Sinopsis Kurulus Osman Episode 1

Diposting pada

Osman membuat pedang baru bagi Aybars yang merupakan putra dari Bamsi. Segera Aybars akan menikah dan pedang menjadi hadiah pernikahan untuknya. Osman bersumpah pada Bamsi bahwa bendera ayahnya dan juga pedang baru akan dibawa menuju seluruh dunia guna menciptakan negara baru untuk rakyatnya.

Dundar Bey memimpin suku saat ini. Suku tersebut telah hidup damai selama 25 tahun. Aybars meninggalkan desa dengan Osman guna mengirimkan karpet, bulu dan juga senjata pada Tekfur yang merupakan penguasa tanah dan juga tinggal di kastil Kuluchaiser.

Hadiah tersebut guna memperkuat kesepakatan baru seperti yang diatur sebelumnya oleh Ertugrul dan juga akan ditandatangani Dundar Bey. Aybar meninggalkan Burcin yang cantik yang merupakan tunangan dia untuk menunggu hingga dia kembali dalam pernikahan mereka.

Osman menentang adanya pemberian hadiah dan juga pendantanganan Perjanjian dan juga lebih memilih menyerang kastil daripada memberikan hadiah pedang buatan tangan terhadap Tuhan hanya untuk menjaga perdamaian.

Dundar Bey, Osman, Kaiz dan Gunduz mencapai kastil Kuluchaiser dan disambut Tekfur, istrinya Sofia dan juga pelindung kastil, Komandan Kalonos. Osman pun merasa tidak nyaman dan juga memperhatikan orang-orang bersenjata mencurigakan di benteng.

Tidak lama sebelum usaha dilakukan pada hidup mereka namun para pembunuh kabur. Aliser Bey adalah penguasa negeri tetangga itinge menentang perjanjian baru yang ditandantangani Kais.

Dia merasa tidak senang usaha pembunuh guna menghentikan perjanjian yang ditandatangani telah gagal. Kais dan Tekfur berkumpul di ruangan Royal. Dundar Bey lalu menuntut Tekfur mendapati orang-orang yang bertanggung jawab guna berusaha membunuhnya.

Tekfur menjelaskan kepadanya bahwa sebagian imbalan, dia akan menandatangani perjanjian apapun yang diberikan oleh Kais terhadapnya. Ini jelas bukan yang dinginkan oleh Komandan Kalonos. Usahanya guna mencegah Tekfur diperhatikan Osman.

Osman diberi izin pergi ke perbatasan guna mencari kelompok bandit perampok. Komandan Kalonos belum mampu menangkap para bandit. Bukan hanya dia tidak senang, Dundar Bey merasa iri ketika Tekfur memberikan misi menangkap bandit terhadap Osman.

Dia pun melihat tindakan tersebut sebagai mengabaikan kepemimpinannya dan juga melampau kepalanya. Sofia merupakan istri Tekfur, cukup licik dan juga jahat. Dia pun menggorok leher dua pembunuh yang gagal dalam membunuh Osman dan Dunder.

Dia pun sekali lagi mengirim pembunuhnya guna menyelesaikan pekerjaan dan juga membunuh Osman. Sementara Osman dan Aybars meninggalkan kastil menggunakan kuda mereka tanpa mengetahui bahaya.

Osman memberi tahu kepada Aybars bahwa suatu hari akan ada perang dan Negara baru akan muncul. Sedikit lebih jauh terhadap dua Kais disergap kelompok bandit dengan tujuan hanya untuk membunuh Osman. Para bandit mengalahkan kedua pria tersebut.

Aybar terluka dalam pertarungan dengan Osman yang ditinggalkan untuk mati dan juga terbaring di genangan air berlumpur. Kudanya mencoba menyelamatkannya. Osman kemudian ditemukan dua wanita yang membantu dia untuk sadar kembali.

Seorang wanita secara khusus membersihkan lumpur dari wajahnya dan juga menempatkannya dalam posisi dimana dia bisa mencapai kudanya ketika dia sadar kembali. Osman bisa melihat wajahnya yang cantik ketika dia merawatnya dan selanjutnya seperti dalam penglihatan dia pergi.

Osman mendapati kembali kekuatan untuk mencari Aybars. Dia mendapati saudaranya hampir tidak hidup dan juga membawanya ke kudanya dan kemudian berjalan pulang. Genderang ditabuh di gerbang desa Kayi, memperingatkan semua orang di dalam bahwa mereka mendekat.

Saat mereka melihat bahwa itu Osman dan dia membawa Aybars terluka, mereka mulai berduka. Aybar meninggal di dalam pelukan ayahnya. Burcin patah hati menyalahkan Osman terhadap kematian kekasihnya.

Osman kemudian meminta Bamsi memaafkannya sebab tidak melindungi putranya. Bamsi mengangkat putrnaya dan membawanya ke tenda. Dia berbicara pada Suku dan memberi tahu mereka bahwa putranya sekarang diberkati dan hari ini hari suci sebab dia telah menjadi ayah dari seorang marti.

Dua wanita yang berhenti dalam upaya membantu OSman sebelumnya, tiba di Kastil Kuluchaiser. Mereka sedang dalam misi. Mereka memasuki kapel dan bertemu seorang biksu yang menunggu mereka. Mereka datang ke kastil memanfaatkan kata sandi dan mereka mencari relik suci.

Komandan Kalonos dan Sofia saling mencintai dan juga merahasiakan perselingkuhan mereka dari Tekfu. Sofia sedikit penyihir dan juga penyelidikan kegelapan. Dia bertanggung jawab menyergap Osman dan Aybars.

Gadis cantik yang Osman saat di air lumpur duduk disisi tempat tidurnya Di Kuluchaiser Castle memimpikan prajuit kuat yang dia selamatkan dan juga terus memvisualisasikan wajahnya. Ayabr dibaringkan dan usai pemakaman Bamsi Bey memberikan Osman pedang putranya.

Osman bersama pasukan lainnya berencana untuk membalas dendam. Tugas pertama memasuki Kastil Kuluchaiser secara rahasia dan juga berbicara dengan Tekfur. Osman memasuki kastil berbicara dengan Tekfur.

Dia membuat Tekfur sadar bahwa bandit yang sama yang berusaha membunuhnya saat merkea datang untuk menandatangani perjanjian juga dikirim untuk membunuh dia yang mengakibatkan kematian Aybars. Osman yakin pengkhianatan tersebut datang dari dalam tembok kastil.

Dia memperingatkannya agar tidak mempercayai siapapun dan dia harus mencurigai istrinya sendiri dan juga komandan Kalonos. Tekfur akhirnya mempercayainya usai melihat istrinya dalam pelukan Kalonos. Kalonos mencekik Tekfur hingga tewas sementara itu istrinya melihat itu. Mereka raih tubuhnya membuangnya ke luar jendela.

Tubuh mendarat di kaki Osman yang berjalan. Osman segera naik ke atas namun dia memasuki ruangan Sofia. Dia segera bertemu dengan biarawati dan mengenali wajah gadis tersebut sosok yang telah menyelamatkan hidupnya. Dia memberi tahunya bahwa dia pikir dia seorang malaikat saat dia menyelamatkannya namun dia merasa biarawati adalah seorang pembunuh.

Baca selanjutnya: Sinopsis Kurulus Osman Episode 2