Sinopsis Start-Up Episode 14 part 1

Diposting pada

Ji-pyeong berbicara dengan Dalmi mengenai serangan ransomware. Dalmi terpaku pada masalah dan betapa menyedihkannya dirinya dalam menghadapi ini.

Ji-pyeong mengingatkan dia bahwa dia tidak menyedihkan sama sekali, namun itu tidak membantu sebab Dosan kembali menemui Dalmi dalam keadaan ini, yang membuat Ji-pyeong kesal.

Ketika dia melihat Dalmi menangis, Ji-pyeong cepat meraihnya dan menarik Dalmi menuju bawah meja untuk mencegah orang melihat dia menangis. Dia membantu Dalmi keluar, tersenyum ketika Dalmi mengucapkan terima kasih dan meninggalkan dia dalam kegelapan dengan jaket Dosan.

Ji-pyeong memberi tahu kepada Dosan bahwa mereka perlu bicara. Ji-pyeong memberi tahu Dosan untuk tidak melihat Dalmi sekarang dan juga berbohong mencegahnya melihat gadis tersebut, mengatakan kepadanya baha mereka adalah pasangan.

Saat dia meninggalkan lift, Ji-pyeong menyadari apa yang dia lakukan dan menghubungi Dalmi, dengan cepat menjelaskan apa yang terjadi dan juga meminta maaf. Dalmi mengabaikan panggilan dari Dosan dan mematikan handphone-nya.

Sementara, Dosan mengambil bola baseball bertuliskan “ikuti impianmu” yag kemudian membuangnya dalam tempat sampah. Tanpa sepengetahuan Dalmi, the san Boys jelas semua tinggal di Korea. Mereka melakukan shooting dengan Cheon Ho.

Sampai disana, Dosan melihat majalah dengan artikel menampilkan Ji-pyeong dis ampul tengah berupa artikel besar. Ternyata the San Boys merupakan masalah besar, terutama usai keluar dari 2STO dan juga editor ingin mewawancarai mereka.

Cheon-ho berusaha keras meminta 1% dari perusahaan sebelumnnya. Wawancara tersebut kebetulan menggantikan Shin-hyeon dan Shin-jeong, yang tidak senang digantikan. Tetapi penggantian mereka mengesankan, sebab Injae kebetulan membaca artikel di Sand Box beberapa waktu berikutnya.

Di lantai bawah, Dlami sedang mempersiapkan perusahaan the Tarzan untuk diluncurkan. Namun ternyata Shin-jeong dan Shin-hyeon bergabung dengan Morning Group dan benar-benar ini menggerogoti Injae.

Geram, Injae pergi menghadapi Ayahnya di Morning Group. Kembali menuju Sandbox, Injae menugaskan Dalmi merekrut pengembang guna membantu mereka dalam projek. Secara khusus, the San Boys.

Mengingat wawancara yang baru-baru ini mengenai tinggal di Korea, tampaknya hal itu pilihan jelas. Dalmi berkonflik sebab ini berarti terjerat lagi dalam semua drama berantakan ini.

Injae berbicara dan sebab dai pemegang saham utama, dia pun mengatakannya mengenai ini. Terserah Dalmi apa yang dia lakukan namun tidak ada banyak pilihan. B

ahkan Won Deok setuju, memberitahu kepada Dalmi bahwa jika dia adalah Injae, dia pun akna memecatnya sebab menjadi CEO yang buruk. Dalmi sampai pada keputusan jelas dan memutuskan bertindak secara emosional.

Mengemudi menuju lingkungan kantor San, Dalmi bergabung bersama banyak investor lain ketika mereka bersiap mengajukan penawaran. Dalmim mengirim pesan dan pada akhirnya muncul di kantor mereka siap membuat kasusnya. Membagikan kartu nama untuk Tarzan.

Yongsan mengingatkan dia bahwa situasi mereka telah berubah. Dosan menyela menyebutkan dia telah melihatnya dan ingin berbicara dengan Dalmi.

Dosan mengungkit dari masa lalu dan betapa menyakitkan ucapan Dalmi padanya. Dosan mengakui orang yang dia cintai bukanlah Dalmi dan karena itu, dia tidak ingin bertemu dengan Dalmi lagi.

Dalmi meminta maaf kepada Dosan atas apa yang terjadi dan juga berjalan pergi, akhirnya pulang menuju rumah. Sementara Injae minum kopi bersama Ibunya dan berusaha meyakinkan dia untuk pindah.

Tetapi percakapan segera beralih menuju Dalmi dan neneknya, dengan kebenaran terungkap mengenai penglihatan Won Deok yang semakin memburuk membuat wajah Injae menunduk.

Baca selanjutnya: Sinopsis Start-up Eps 14 part 2