Sinopsis Youth of May Episode 3-4

Diposting pada

Myung-Hee yang bergegas menemui teman kencannya. Ketika dia duduk di seberangnya, Myung-Hee mencoba mengingat aturan yang diperintahkan oleh Soo-Ryeon padanya. Myung-Hee cukup eksentrik dan kemudian memutuskan untuk memilih bir sebagai permulaan.

Hee-Tae lalu mengikuti jejaknya dan minum dari botol. Lucunya, semua yang Myung-Hee lakukan untuk mencoba dan juga mencegahnya agar dapat membuat Hee-tae benci justru ini menjadi bumerang untuknya. Myung Hee terkejut mengetahui bahwa dia sedang berbicara dengan Hee-Tae, yang dikenal menyelesaikan dengan nilai tertinggi di universitas.

Keduanya mempunyai kencan yang sangat bagus, dengan Myung-Hee yang melakukan yang terbaik untuk menghalangi Hee-Tae namun gagal dalam segala hal. Bahkan berbelanja tidak berjalan sesuai dengan rencana, dengan Hee-Tae yang melihat melalui aksinya mengingat Myung-hee yang berjuang saat mengenakan sepatu hak.

Bagaimanapun, Hee-Tae pada akhirnya mengantarnya pulang dengan taksi. Dalam gerakan yang begitu sangat menyentuh, dia benar-benar memberinya sepatu baru juga tanpa sepengetahuan Myung-hee. Mereka sangat cocok namun Soo-Ryeon khawatir Hee-tae orang yang cabul.

Mengingat bagaimana Hee-tae dapat tahu ukuran sepatuny yang dikenakan Myung-hee. Keesokan hari Hee-tae meraih gadis itu, menyelamatkannya dari kemacetan lalu lintas. Myung-Hee yang mencoba bergegas menuju bus tetapi Hee-Tae mengikuti, mempermalukan dia di hadapan semua orang dengan memintanya untuk berkencan lagi.

Myung-Hee bergegas melihat adiknya Myeong-Soo yang berlomba di stadiun. Melalui determinasi dan ketabahan murni, Myeong-soo berhasil finis kedua dan juga mendapatkan tempat di tim.

Ketika ayah mereka, Hyun-Chul, muncul, paling tidak suasana dapat menjadi tegang. Usai makan, Hyun-chul membawa Myeong-Soo ke toko untuk membeli sepatu lari baru.

Kembali ke rumah kontrakan Myeong-hee, Myeong-Soo berbicara dengan kakaknya dan mempertanyakan apakah dia benar-benar membencinya di rumah. Mengingat ayahnya yang tidak tahu Myung-hee akan pergi, Myung-soo merenungkan saat-saat mereka dulu bahagia dia ingin keduanya berdamai.

Pagi hari, Myeong-Soo muncul dan bersiap pelatihan. Sayangnya Jung-Tae tersinggung dengan sepatu yang dikenakan oleh Myeong-soo yang mirip dengan sepatu dikenakan oleh Jung-tae. Walaupun jelas yang dikenakan Myeong-soo merupakan tiruan. Jung-tae menggertaknya, memanggilnya seorang pengemis. Sehingga ini membuat Myeong-soo marah.

Sementara, Soo-Ryeon kembali menuju asrama tempat semua pengunjuk rasa duduk menunggunya. Mereka curiga mengenai bagaimana dia dibebaskan lebih dulu dan yakin dia mendapatkan perlakuan istimewa.

Soo-Ryeon lalu mengingatkan mereka tentang pabrik dan juga pada akhirnya pergi, tidak senang sebab teman-temannya percaya dia berada di kelas yang berbeda dengan mereka.

Malam bergulir dan Myung-Hee dan Hee-Tae bersiap kencan kedua mereka. Kali ini Hee-Tae sangat nyata dengan dia dan memberi tahu kepada Myung-Hee bahwa dia spesial baginya dan juga dia membuatnya tertawa. Satu-satunya masalah yaitu Byeong-Cheol, rekan kerja Myung-Hee, yang kebetulan juga ada di sana.

Dia berbicara begitu keras kepada temannya, menjelek-jelekkan Myung-Hee. Hee-Te melihatnya terlihat tidak nyaman dan juga berjalan mendekat, menumpahkan air dingin menuju ke kepala anak laki-laki itu. Dia memberitahu kepadanya untuk berhati-hati dengan apa yang dia katakan mulai sekarang.

Myung-Hee lalu bergegas pergi, pada akhirnya terpeleset dari tangga. Tidak menerima jawaban tidak, Hee-Tae lalu mengangkatnya dan membawa gadis tersebut ke tempat lain. Di sana, dia membungkus pergelangan kaki Myung-hee yang terkilir ketika mereka berdua mengagumi kelopak bunga yang bertebaran dengan malas ke tanah.

Ketika mereka berbicara, Hee-Tae membenarkan bahwa dia memasuki Festival Lagu Universitas. Dia ingin dia disana dan juga dia setuju untuk mengawasinya. Mereka berdua sepakat untuk kencan yang lain sebelum musim bunga tersebut berakhir.

Pada saat di rumah Soo-Ryeon, Myung-hee membicarakan mengenai kencan berikutnya dengan Hee-tae kepada Soo-ryeon. Soo-ryeon untuk tidak melakukannya mengingat teman-temannya sudah dibebaskan.

Saat turun, Soo-ryeon diminta oleh ayahnya untuk memilih hadiah yang diberikan dari Hee-tae. Namun lebih mengejutkan bahwa Hee-Tae juga ada disana. Hee-tae melihat Soo-Ryeon dan Myung-Hee bersama. Tidak ingin membuka kedoknya, Hee-tae menyapa Soo-Ryeon sambil melirik Myung-Hee dan melemparkan senyum.

Baca selanjutnya: Sinopsis Youth of May Episode 5-6