Sinopsis Pinocchio Episode 7

Diposting pada

Dal-po merasa rendah hati pada saat laporannya tidak cukup mendalam untuk mendapati kebenaran sepenuhnya. Ini mengakibatkan sakit hati keluarga yang telah berduka. Keyakinannya bahwa dia tidak akan pernah berbuat salah terhadap orang lain seperti keluarganya yang hancur.

2 tim pelaporan anak tim YGN yaitu Dal-po dan Yoo-rae sementara tim MSC yaitu Inha dan Bum-jo. Tim YGN yakin mereka mengetahui informasi mengenai wanita kelebihan berat badan pingsan dan meninggal usai terlalu banyak berolahraga.

Dal-po diam-diam merekam rekaman video runtuhnya wanita tersebut. Station YGN memutuskan menampilkan cerita itu pada awal siaran pukul 10 malam. Tim MSC mempunyai informasi cerita yang sama sebab uji tuntas Inha.

Dia menggali lebih dalam mengapa wanita tersebut berolahraga secara berlebihan. Station MSC memutuskan menampilkan cerita mereka nanti dalam siaran jam 10.

Hal ini menjadi perangkap untuk YGN guna menyiarkan cerita mereka tidak lengkap dan juga kemudian MSC menyiarkan cerita yang lengkap yang memenangkan pemirsa dan meningkatkan reputasi MSC.

Inha memberi tahu Dal-po, MSC juga memiliki informasi, namun sebelum dia mengungkap detailnya, Bum-jo menjemputnya dan membawanya menuju station. Dal-po menyadari dia harus menggali informasi lebih dalam. Dia ke rumah sakit dan mendapati putri wanita yang meninggal.

Tragisnya Ibunya berolahraga berlebihan untuk menurunkan berat badan yang cukup alhasil dia mampu menyumbangkan ginjalnya untuk putrinya. Dal-po menyadari ceritanya tidak akan mewakili wanita yang meninggal dengan tepat.

Membuatnya ngeri, siaran berita YGN on-air dan putrinya melihat rekaman Ibunya pingsan di club kesehatan. Air mata putrinya pun menghancurkan Dal-po ketika dia menyadari dia melaporkan fakta tidak lengkap, seperti dilakukan reporter terhadap keluarganya bertahun-tahun lalu.

Dalam adegan yang diproduksi dengan indah, Dal-po duduk di tempat Inha duduk dan juga ingatan akan ucapannya dimainkan. Dal-po menjawab ketika INha menjawab dan merasakan sakit dan juga malu akibat ucapannya.

Dal-po menghilang, dia berkumpul kembali bersama kakek yang memberinya nasihat sangat baik bahwa mengetahui kesalahannya memungkinkan dia tidak membuat kesalahan yang sama lagi.

Dal-po menuju station untuk meminta maaf dan mengambil keputusan hukuman apapun yang diputuskan managemen. Sangat mengejutkan reporter utama YGN Gyo-dong memilih tidak menghukumnya.

Dal-po tertegun bertanya mengapa. Intensitas yang tenang Gyo-dong menjelaskan dia adalah salah satu reporter yang memberikan laporan yang tidak kaurat mengenai ayahnya 13 tahun lalu.

Inha pada akhirnya jatuh sakit namun berpura-pura baik-baik saja supaya tidak membuat khawatir Dal-po. Bum-jo dan Ibunya merawat Inha. Ibu INha bahkan mengorek cerita dari petugas polisi alhasil mereka memiliki cerita utnuk dilaporkan.

Bahkan dengan perawatan khusus, keadaan Inha terus memburuk. Dal-po kembali menuju kantor polisi, dia dengan cepat mengetahui Inha sakit sehingga harus dibawa menuju rumah sakit.

Dia memeluknya membawanya menuju rumah sakit tempat dokter mendiagnosis Inha mengalami herpes zoster. Antibiotik dan juga istirahat harus dilakukan. Ketika Inha tidur, dia meraih tangan Dal-po dan memintanya agar tetap tinggal.

Dal-po diam-diam mencintai Inha tidak dapat menolak permintaannya dan juga tetap menginap. Esok hari Inha bagun dan mendapati Dal-po tertidur dan memegang tangannya. Terkejut, dia dengan lembut menarik tangannya.

Dia tidak mampu menahan diri melihat Dal-po dengan mata cinta dan lembut menyentuhnya. Ketika dia bangun, dia menarik diri dan juga mengklaim semuanya baik-baik saja dan juga bergegas keluar dari rumah sakit.

Kakak Dal-po yaitu Jae-myeong mungkin telah mendapati target berikutnya pada saat dia mengetahui Inha merupakan putri dari reporter top Cha-ok. Sementara itu Dal-po mengejutkan Bum-jo dengan pernyataan dia menyukai Inha sebagai wanita.

Episode berakhir dengan Dal-po bertemu Jae-myeong untuk mewawancarainya mengenai api kontainer. Ketika kedua bersaudara itu bertemu, Dal-po mengenali Jae-myeong namun Jae-myeong tidak mengenlai Dal-po. Ingat Jae-myeong yakin adiknya telah meninggal.

Dal-po merasakan potensi rasa sakit ketika Gyo-dong bertanya “apakah kamu mampu mengatasinya”. Dal-po memilih tidak mengungkapkan identitas aslinya terhadap saudaranya tersebut dan menjabat tangannya.

Baca selanjutnya: Sinopsis Pinocchio Episode 8