Sinopsis Zalim Episode 18

Diposting pada

Nedim yang datang menuju jamuan makan malam pernikahan Cenk dan juga Cemre dikejutkan semua orang. Ada yang senang, dan ada yang panik. Şeniz akan pingsan beberapa kali.

Nedim kemudian melepas kancing mansetnya lalu mengenakan Cenk serta mengucapkan selamat terhadap kedua mempelai. Pada saat dia keluar, kita melihat bahwa dia hampir tidak mampu menahan diri.

Pada saat Nedim meninggalkan pernikahan dan juga pulang, dia pun memberi tahu kepada terapisnya apa yang terjadi dan juga apa yang dia rasakan. Dia menjelaskan kepadanya bahwa dia siap melunasi rekening dan ingin pergi menuju mansion.

Dia menyadari Cemre Nedim tampak berbeda dan dia memberi tahu Agah Bey, namun pria itu tidak mau mendengar. Cemre Nedim senang dia berhasil. Cenk pergi menuju ibunya.

Anak itu, yang mengira dia bersembunyi di ruangannya, menyadari ibunya meminum obat dan juga bunuh diri karena takut. Hal itu membuatnya membawanya menuju toilet dan buang air kecil Cenk mengaku terhadap istrinya bahwa dia takut.

Nedim yang ingin menjalani apa yang telah dia lakukan pada saat dia pergi menuju mansion. Semua orang menjelaskan “Selamat datang” padanya. Nedim yang secara khusus membawa kursi rodanya.

Ketika memasuki kamarnya, dia teringat akan kenangan lama dia, terapi itu memberitahu kepada orang-orang tentang Nedim. Dia mengatakan sejak dia masih kecil, dia seseorang yang tidak bisa melakukan apapun sendirian, dan dia harus mengetahui segalanya lagi.

Şeniz yang ingin tahu apakah Nedim mengingat di masa lalu atau tidak. Terapis menjelaskan kepadanya bahwa ingatannya berkabut. Meski Ceren tidak ingin, sang nenek berusaha masuk ke dalam mansion.

Agah tidak ingin menerimanya, namun terapis mengatakan dia juga ingin berbicara dengan istri Nedim. Namun Ceren sudah kabur. Dia tidak menginginkan menghadapi Nedim; takut.

Sementara itu Seher berpikir bahwa putrinya tidak datang menuju pesta pernikahan, dia pun mengetahui dia masih dilarang. Agah pun berbicara tentang hal ini. Agah Bey tidak memberi tahu kepada Seher mengenai bagian-bagian yang dibuat Ceren untuk Cenk, namun wanita itu menyadari ada sesuatu yang terjadi.

Nedim pun turun ketika makan malam dan ingin makan malam terhadap semua orang. Nedim tertekan sebab menjatuhkan pisau dari tangannya. Cenk mengambil pisaunya dan juga memberikannya, dia pun bangkit dan pergi. Dia pun mengerjakan ini di kamarnya.

Damla lalu meminta ayahnya membicarakan apakah ada yang salah di dalam pernikahan mereka dan juga untuk berdamai. Şeniz juga memberi tahu kepada Agah bahwa Nedim harus pulang di malam pertama, namun suaminya kesal dan pergi. Şeniz; Dia berbicara mengenai putrinya yang bercerai, namun pria itu bertekad.

Saat berbicara terhadap Seher Ceren, dia pun melihat Cemre dan juga Cenk kembali bercerai. Ceren bertanya-tanya mengenai ini dan uga mengapa saudara perempuannya menyerah.

Agah; dia pun memberi tahu kepada putranya bahwa dia tahu ibunya menggertak ketika dia meletakkan protokol perceraian di atas meja. Dia pun berbicara dengan putranya mengenai pernikahan. Mereka pun berbicara dengan putranya mengenai perceraian dengan Cemre.

Agah Bey dan Seher kemudian mengirim anak-anak mereka makan malam demi menyelamatkan pernikahan mereka. Keduanya pun berbicara satu sama lain mengenai Nedim. Cenk merasa cemburu pada Cemre.

Mereka pun berdebat dan juga keluar secara terpisah, namun mereka kembali bersama. Sementara itu Şeniz yang berusaha mendapatkan kekuatan yang hilang dengan mengambil kembali Agah; yang membuat putrinya menyadari perceraian dan juga kesedihan palsu.

Dia pun menjadi sangat kesal dan membuat keributan serta melanggar protokol. Melihat Cemre berbicara terhadap terapis dan juga pergi, Ceren pun terus-menerus membicarakan Cemre menuju dokter. Namun, dokter memberi tahu kepada wanita itu bahwa dia memihak.

Dia pun mengatakan kepadanya bahwa dia mendengarkan Nedim apa yang telah dia lakukan padanya. Ceren pun sangat marah. Dokter kemudian memberi tahu kepada wanita itu bahwa Nedim tidak ada di dalam rencana masa depannya.

Dia pun berbicara terhadap Seher Nedim mengenai putrinya dan juga calon anaknya. Nedim pun mengetuk pintu Ceren keesokan harinya. Gadis tersebut pada awalnya tidak mengenali, namun kemudian menarik diri sebab ketakutan. Nedim pun masuk.

Baca selanjutnya: Sinopsis Zalim Episode 19