Sinopsis Tale of the Nine Tailed Episode 2

Diposting pada

Di masa lalu beberap ribu tahun lalu, Hari-hari kejayaan Lee Yeon hidup sebagai jiwa bebas hingga bertemu dengan Ah-reum. Anak tersebut tumbuh dan usai dewasa, Lee Yeon jatuh hati terhadapnya. Keduanya bahagia namun kisah cinta tersebut memiliki akhir tragis.

Seseorang mencuri nyawa Ah-reum dan ini mengakibatkan dia hilang. Dengan kesejahteraan jiwanya tergantung terhadap keseimbangan, Lee Yeom membekukan perahu yang Ah-reum tumpangi dan juga berjanji akan menemukan dia lagi.

Pencarian sia-sia selama bertahun tahun terjadi dimana dia selalu mendapati wanita yang mirip dengan Ah-reum namun itu bukanlah reinkarnasi Ah-reum.

Di waktu sekarang, Jiah yang mirip dengan Ah-reum menusuk leher Lee Yeon dengan jarum suntik. Ketika terbangun, Lee Yeom mendapati dirinya di apartemen Jiah dan juga berjanji menatapnya. Dia menyeringai memberi tahu Lee Yeon itu kesepakatan dan menekannya atas bentuk aslinya.

Sementara dia melakukannya, Lee-rang tiba di pemakaman dengan tujuan memanfaatkan kesedihan mereka untuk menyalurkan kegembiraannya sendiri.

Jiah mengakui kepada Lee Yeon bahwa dia mengingat Lee Yeon 21 tahun yang lalu. Dia satu-satunya petunjuk yang Jiah miliki mengenai apa yang terjadi terhadap orang tuanya. Lee Yeon menyelamatkan Jiah dengan keyakinan bahwa gadis tersebut reinkarnasi Ah-reum namun keliru.

Mengakui dia sangat menginginkan kebenaran, dia menunjukkan terhadapnya flash drive. Lee Yeon mencemoh meraih wajah gadis tersebut. Ketika dia melakukannya, dia memutuskan mengakali Lee Yeon, walaupun dia untuk sementara waktu membutakan satu mata Jiah.

Dia berjanji menghapus semuanya namun dengan melakukannya, hal itu berarti dia berhutang budi terhadapnya. Kembali menuju pemakaman, Lee-rang dikenali pria yagn sebelumnya dia temui di sumur harapan di masa lalu.

Lee-rang berharap saudara lelakinya menderita selama sisa hidupnya. pria tersebut, sementara itu ingin menikah. Dalam melakukannya, tampaknya roh yang berusia 600 tahun itu membunuh kedua orang tuanya. Walaupun jelas tidak ada bukti untuk hal itu.

Di pusat imigrasi, Ui-ong memberi pengarahan terhadap banyak orang mengenai ansib mereka di akhirat atau lebih khusus lagi, 5 lapisan dunia bawah. Lee Yeon datang berbicara dengan Taluipa, yakin kini Ahreum telah bereinkarnasi.

Dia memohon padanya agar tidak pergi mecnari sebab mungkin akan membalikkan nasib Lee Yeon sepenuhnya. Di hari itu, Lee Yeon bertemu Jiah di restoran sama yang sering dia kunjungi. Disana Lee Yeon mengakui orang tua Jiah belum meninggal.

Hal ini berita cukup menghibur, namun yang diikuti pesan yagn sama mengejutkan dia, ada banyak rubah yang hidup diantara mereka. Usai makan, Lee Yeon meninggalkannya dengan hal mengejutkan dan berharap mereka tidak akan bertemu lagi.

Di tengah ucapan selamat tinggal, Jiah menerima panggilan mengenai rekannya Saerom mengalami mimpi buruk dan juga Ibunya sekarat. Mengingat Jaehwan juga mengalami mimpi sama tidak menyenangkannya, Lee Yeon mendengar dan menduga itu mimpi yang menular.

Sambil mendesah dia berubah pikiran dan juga membiarkan Jiah melihat dunia tempatnya tinggal. Hal ini membuat Jiah kembali bekerja ketika dia mengikuti eksekutif tingkat tinggi di station penyiaran menuju ruang bawah tanah.

Dia seketika melempar koin menuju lantai seperti seorang pekerja kantoran yang bersinar dan dengan rakus melahap koin tersebut di lantai. Lee Yeon datang melawan pria tersebut. Namun pria ini kebetulan seorang Bulgasari, makhluk pemakan mimpi buruk.

Ketika Jiah menyaksikan dengan terkejut, Lee Yeon meminta gadis tersebut untuk mengikutinya usai menangkap makhluk ini. Di atas kapal, sekelompok nelayan mendapati tengkorak dengan gigi logam aneh.

Kembali menuju pantai, wanita muda meratap untuk ayahnya, mengetahui tengkorak tersebut miliknya. Lee-rang datang sambil menyeringai menawarkan bantuan.

Jiah menyelidiki kasus itu sementara Lee Yeon menyimpan makhluk tersebut di lemari esnya. Menggigil, pria tersebut setuju membantu mendapati Lee-rang. Lee Yeon muncul di tepi pantai, duduk dihadapan saudaranya.

Mereka membahas masa lalu, khususnya bagaimana dia meninggalkan Lee-rang di pegunungan, dan mengakui dia tidak tahu dimana gadis tersebut sekarang. Hal ini membuat Lee-rang tersenyum lebar ketika pencarian meningkat.

Di balik semuanya, Jiah dan Lee Yeon naik perahu menuju pulau yang mungkin menyimpan petunjuk mereka cari. Di tengah perjalanan, Lee-yeon merenungkan kebetulan membawa mereka berdua kesana. Kyung-hee berbicara dengan Jiah di hadapan kamera dan memutarnya pesan suara terakhir yang ditinggalkan Ayahnya sebelum meninggal.

Lee Yeon menyela mengakui ayah Kyung Hee menyelamatkannya dari takdir yang mungkin dimaksudkan untuk dia. Di tempat lain, duo nelayan berbicara tenang di tepi pantai mengenai Jin-shik.

Jiah pergi menuju dermaga berbicara dengan nelayan mengenai apa yang mereka temukan. Namun mereka tidak berminat berbicara dan tampaknya juga tidak ada penghuni disana.

Menggambar kekosongan, Lee Yeon memimpin jalan dan Jiah menuju menuju dalam hutan mati dimana mereka memahami lebih banyak mengenai apa yang terjadi disana.

Kekuatan gelap telah menghabiskan pulau tersebut dan roh dari pohon penjaga tampaknya ada sisa dari mereka yang tertinggal. Memotong tali yang ada di pohon, dia berterima kasih terhadap Jiah sebab telah membebaskan dia dan juga menegaskan keduanya menuju Utara mengingat Jiah mempunyai sejarah disana.

Ketika air surut, Jiah mendapati Gua Jangsana di ujung utara pulau. Hal ini kebetulan tempat yang dikunjungi orang tuanya tidak lama usai dia dikandung. Walaupun secara teknis dia ada disana, dia akan berada dalam rahim Ibunya ketika itu.

Pagi hari, Lee Yeon mempersembahkan hadiah terhadap 2 wanita tua. Untuk menyerahkannya, dia memaksa keduanya berbicara dengan Jiah terlebih dulu. Ternyata kepala manusia bukanlah pertama kali terjadi.

Ada 4 Jane Do di pulau tersebut sejak tahun 1954. Di belakang ini, Jiah menuju hutan. Dia mengikuti Jinshik yang marah yang berusaha memukul Jiah menggunakan palu. Namun Lee Yeon ada disana memblokir.

Lee-rang dengan senang memanggil Yoori dan menjelaskan rumah hantu itu terbuka. Ketika dia melakukannya, banyak orang yagn tampaknya kehilangan akal, namun itu retak dan juga tidak jelas persis apa artinya.

Ketika kita kembali menuju Lee Yeon, dia menambal Jiah yang seketika berubah menyentuh wajah Lee Yeon dengan tidak wajah tampak tidak menyenangkan.

Baca selanjutnya: Sinopsis Tale of the Nine Tailed Ep. 3