Sinopsis Youth Of May Episode 1-2

Diposting pada

Tulang ditemukan terkubur di lokasi konstruksi. Dimana kerangka tidak teridentifikasi, polisi mengirim tulang tersebut menuju departemen forensik. Seorang pria menyaksikan berita dan terisak-isak, menundukkan kepalanya saat di stasiun kereta.

tahun 1980 ketika protes melanda jalanan. Mereka ini ingin siswa dibebaskan dari hukuman penjara yang salah. Sebuah mobil menggeram di belakang mereka semua, pada saat seorang anak laki-laki bernama Hee-Tae lewat dan dia menuju ke dealer, menjual mobilnya untuk mendapatkan uang tunai.

Kembali menuju ruang asrama, siswa lain tidak senang pada saat mereka melihat Hee-Tae kembali. Mengingat dia menghindari protes di jalan, In-Jae lalu menghadapinya. Hee-Tae menertawakannya dan berusaha memeluk bocah itu namun dia tidak memilikinya.

Faktanya, Hee-Tae menerima pukulan di wajah sebab masalahnya.Mantan pacarnya Yu-Jin sama tidak menentu, mengatakan terhadap Hee-Tae bahwa mereka harus menikah usai putus dengannya seminggu sebelumnya.

Dia menginginkan suami yang sukses namun pada saat dia mengatakan tidak pada lamarannya, dia memukul wajahnya dengan tas.Hee-Tae menuju rumah sakit berikutnya namun pada saat bel alarm berbunyi, dia menyaksikan dengan ngeri ketika dokter berlomba ke Unit Perawatan Intensif.

Meskipun telah membayar tagihan medis, Hee-Tae kemudian diberitahu oleh dokter bahwa Seok-Chool mungkin tidak akan selamat. Dia perlu mengucapkan selamat tinggal. Ketika dia dengan lemah menyebut rumah, Hee-Tae setuju. Mereka harus membawa dia pulang.

Sementara itu di rumah sakit Gwangju, Myung-Hee bekerja sebagai perawat dan dia bekerja sangat keras. Perawat lain tidak begitu senang dengan etos kerjanya, percaya itu membuat mereka terlihat buruk.

Pada saat Myung-Hee berdiri untuk dirinya sendiri di depan seorang pasien yang begitu kurang ajar, dia dipanggil menuju kantor Direktur untuk menjelaskan tindakannya. Kantor yang sama diman tempat Hee-Tae berada.

Bagaimanapun, Myung-Hee disuruh pergi dan juga keinginan Hee-Tae gagal. Myung-hee bersiap pulang ke rumah, di mana dia bertemu dengan temannya Soo-Ryeon. Keduanya disambut oleh Soo-Chan, yang kembali dari perjalanan bisnisnya.

Ketika dia merayu Myung-Hee dengan ringan, dia menerima surat dari universitas yang mengkonfirmasi bahwa dia telah diterima. Tetapi dia akan menunda pergi dulu sehingga dia daat menghemat uang.

Hee-Tae pindah kembali menuju kamar asrama namun mendapati dirinya terbangun dengan kasar di tengah malam. Itu adalah Ayahnya, dan dia memaksa anak tersebut kembali ke rumah.

Dia cukup keras, dan kemudian memaksa Hee-Tae untuk menulis pernyataan tertulis mengenai keberadaannya dan apa yang terjadi di malam sebelumnya.

Memanfaatkan analogi tumbuhan, Ki-Nam pada dasarnya memberi tahu kepada Hee-Tae bahwa dia tidak berguna. Sambil berlutut, Hee-Tae meminta uang sebagai imbalan untuk bisamelakukan apa pun yang dia minta.

Di tempat lain, Soo-Ryeon ditangkap sebab membobol pabrik Ayahnya dan mencetak selebaran untuk protesnya nanti. Di pagi hari dia dibebaskan namun ketika ayahnya mengetahuinya, dia sangat marah terhadapnya. Bahkan, dia menjebaknya pada kencan buta.

Soo-Ryeon meyakinkan kepada Myung-Hee untuk menggantikannya, dengan maksud memberikan uang untuk tiket pesawat sehingga dia dapat pergi ke universitas di Jerman. Terungkap pria yang akan dia kencani adalah Hee-Tae.

Dalam perjalanan, Hee-Tae menyaksikan seorang anak laki-laki yang tertabrak mobil dan itu membawa kembali kenangan mengenai Seok-Chool. Sementara dia merasa terkejut, Myung-Hee berlari melewatinya dan memeriksa anak tersebut.

Syukurlah dia dalam kondisi baik-baik saja. Myung-hee membungkus lengannya dan bocah tersebut akhirnya pulih. Ketika mereka berdua menuju rumah sakit, Myung-Hee tiba di kencan makan malamnya dan juga memperkenalkan dirinya sebagai Soo-Ryeon.

Baca selanjutnya: Sinopsis Youth of May Episode 3-4