Sinopsis Film My Name is Khan (2010)

Diposting pada

Rizwan Khan (Shahrukh Khan) merupakan seorang autis yang tumbuh dengan saudaranya Zakir dan Ibunya di keluarga kelas menengah di Borivali, Mumbai.

Autisme Rizwan mengakibatkan membutuhkan bimbingan dan perhatian ekstra dari Ibunya, semua mengarah menuju tingkat kecemburuan tinggi dari Zakir, yang pada akhirnya meninggalkan keluarganya untuk hidup di San Fransisco.

Walaupun begitu, Zakir mensponsori Rizwan untuk datang tinggal bersamanya usai kematian dari Ibu mereka. Istri Zakir yaitu Haseena mendiagnosis bahwa Rizwan mengidap sindrom Asperger.

Rizwan juga bekerja di perusahaan Zakir, bertemu dengan seorang Hindu wanita bernama Mandira Rathore (Kajol) dan putranya yaitu Sam, lahir dari pernikahan sebelumnya.

Terlepas ketidakpastian Zakir, mereka menikah tinggal di wilayah fiksi Banville, dimana Mandira dan juga Sam menyebut diri mereka dengan “Khan”. Mereka tinggal bersebelahan dengan keluarga dari Garrick, terdiri atas Mark dan istrinya. Sam dekat dengan putra kecil mereka yaitu Reese.

Keberadaan Khan terganggu usai serangan 11 September. Mark pergi menutupi pergang di Afghanistan dan meninggal disana. Keluarga Khan mengalami prasangka pasca 9-11 dan juga Reese berbalik melawan Sam, yang mendapati dirinya dalam pertarungan rasi menghadapi siswa lebih tua.

Reese berusaha menghentikan perkelahian namun ditahan dan dipaksa melihat temannya dipukuli hingga mati. Mandira menyalahkan Rizwan, menyatakan Sam meninggal hanya karena nama keluarganya.

Mandira menyatakan perceraian tidak resmi, mengatakan bahwa untuk kembali bersama, Rizwan harus memberi tahu kepada orang-orang dan Presiden AS bahwa namanya Khan dan dia bukanlah teroris.

Rizwan memulai perjalanan menuju kota fiksi Wilhemina dan berteman dengan Mama Jenny dan putranya yaitu Joel. Ketika berada di masjid di LA, dia mendengar retorika kekerasan dari Faisal Rahman dan berusaha melaporkan hal ini menuju FBI namun tidak ada tanggapan yang dberikan.

Ketika menunggu di kerumunan untuk bertemu Presiden, dia mengulangi kata “namaku Kahn dan aku bukan teroris”, dia pun ditangkap sebab salah tafsir oleh orang lain sebagai teroris. Rizwan diinterogasi sebagai tersangka teroris bertemu psikiater Radha yang yakin dia tidaklah bersalah.

Dia kemudian dibebaskan usai kampanye media oleh beberapa wartawan mahasiswa India bernama Raj Burman, Bobby dan Komal, yang membuktikan Rizwan tidak bersalah dengan mengungkap usahanya memberi tahu FBI mengenai Faisal Rahman.

Usai dibebaskan, Rizwan kembali menuju Wilhemnia yang dilanda badai untuk membantu Mama Jenny dan semua orang disana, yang menarik perhatian. Sementara Reese mengaku kepada Mandira dan mengungkap identitas anak-anak yang telah membunuh Sam.

Dia kemudian memberi tahu Detektif Garcia yang membantunya dalam kasus ini dan anak-anak tersebut ditangkap. Mandira bergabung bersama Rizwan di Georgia. Rizwan ditusuk pengikut Faisal dan segera dirawat di rumah sakit. Rizwan bertahan bertemu Obama.