Sinopsis Private Lives Episode 6

Diposting pada

Di masa lalu dengan saat-saat usai pelarian Joo Eun dari rumah Edward Kim. Disana, Edward mendengar persis apa yang terjadi terhadap anjingnya di hutan berkat biker misterius itu.

Edward tidak senang dan juga dengan air mata membasahi matanya, dia merenungkan apakah seseorang membuat film. Joo Eun sementara mencapai titik terendah.

Kurangnya pembayaran sewa pada akhirnya membuatnya diusir dari apartement-nya dan dipaksa kembali menuju flat sebelumnya. Hanson menghampiri dan mendorongnya untuk tidak melupakan Jeong Hwan.

Sebagai ganti, dia bernyanyi untuknya dari sisi lain pintu ketika dia menghidupkan kembali kenangan dari masa lalu. Pada akhirnya Joo Eun menghadapi dia dan keduanya minum dan makan bersama.

Ini berlanjut kembali menuju agent detektif mata-mata juga, sebab Bokgi mengajukan gagasan mengenai pasangan itu untuk bekerja sama. Dia ingin membalas Edward untuk apa yang telah dia lakukan terhadap mereka berdua.

Mengingat itu cerita Bokgi, dia melakukan tawar menawar yang sulit namun Joo Eun akhirnya setuju membagi 60/40 terhadap rencananya. Usai kita segera mengetahui, rencana dengan Jeong Hwan pada awalnya menjadi kacau sebab GK tidak pernah menyerahkan file itu ke UI.

Ketika Hanson menjelaskan detail ini terhadapnya, Jeong Hwan bersembunyi di PC Graveyard. Kim dan Kang tiba untuk mencari Yoon Seok. Jeong Hwan kebetulan berada disana. Dengan mengenakan helm motornya, Jeong Hwan menggagalkan polisi dan juga bergegas pergi.

Mereka merenungkan apa artinya semua ini, para detektif melihat komputer di dalamnya. Usai mereka pergi, Jeong Hwan menyelinap masuk lagi namun kali ini mendapati Yoon Seok disana. Ternyata bocah yang meninggal terakhir kali sebenarnya saudara kembarnya Min Seok.

Sementara mereka sepakat mengenai apa artinya ini, Joo Eun mempertanyakan apakah Jeong Hwan bahkan suda meninggal juga. Hanson mendorongnya membatalkan pemikiran ini, terutama mengingat ada konglomerat besar terlibat.

Sementara, seorang mantan karyawan di visi GK, Byungjun, memimpin unjuk rasa ketika dia berjanji memenangkan suara dalam pemilihan mendatang. Usai ini, Seok Ho membahas hal ini dengan dia dan khususnya apakah kematian Presiden Choi benar-benar bunuh diri ataukah tidak.

Malam tersebut, Jae Wook diantar menuju tempat parkir tempat Jeong Hwan kebetulan menyaksikan dari jauh. Dia melihat helm biker di cerminnya dan segera menjadi bergetar. Hal ini pasti membuat Kim menghubungi Jeong Hwan dan memintanya masuk.

Namun Jeong Hwan berhati-hati walaupun meminta bantuannya. Pada saat Kim tiba kembali di kantor, dia bertanya terhadap Seok Go mengenai detail kasus Jeong Hwan. Kim memberi tahu rekannya mencatatnya sebagai kematian yang tidak sengaja dan juga menyerahkan setumpuk file untuk Seok Go pergi kesana.

Namun dia tidak begitu merasa yakin Jeong Hwan benar-benar mati. Di balik ini, Daesang di departemen urusan publik menerima panggilan dari Seok Go terkait kecelakaan mobil. Hal ini membuat polisi mendapati kecaman sebab mereka dipaksa menutup kasus apa adanya, walaupun ada akhir yang jelas dengan Jeong Hwan dan Yoon Seok.

Di atas atap, Joo Eun dihadapkan preman lagi hingga Hanson muncul. Dia pun segera mengenali pria besar tersebut dan memaksa bawahannya untuk mundur. Pada akhirnya dia setuju menyerahkan Joo Eun untuk mewarisi uang Jeong Hwan.

Hutang mereka, setidaknya untuk saat ini, sudah lunas. Joo Eun tiba di hadapan Bokgi sekali lagi dan bertanya mengenai buku besar Presiden Choi. Dia yakin Bokgi memilikinya namun usai menghadapinya, dia menyalahkan Edward.

Tidak berhasil, Joo Eun pada akhirnya pergi memikirkan semuanya di restoran In Sook. Disana petugas duduk di meja yang berdekatan dengan dia. Mereka mengetahui In Sook dan Joo Eun saling mengenal namun tidak begitu yakin bagaimana caranya.

Detektif Kim mengambil inisiatif, duduk di meja Joo Eun, mengakui kasusnya telah ditutup sebagai kematian yang tidak sengaja. Dia tidak senang sebab mereka belum mendapati apapun dan bertanya terhadap mereka mengenai buku besar dan pembunuhan.

Pada akhirnya dia berubah pikiran dan pada akhirnya memintanya pergi, sebab Kim mempunyai lebih banyak pertanyaan daripada jawaban. Esok hari Kim memeriksa berita dan mengeluh bahwa hanya 2 orang meninggal berkat insiden pembakaran Jae Wook.

Ketika dia menuju dalam, Jeong Hwan berdiri disamping mantan bosnya dan menjelaskan dia menjalani kehidupan berbeda sekarang. Jeong Hwan menjelaskan kepadanya bahwa dia yakin itu gangguan UI dan mengakui dialah yang membantu Bokgi.

Dia meminta Kim melihat Ke UI melihat apakah ada substansi dari klaim tersebut yang pada akhirnya setuju untuk dilakukan Kim. Ketika Kim terganggu kedatangan beebrapa pengusaha, Jeong Hwan keluar dan menyelinap untuk pergi.

Tidur di van PC Graveyard, dai dan juga Yoon Seok terus menyelidiki kasus tersebut bersama-sama sementara itu Yoon Seok menolak mempercayai siapapun. Ketika mereka mencari di komputer, keduanya melihat Kim kembali menuju hotel dan menuju lantai 20.

Berkat beberapa kecerdikan dan juga pose dokumenter, duo tersebut berhasil masuk menuju sistem dan memeriksa rekaman CCTV. Apa yang mereka temukan yang mendorong Jeong Hwan naik ke lantai 20 untuk mencari tahu siapa yang dia temui disana. Ternyata Kim mengadakan pertemuan pribadi terhadap Edward, mengkonfirmasi pasangan itu bekerja sama.