Sinopsis Film The Box (2021) Lengkap

Diposting pada

Film ini dimulai, seorang pria bernama Minsu yang mabuk mengumpat usai dia dikhianati oleh artis yang dia besarkan bernama Rothy. Minsu berjanji akan menemukan bintang yang akan membuat Rothy terlihat bukan apa-apa.

Minsu pergi dengan naik taksi, saat pemberhentiannya dia mendengar suara merdua yang dinyanyikan oleh seseorang. Dia berjalan ke arah sumber suara yang berasal dari seorang valet bernama Jihun.

Segera Minsu menawarkan kontrak secara langsung kepada Jihun berjanji akan membawanya ke Golden Singer. Namun Jihun menolak kontrak itu ketika penagih hutang menghampiri Minsu. Minsu segera pergi dengan membawa Jihun untuk ikut bersamanya lebih dulu.

Tiba di dermaga, di dalam mobil Jihun melihat sampul album Rothy dan dia melihat tulisan tertulis produser Kim Minsu. Jihun mulai percaya pada Minsu. Namun Jihun mengungkapkan bahwa dia merasa gugup tampil dihadapan orang banyak.

Minsu yang menyadari Jihun demam panggung, Minsu segera membuatnya untuk tampil di tempat umum. Minsu menempatkan Jihun di dalam kardus besar untuk menghilangkan demam panggungnya. Saat dia mulai bermain gitar, dia ambruk saat sirkulasi pernapasannya terbatas.

Jihun teringat masa kecilnya, saat itu Jihun memegang gitarnya saat ayahnya terus memukuli ibunya. Jihun yang tidak kuat pergi meninggalkan mereka. Jihun terbangun, dia menyadari dia berada di rumah Minsu.

Saat mereka makan bersama dengan ibu Minsu, Ibu Minsu melihat Rothy tampil di Tv. Ibu Minsu mengatakan kepada Jihun bahwa Minsu telah bekerja keras untuk kesuksesan Rothy namun Rothy mengkhianatinya. Ibu Minsu lalu meminta kepada Jihun untuk menjaga putranya tersebut.

Malam hari, Jihun menerima kontrak tour untuk tampil di 10 kota dimana dia akan tampil di cafe dan di jalanan. Esok hari mereka pergi ke Jeonju, Jihun dan Minsu berada di kafe. Jihun tampil dibalik kardus besar dengan menampilkan musik pop namun para pengunjung tidak menyukai musik tersebut mereka menginginkan musik rock n roll.

Segera Jihun menunjukkan keahliannya mengiringi musik Rock n Roll yang membuat pengunjung merasa bahagia. Pemilik restoran menawarkan kerja sama kepada Minsu agar Jihun tampil selama satu 1 bulan di tempatnya. Namun Minsu menolak tetapi sebelum pergi, pemilik restoran memberikan sejumlah uang kepada Minsu.

Di hari berikutnya, mereka tiba di Gwangju. Minsu meminta Jihun untuk tampil bersama dengan pengamen disana. Awalnya Jihun menolak tetapi atas desakan Minsu, Jihun melakukannya. Jihun berduet dengan pengamen tersebut yang pada awalnya dia gugup. Tetapi perlahan, Jihun menikmati permainannya meskipun harus bersembunyi di balik kardus.

Di kota Yeosu, Minsu membawa Jihun menuju restaurant tempat seorang wanita Nana tampil di atas panggung. Nana adalah gadis buta sekaligus pemilik restauran itu. Nana bertanya kepada Minsu apa yag membuatnya kemari.

Minsu mengatakan bahwa dia ingin membuat Jihun tampil namun dia hanya bernyanyi di dalam kotak. Nana lalu mengatakan kepadanya untuk membawa Jihun besok saat para tamu sedang kosong. Esok hari mereka datang menemui Nana. Jihun diminta untuk tampil.

Jihun tampil memainkan lagu dan musiknya di balik box. Nana mengagumi kemampuan Jihun. Nana lalu meminta kepada Minsu untuk membuka box-nya. Nana lalu meminta kepada Jihun untuk tampil bersamanya.

Namun Jihun mengatakan bahwa dia tidak bisa. Nana lalu mengatakan untuk menutup matanya dan tidak ada yang lain selain musik. Segera Jihun melakukannya dia pun segera mulai mendapatkan manfaatnya tampil tanpa box.

Esok hari, Nana dan Jihun bersiap untuk tampil di hadapan para pengunjung. Namun saat musik bermain, Jihun mulai gugup dan keringat dingin. Jihun tidak bisa melakukannya, dia memutuskan pergi dan menabrak seorang waiter.

Jihun keluar dari restaurant menuju keluar berteriak sejadi-jadinya atas kegugupannya itu. Jihun mulai frustrasi atas kelemahannya itu, dia merenung di kamar mandi.

Sementara itu Minsu meminta maaf kepada Nana atas insiden itu. Nana memintanya untuk tidak terlalu memaksa Jihun terlalu keras, dan selalu ada untuknya menerima Jihun seperti seorang teman.

Minsu masuk ke penginapan melihat Jihun membungkus dirinya dibalik selimut. Minsu meminta Jihun bangun untuk makan sebab perjalanan mereka masih panjang dan kontrak masih berjalan. Esok hari mereka menuju Gyeongju, Jihun mulai ceria, dia tampil di dalam box diiringi dengan pemain musik lain dihadapan para pengunjung di tempat wisata.

Usai itu, mereka tiba di Ulsan, Jihun tampil di tempat wisata mercusuar Ganjeolgot. Jihun tampil di dalam box dan mulai merasa nyaman. Bahkan para pengunjung menikmati musik dimainkan olehnya hingga berfoto dengan box itu.

Usai itu esok harinya, Minsu memutuskan untuk menjual mobilnya untuk biaya mereka selanjutnya. Minsu dan Jihun melanjutkan perjalanan dengan bantuan dari teman Minsu. Saat di perjalanan, Jihun meminta untuk berhenti usai dia melihat poster festival musik Ganjeolgot disana. Jihun mengatakan kepada Minsu bahwa dia memutuskan untuk tampil di festival musik tersebut.

Di festival itu, jihun memainkan musiknya di dalam box, dia memainkan musik country. Semua yang hadir menikmati musik yang dimainkan oleh Jihun. Mereka berjoget bersama.

Usai itu mereka melanjutkan perjalanan, saat di perjalanan, Jihun mengungkapkan bahwa saat dia menutu mata dia melihat dunia yang jauh lebih besar. Jihun berpikir untuk mencoba untuk tampil di luar kotak. Esok hari, mereka pergi dealer motor kenalan dari Minsu.

Mereka mengambil motor dari sana lalu memutuskan pergi menuju perkemahan. Saat itu Jihun melihat orang-orang bermain musik dan menari. Minsu memberi tahu kepadanya bahwa itu adalah musik gipsi yang penuh kebebasan tanpa adanya batasan.

Saat mereka berdua, Minsu mengatakan kepada jihun apakah dia sudah siap untuk tampil tanpa box. Jihun mengatakan bahwa dia masih memikirkannya. Minsu lalu mengatakan untuk bermain dengan sesukanya dengan caranya sendiri.

Minsu mengeluarkan kertas kontrak lalu menempatkanya ke dalam perapian mengatakan bahwa ini sudah berakhir. Jihun merasa dicampakkan dia mempertanyakan untuk apa Minsu jauh-jauh membawanya kesini dan menjaminnya.

MInsu lalu mengatakan kamu akan baik-baik saja sendiri. Minsu pergi, Jihun mulai manbuk, dia berjalan ke panggung memutuskan memainkan musik tanpa adanya box.

Jihun membuang pikiran yang mengganggunya lalu berteriak dan memainkan musiknya. Semua orang menari dan bermain musik dengan riang. Seketika Minsu datang mengacungkan jempolnya kepada Jihun. Mereka berdua lalu berbicara, Jihun menyadari Minsu melakukan ini dengan sengaja sebelumnya agar dia memiliki keberanian untuk tampil. Minsu mengatakan bahwa dia telah lulus.

Esok hari, mereka menuju Busan. Jihun tampil di pantai dihadapan orang-orang yang ada disana. Semua orang menikmati musiknya. Di akhir, Jihun berjalan di lorong gedung untuk menjalani audisi ditemani oleh Minsu.

Minsu berhenti Jihun melanjutkan langkah bersiap tampil di atas panggung dihadapan seorang manager disana. Jihun bersiap untuk tampil dengan lagu ciptaannya. Saat Jihun bersiap bernyanyi, dia menutup mata. Saat membuka mata, film ini pun berakhir.