Sinopsis Film Fetih 1453 (2012) Lengkap

Diposting pada

Film ini diawali di Madinah di masa nabi Islam Muhammad, 627 M. Abu Ayyub yang memberi tahu para sahabat lainnya bahwa Konstantinopel yang akan ditaklukkan seorang komandan dan tentara yang diberkati.

Ceritanya pun tiba-tiba bergeser menuju abad ke-15. Sultan Muhammad al-Fatih yang diberi tahta oleh ayahnya Murad II pada saat dia berusia 12 tahun; dia pun mengetahui kematian ayahnya ketika memerintah Sanjak di Saruhan.

Hal ini pun mengakibatkan dia banyak berduka dan juga membuka jalan untuk naik takhta lagi, usai kematian saudaranya yaitu Fathıl IV. Ketika Sultan Mehmet yang pertama kali naik tahta, dia berusia 12 tahun.

Murad II, yang tercekik permusuhan politik dari para margrave dan juga wazirnya, melepaskan tahta sebab dampak dari kesedihan yang mendalam yang disebabkan kematian putra kesayangannya Mohamed dan menobatkan Mehmet.

Wazir Agung yaitu Halil Pasha, yang mempunyai pengaruh besar terhadap Janissaridan negara, tidak puas sebab situasi ini. Dia bermasalah dengan Sultan Mehmet yang menunjukkan bahwa penaklukan Konstantinopel begitu penting.

Dia membuat Sultan Murat yang mewarisi tahta lagi untuk mengantisipasi kemungkinan tentara salib menduduki wilayah Ottoman memanfaatkan Mehmet. Mehmet diskors dari tahta dan kemudian dikirim ke Sanjak Saruhan.

Sekarang, Mehmet yang berhasil naik takhta lagi dan lebih kuat. Target prioritasnya yang masih penaklukan Konstantinopel. Dia mengerjakan semua yang akan membawa dia ke target. Pada awalnya, Mehmet memutuskan bahwa dia pun harus hidup damai dengan negara-negara yang berdekatan hingga dia membuat persiapan kampanyenya.

Dia mengirim utusan menuju Negara Kepausan, menuju Kerajaan Hongaria – Despotate Serbia – Kerajaan Polandia – Republik Genoa dan menuju Republik Venesia serta memberi tahu mereka tentang niatnya hidup dalam damai.

Dia memulihkan galangan Gallipoli dan sebab tindakan ini, 100 galai bisa diproduksi di sana dalam setahun. Sementara Kaisar yaitu Bizantium Constantine XI Palaiologosmengira, Sultan Mehmet tidak berpengalaman dan juga kurang pandangan ke depan.

Konstantinus menuntut alokasi besar, mencoba memanfaatkan kepemilikannya terhadap Pangeran Orhan yang tertawan guna keuntungannya.

Tujuan utama Konstantin yaitu sanggup membuat Sultan Mehmet kehilangan reputasinya dengan menyerah pada tuntutannya. Namun Sultan Mehmet tampaknya menerima tuntutannya, tetapi hal itu hanyalah strategi penipuan.

Usai berita pemberontakan Karaman diterima, pasukan Ottoman berangkat menuju Akşehir. Karamanoğlu İbrahim tidak mengharapkan tentara yang perkasa. Dia hanya menuntut perdamaian.

Sultan Mehmet menerima perdamaian, sebab dia tidak ingin pasukannya dirugikan jika tidak perlu. Usai ekspedisi militer, selama perjalanan pulang, sekelompok tentara menghadang tenda negara dan kemudian meminta bayaran.

Mereka tidak benar-benar terlibat di dalam pertempuran. Sebagai tanggapan, Sultan Mehmet lalu mengirimkan penobatan. Dia juga mengirim menuju pengasingan master janisari Kurtçu Doğan. Janissary merupakan sekutu Wazir Agung Halil Pasha. Dengan insiden tersebut, Mehmet benar-benar menguasai pasukannya.

Usai kembali menuju Adrianople, Mehmet mengirim utusan ke[ada Kaisar Constantine dan dia pu menyatakan bahwa dia tidak akan lagi mengirim subsidi guna penahanan lanjutan Orhan.

Menyusul insiden tersebut, Mehmet membangun Bogazkesen Benteng di Benteng Anatolia. Dia lalu sepenuhnya bermaksud berperang melawan Kekaisaran Bizantium . Dan di tahun 29 Mei 1453, tentara Bizantium di benteng kewalahan ketika menghadapi Sultan Mehmet dan pasukannya.