Sinopsis Mr. Queen Episode 11

Diposting pada

Hwajin menyerahkan dokumen rahasia kepada Queen Sunwon, memintanya menyeret Ratu turun menuju neraka yang sama yang dia derita. Roda mulai bergerak, kita kembali menuju Bonghwan memimpikan Cheoljong.

Pada saat dia terbangun, Bonghwan marah sebab mimpinya terganggu menuntut menemui dokter. Dia berbicara melalui masalahnya dan juga dia menjelaskan dia perlu menyelesaikan masalah hatinya untuk mendapati kedamaian.

Jauh sebelum itu, Bonghwan bersepeda melalui laporan selir yang berbeda dan juga mengomentari banyaknya laporan keluarga Han yang ada. Istirahat sejenak, Bonghwan melakukan penjualan dari pintu ke pintu. Mengunjungi Ratu Agung dan memanjakan wanita dengan berbagai produk kecantikan seadanya.

Di belakang ini, Bonghwan bertemu masing-masing selir potensial dan memilih 3 dari kerumunan besar berhubungan dengan dia. Dia bahkan membawa mereka keluar berjalan-jalan di sekitar istana.

Cheoljong mengetahui mengenai insiden tersebut di sumur dan bertemu Hwajin untuk menghiburnya. Usai itu, koki kerajaan datang menemui Raja. Dia menyiapkan setumpuk pesan untuknya, namun sayangnya dia tergelincir di dalam perjalanan dan mengirimkan gulungan tersebut ke lantai.

Duduk bersama dengan koki Manbok, King memutuskan mengundang beberapa orang biasa dari luar istana, mereka yang kelaparan. Manbok menangis, King mengulurkan tangannya dan setuju bekerja dengannya dalam perjamuan.

Peristiwa ini tentunya menjadi masalah, apalagi Cheoljong berniat berusaha yang terbaik mendapati kembali buku besar itu. Sebelum itu, dia terkesan pilihan wanita Bonghwan yang harmonis. Mereka berasal dari 3 klan berbeda.

Ratu Sunwon datang mempertanyakan mengapa Bonghwan tidak pernah menemuinya sejak bangun. Bonghwan menahan keberaniannya dan juga mengatakan padanaya dia sibuk memilih selir.

Ratu Sunwon tersenyum dan kemudian pergi, seringai licik yang mengisyratakan bahwa hari-hari Ratu telah dihitung. Malam itu, Bonghwan kesulitan tidur sehingga dia malah memutuskan mengirim pesan kepada para selir.

Namun, itu dicegat pengawal Raja yang membawa 3 surat kepada King sebagai gantinya. Penasaran mengapa ada 3, dia pada akhirnya membalas satu dan mengatur serangkaian pesan antara King dan Bonghwan.

Pagi hari, Cheoljong memberi pengarahan terhadap Manbok mengenai perjamuan kerajaan dan secara khusus menu digunakan. Bonghwan menatapnya dengan penuh kasih sayang ketika dia muncul.

Sadar akan kesurupannya, Bonghwan bergegas pulang memutuskan terus menulis surat. Tentu, dai tidak sadara bahwa King yang membalasnya. Hari besar perjamuan tiba, ketiga selir mempersiapkan diri perayaan itu.

Sementara, kepala kasim yang jahat juga bersiap, mencegat gerobak ke istana dengan membantai para pekerja. Tanpa bahan-bahan ini akan menimbulkan masalah khusus untuk staff katering.

Manbok sibuk untuk membantu Bonghwan mengatasi masalahnya dan bergegas keluar melihat sejauh mana kerusakannya. Raja datang, bersama-sama mereka melihat semua yang ada di lemari toko juga benar-benar rusak.

Kekuatan berencana membuat Raja terlihat buruk dan di saat ini, berpacu terhadap waktu untuk menyiapkan semuanya terutama dengan perjamuan akan datang. Masalah Bonghwan datang dari Ratu Sunwon menuntut mencicipi makanannya.

Dia mulai menyibukkan diri membuat popcorn, sekretaris Han datang menjatuhkan sesuatu dalam panci yagn digunakan untuk memasak. Namun bag popcorn yang dimiliki Bonghwan tumpah menuju lantai berkat campur tangan Han, tidak menyisakan apapun.

Keadaan menjadi buruk saat ketegangan antara Ratu Agung dan dan Janda Ratu melihat Bonghwan terjebak di tengah konflik. Upacara di istana segera di lanjutkan, Byeongin menunjukkan keahlian dalam pertempuran.

Urutan pembukaan ini pada akhirnya membuka jalan untuk perburuan tidak terelakkan, yang melihat keahlian menembak dari pejuang pria yang dikagumi ketika mereka mencapai target kayu.

Sementara para wanita bersiap berburu juga. Bonghwan dengan polos optimis sementara Hwajin menyembunyikan ujung panah logamnya, memutuskan mengejar Bonghwan.

Sementara para wanita muda berburu, Ratu Agung kembali melihat Raja dan mengakui dia bosan dengan perjamuan tersebut. Sebaliknya, dia mendorong Raja berdebat melawan Byeongin dalam pertempuran.

Kini menjadi jelas untuk Cheoljong bahwa Byeongin ini memiliki Ratu agung disisinya. Keduanya saling berhadapan sementara itu Hwajin mendapati Bonghwan keluar di hutan mengumpulkan kacang.

Ketika dia memegang anak panah menuju arah Bonghwan dan tampaknya akan menyerang, Byeongin akhirnya menyadari Cheoljong sendiri merupakan pembunuh dari alun-alun kota.

baca selanjutnya: Sinopsis Mr. Queen Episode 12