dan panggulnya serta mengakibatkan tuntutan hukum publik. Usai makan siang, Celeste bertengker sengit terhadap Ellie usai mengetahui Albertine baru-baru ini kehilangan keperawanannya, Ellie orang yang membesarkan Albertine sejak kelahirannya.

Wawancara pers dimulai usai itu, dengan Celeste menjadi semakin tidak tertekan usai seorang pewawancara menyebutkan insiden mengemudi disebutkan di atas.

Humasnya memutuskan membatalkan sisa wawancara yang dijadwalkan hari tersebut dan meminta Celeste untuk beristirahat sebelum konser. Celeste yang caca pergi menuju tempat konser dengan rombongan. Dia mengalami gangguan mental, Elli mampu menghiburnya sebelum mengirim dia keluar.

Celeste tampak siap terhadap konser dan mempersiapkan panggung dengan band dan juga penari latarnya. Dia membawakan beberapa lagu dengan melibatkan nomor tarian rumit.

Terungkap bahwa usai dia ditembak, Celeste memberi tahu Ellie, dia membuat kesepakatan dengan iblis untuk hidupnya. Film berakhir managernya, Albertine dan Ellie termenung memandangi pertunjukan Celeste