Sinopsis Zalim Episode 7

Diposting pada

Dia jatuh menuju dalam perangkap Ceren Şeniz; dia lalu pingsan dengan obat yang diberikan dokter di kamar hotel usai sesuatu dilakukan, dia membawa pulang gadis yang setengah pingsan tersebut. Dia pun menghindari pertanyaan nenek yang mengkhawatirkan.

Pada saat mereka pergi menuju dokter keesokan harinya dan mengetahui bayinya masih hidup, mereka pun bahagia. Ceren tidak bisa mendapati ID-nya. Şeniz sedang merencanakan sesuatu.

Dia memberi tahu kepada Cenk Cemre bahwa ayahnya begitu sangat tertarik terhadap Nedim pada saatnya pamannya meninggal; bahwa dia berperilaku buruk guna menyadari dirinya sendiri; pada saat ayahnya membentaknya, dia pun menjelaskan bahwa ibunya menangis dan juga terus menjelaskan semuanya adalah kesalahan Nedim.

Ibunya memberitahu dia bahwa dia ingin mencuri ayah Nedim, sehingga Cenk memberitahunya bahwa dia melemparkan dia keluar jendela dengan marah. Cenk lalu menyadari Cemre juga punya rahasia.

Seher dan Agah mengikuti anak-anak mereka menuju hotel; Mereka ingin berbicara mengenai apa yang harus dilakukan jika apa yang mereka tebak didalam terjadi.

Pada saat orang tuanya mengetuk pintu, Cenk mengatakan “Kami jatuh cinta.” Sebaliknya, Agah Bey menjelaskan putranya tidak akan mempercayai hal tersebut dan menyelidiki reaksi Cemre.

Ada black amplop dengan bintang dan juga sidik jari merah di atasnya dan tanggal. Walaupun semua laki-laki Agah telah berjuang selama setahun, mereka tidak bisa mendapati orang yang membawa amplop itu.

Pada saat Cemre mencari sesuatu di rumah tersebut, dia mendapati amplop hitam sama yang tidak tertulis di atasnya. Tidak tahu apa yang akan terjadi di tanggal 19 Juni 2019 yang tertulis di amplop juga membuat Agah merasa takut.

Şeniz mengetahui Cemre, Agah, dan Seher datang menuju kamar Cenk di malam hari dari seorang karyawan di tempat tinggal putranya. Ceren pergi menuju Şeniz untuk mencoba menanyakan apa yang terjadi.

Şeniz menjelaskan bahwa hasil DNA telah keluar dan juga bahwa dia telah mengetahui putranya adalah seorang anak dan juga memberikan gadis tersebut sebuah kalung berlian. Sementara, Cenk memberikan mawar untuk Cemre, yang berpendapat bahwa mereka harus memainkan permainan cinta.

Seniz memenuhi Ceren untuk melawan saudara perempuannya, memberinya gelang dan juga mengirimkan pikirannya. Seher mendengarkan gadis-gadis berperang. Ceren mengizinkan ibunya mendapati gelang yang disembunyikan dia di laci saudara perempuannya.

Seher pergi menuju toko perhiasan di kotak dan juga bertanya apakah itu asli. Dia mengetahui gelang itu asli dan juga Cenk membelinya. Sementara, Şeniz pun masuk. Dia membawa Seher dan juga berbicara.

Dia mencurigai obat Cemre Nedim, bertanya kepada dokter, namun dia membawa gadis tersebut keluar ruangan. Walaupun dokter tidak menyetujui Şeniz, dia pun memberikan suntikan adrenalin.

Pada saat wanita tersebut menyuntikkan ini, kekuatan besar datang menuju Nedim dan dia meremas tenggorokan wanita tersebut. Seluruh rumah berdiri, namun mereka hampir tidak bisa menyelamatkan Şeniz, dan Cemre memutuskan mengambil jarum yang dijatuhkan Şeniz dan memberikannya untuk diperiksa.

Cenk berusaha untuk menghentikan gadis tersebut dan mengambil jarum suntik dari tasnya. Membuang jarum suntik menuju tempat sampah dan memberitahu gadis tersebut. Meski Cemre mengira Cenk berusaha untuk melindungi ibunya, Cenk sebenarnya berusaha untuk dapat melindungi Cemre dari ibunya.

Cemre menyimpan jarum suntik yang asli dan membeli salah satunya dari apotek dan juga memasukkannya menuju dalam tas. Cemre memintanya bertemu dengan seorang teman dan memberikan pil serta semprit Nedim dan menganalisanya.

Cenk Cemre berbicara pada temannya; walaupun dia mengambil jarum suntik darinya, dia pun masih berpikir untuk pergi menuju suatu tempat dan masih berpikir gadis tersebut sedang mengotak-atik sesuatu.

Seher, yang marah terhadap percakapan dengan Şeniz mengenai mengklaim putrinya, pergi menuju ibu mertuanya. Seher memberitahu kepada Cenk bahwa Dia mau kasih Cemre terhadap Nedim supaya tidak disia-siakan. Seniz kasih cincin kepada Ceren.

Şeniz; Dia mengirim Cemre dari rumah sambil menjelaskan bahwa Nedim ada janji. Namun, gadis tersebut merasa tidak nyaman dan menghubungi Cenk dan membuat ayahnya bertanya mengenai kencan Nedim.

Mengetahui tidak ada janji, dia menjadi merasa panik Mendengar percakapan mereka, Seher pun turun tangan, marah dan juga merusak telepon gadis tersebut. Cemre lolos terhadap kesempatan pertama dan juga berangkat menuju mansion. Cenk juga naik pesawat menuju Istanbul. Mendengar putranya pergi tanpa sepengetahuan dia, Agah berangkat menuju Istanbul dengan mobil.

Baca selanjutnya: Sinopsis Zalim Episode 8