Sinopsis Film Posesif (2017) Lengkap

Diposting pada

Wanita muda bernama Lala Anindhita (Putri Marino) siswi teladan di SMA yang merupakan seorang atlet loncat indah, yang dilatih ayahnya sendiri. Lala tinggal dengan ayahnya sementara Ibunya telah meninggal.

Ketika membantu gurunya, Lala bertemu murid pindahan bernama Yudhis (Adipati Dolken) yang langsung bermasalah dengan guru. Lalal ketahuan membantu Yudhis dan sebagai hukuman keduanya harus berjalan mengelilingi lapangan dengan tali sepatu saling terikat.

Lala kemudian menjadi kekasih Yudhis setelah pertemanan mereka. Namun Yudhis segera menunjukkan sifat terlalu posesif dengan mengatur kehidupan Lala. Lala diundang Yudhis kerumahnya menemui Ibu Yudhis yaitu Diana.

Suatu ketika Yudhis mendapati Rino yang berupaya menghubungi Lala dan ini membuat Yuhids marah segera melindas Rino yang sedang mengendarai motor malam hari hingga tangannya patah.

Lala curiga pada Yudhis, sehingga Yudhis mencekik Lala sehingga membuat Lala menyadari Yudhis begitu posesif terhadapnya. Lala segera meminta putus, namun Yudhis berulang kali meminta maaf dengan menangis memohon Lala kembali ke pelukannya, hingga memukuli dirinya sendiri. Lala merasa kasihan menerima dia kembali.

Saat mereka telah lulus SMA, Yudhis kuliah di Bandung, sementara Lala diterima beasiswa atlet loncah indah di kota Jakarat. Yudhis kemudian berinisiatif kuliah di Jakarta, namun Ibunya marah sebab Yudhis tega berencana meninggalkan dia, bahkan hingga memukuli mencekik Yudhis dengan sepatunya.

lelah merasa semua orang ingin memisahkan dia dan Lala, Yudhis kabur dari rumah meminta Lala pergi bersamanya. Usai dipukuli pemalak yang mengakibatkan Lala juga babak belur, Yudhis menyadari bahwa kabur dari Ibunya dan juga membawa kabur Lala dari Ayah Lala tidak akan menyelesaikan masalah.

Namun kali ini, Lala yang bersikap posesif, memohon kepada Yudhis tetap tetap pergi bersama dengan dirinya menuju Bali, hingga menawarkan kerja apa saja demi Yudhis. Yudhis memutuskan keputusan berat meninggalkan Lala saat berada di pom bensin.

Lala pulang kerumahnya dengan kondisi babak belur dan juga dalam kesedihan dia meminta maaf kepada ayahnya. Lala mulai tidak mendengar kabar dari Yudhis, yang telah berangkat menuju Bandung bersama dengan Ibunya untuk kuliah.

Suatu hari, Lala sedang jogging mendapati Yudhis mengejar dan juga berlari bersamanya. Saat Lala berhenti Yudhis pun berhenti. Lala menatap Yudhis lalu melanjutkan lari. Saat dia menoleh, Yudhis tidak ada disana, Lala tersenyum.