Sinopsis Pinocchio Episode 3

Diposting pada

Inha dan keinginannya untuk menjadi reporter seperti Ibunya yaitu Cha-ok. Inha memiliki wawancara kerja dimana Ibunya kerja di station MSC. Ibunya ada di panel wawancara, dan Inha yakin Ibunya mengirim pesan untuk mendukungnya untuk sukses.

Nmaun sayangnya ketika wawancara Ibu Inha kasar. Ibu Inha dengan tegas menyatakan Inha tidak dapat menjadi reporter sebab sindrom Pinocchio yang dimiliki Inha. Inha merasa hancur. Usai wawancara, Ibu Inha mendekatinya.

Inha mengatakan kepada Ibunya bahwa dia merindukannya. Namun sayangnya ibunya justru mengatakan kepada Inha bahwa dia belum punya waktu merindukan Inha.

Hancur karena penolakan dari Ibu Inha, Inha menghubungi telepon yang mengirimi dia pesan yang menyemangatinya. Inha marah sebab berpura-pura menjadi Ibunya dan juga rasa sakit yagn ditimbulkan oleh orang ini.

Tentu saja rasa sakit tersebut terutama sebab penolakan Ibunya. Dal-po melihat Inha duduk di bangu sambil menangis di luar studio TV. Inha berpura-pura semuanya berjalan dengan baik, namun cegukan menandakan Inha bohong.

Dal-po kesal melihat Inha kesal karena Ibunya. Ingat Ibu Inha merupakan reporter yang telah menyindir dengan kejam kepada ayahnya 13 tahun lalu dengan menyatakan ayahnya kabur dari keadilan dengan kolusi Ibu Inha.

Dal-po mempunyai kesempatan tidak terduga untuk mengantar Ibu Inha dengan taksi. Dal-po bertanya bagaimana wawancara temannya yaitu Inha. Ibu Inha menyatakan Inha tidak dapat menjadi reporter sebab sindrome pinocchio-nya.

Marah wanita yang dicintainya disakiti oleh Ibu Inha, Dal-po menusuknya secara lisan. Namun Dal-po bukan tandingan Ibu Inha sebab Cha-ok dengan dingin memberi tahu dia bahwa dia bukanlah tandingannya.

Dal-po mendapati Inha siap untuk membakar buku-bukunya dan juga mengubur mimpinya menjadi reporter. Pada saat koreknya gagal menyalakan buku dalam tong sampah.

Dal-po secara keliru yakin bahwa dia sedang mempertimbangkan bunuh diri ketika dia bergegas menaiki banyak anak tangga untuk mencapai Inha.

Putus asa untuk menghibur Inha, menjaga mimpinya untuk terus hidup, serta menjadi lawan yang layak untuk bisa menghadapi Ibu Inha, Dal-po mengatakan mereka harus menjadi reporter bersama. Sehingga hal ini membuat Inha terkejut.

Baca selanjutnya: Sinopsis Pinocchio Ep. 4