Sinopsis True Beauty Episode 9

Diposting pada

Jukyung kembali ke kemah, dia memanggil Soojin namun seketika menyadari bahwa dia tidak memakai riasan. Soojin memahami dan juga mendengarkan pada saat dia membahas betapa berbedanya baginya untuk tiba-tiba memakai make-up.

Soojin tersenyum hangat dan juga memberi tahu Jukyung untuk tidak terpengaruh oleh apa yang dipikirkan oleh orang lain. Dia pun menawarkan menyembunyikan Jukyung, membawanya kembali menuju tendanya.

Di sekolah esok harinya, Sooho berusaha memberi Jukyung jus stroberi namun dia menyesal dan memintanya pergi. Faktanya, ini berlanjut sepanjang hari ketika Jukyung berusaha merahasiakan hubungan mereka.

Secara rahasia, Jukyung mengakui dia bisa mendapati masalah dengan para pengganggu yang bersaing mendapati kasih sayang Sooho. Saat ini, dia ingin tetap untuk diam. Dia pun kesulitan memanggilnya kekasihnya.

Secara teknis mereka merupakan pasangan sekarang. Mereka pergi bersama dan makan makanan. Teman sekolah Jukyung muncul. Sooho menyembunyikan wajahnya di bawah meja dan menghindari tertangkap.

Usai makan, Jukyung menyadari bahwa selebriti itu adalah Selena, sedang keluar berbicara. Usai memenangkan hadiah, Jukyung menabrak gadis di kamar mandi. Selena memberi tahu kepada Jukyung bahwa dia memanfaatkan warna lipstik salah dan memberi gadis tersebut beberapa tips berguna melanjutkannya.

Ketika dia pergi, Selena berbalik memberi tahu Jukyung bahwa dia harus bekerja keras. Jukyung gembira menuju rumah namun secara tidak sengaja menarik tangannya saat Sooho berusaha memegangnya.

Pagi hari di halte bus, Jukyung tertidur di bahu Seojoon. Dia pada kahirnya membangunkannya dan juga dia menanyainya mengenai mengapa dia tidak mengendarai sepedanya menuju sekolah.

Ternyata dia benar-benar yang berhenti mengendarainya berkat komentar Jukyung beberapa episode lalu. Seojoon merahasiakan ini dan pada akhirnya berlari ke sekolah. Di sekolah, Jukyung dan Sooho terus berpura-pura tidak berpacaran.

Namun Jukyung mengirim fotonya dan Sooho bersama-sama menuju Hyunkyu secara tidak sengaja, mendorongnya bergegas keluar dan berusaha menghapus pesan dari teleponnya sebelum dia melihatny. Malam hari, Sooho dan Jukyung kembali menuju Prince Comics.

Namun, Gowoon yang sebenarnya ada masalah membuatnya terlarang untuk mereka. Tempat lain, Heekyung cemburu menerobos masuk ke Yerim dan Joonwoo keluar minum malam itu.

Joon Woo malu mengajak Heekyung keluar, terutama ketika dia menyebut dirinya kekasihnya. Dia menarik diri dan juga pada akhirnya pergi. Di sekolah esok harinya, Soojin melihat kalung di leher Jukyung dan menyadari dia berkencan dengan Sooho.

Dia jelas tidak senang, sementara itu Jukyung terus berusaha dan mendapati pekerjaan paruh waktu. Tetapi, dia merasa sulit mendapati terobosan besar. Ketika di mal, dia bertemu Seojoon yang kebetulan melakukan pemotretan besar-besaran.

Jukyung ikut namun dia didorong terlibat dan difoto juga. Faktanya, mereka pun memotretnya sebagai pasangan dan juga fotografer akhirnya menjepret beberapa dari mereka bersama di sofa.

Usai itu, pasangan ini pergi makan bersama dimana Jukyung mengakui dia ingin terlibat di dalam makeup sebagai karir. Ketika berbicara dengan Seojoon, dia melewatkan panggilan dari Sooho namun mengakui dia berkencan dengannya.

Soojin sementara, pergi makan malam bersama orang tuanya. Ini pertemuan singkat, yang melihat Sooho juga disana. Dalam perjalanan pulang dia menghubungi Jukyung namun ini berumur pendek sebab dia bertemu ayah Jukyung, bertindak seperti burung dan juga menangkap makanan di udara.

Dia pun kehabisan uang dan sepertinya tidak memiliki tujuan untuk pergi. Sooho membawanya kembali menuju apartemennya dan mengizinkan pria tersebut mandi dan tidur untuk malam itu.

Ternyata mereka berdua penggemar pemain boal Son Heung-min dan menyaksikan Tottenham Hotspur di tengah malam. Namun karena ini mengakibatkan Sooho terlambat ke sekolah. Usai berpakaian dan bersiap pergi, Jaepil tetap tinggal untuk mencuci.

Dia melambai selamat tinggal untuk Sooho yang menginginkan anak lelaki tersebut pada ayahnya. Di sekolah, Sooho mengambil Jukyung dari Seojoon, yang kebetulan membantu Jukyung dan memintanya bekerja sebagai pencuci piring.

Ini kerja keras, namun dia melakukannya dengan begitu baik. Ketika Seojoon mengetahui dia terluka, dia pun berlari menuju kedai kopi menemui Jukyung. Namun, saat dia sampai disana dia telah pergi. Sebaliknya ternyata dia belajar karate bersama Sooho.

Sementara itu mereka tumbuh lebih dekat, dengan Sooho menyelamatkannya sebagai kekasih di teleponnya, Soojin berjuang berkonsentrasi, menghubungi Sooho dan mendapati pesan suaranya.

Saat dia keluar, dia melihat Sooho dan Jukyung bersama di seberang jalan dan dia pun berjuang mengendalikan emosinya. Sooho mengundang Jukyung ke apartemen dan memberinya beberapa pakaian untuk dipakai.

Sooho mengumpulkan keberanian membuka studionya lagi, studio sama yang dia dan Seyeon bagikan pada saat dia masih hidup. Di tengah pembicaraan, pertu Jukyung menggeram mengirim Sooho keluar mengambil makanan diantarkan untuk mereka.

Mereka duduk bersama menyaksikan film horor, ternyata Jaepil masih ada di rumah usai mabuk buta sebab alkohol Sooho. Dia bersembunyi di bawah meja dan ketika dia mengintip ke luar, dia melihat Sooho dan Jukyung bersama. Berpacu denga mereka, Jukyung memukul kepalanya dengan lampu membuatnya pingsan. Seketika dia menyadari itu ayahnya.

Baca selanjutnya: Sinopsis True Beauty Episode 10