Sinopsis Episode Terakhir Blue Birthday Episode 16

Diposting pada

Seojun dilarikan ke rumah sakit yang membuat Harin merasa sangat sedih. Esok hari, Harin yang berada di sisi Seojun, dibangunkan oleh Ibu Seojun. Harin dihadapkan dengan detektif. Detektif ingin berbicara dengan Harin. Di luar ruangan, Detektif mengatakan kepada Harin bahwa Hyemin ingin bertemu dengannya di ruang investigasi.

Harin tiba di kantor polisi menghadapi psychopat Hyemin. Hyemin menceritakan kronologi saat penusukan terjadi. Di waktu sebelumnya, Seojun memegang pisau ukir untuk menusuk Hyemin.

Namun Seojun tidak ingin melakukan hal buruk itu. Tetapi Hyemin memanfaatkan situasi dengan mengeluarkan pisau karter dari sakunya lalu menusuk perut Seojun. Namun Seojun diselamatkan saat Hyemin mendengar mobil polisi.

Saat ini, Hyemin mengungkapkan kepada Harin bahwa dia akan menyiksanya bahkan hingga dia mati. Sebab ini adalah cara untuk membuat Seojun sengsara. Harin mulai emosi, dia berdiri memperingatkan Hyemin dengan mengatakan bahwa dia akan membayar harga paling mengerikan.

Saat Harin keluar, dia menerima panggilan dari Ibu Seojun terkait dengan kondisi Seojun. Harin bergegas pergi ke rumah sakit. Sementara itu, Hyemin bersiap untuk dipindahkan oleh detektif.

Saat dia dimasukkan ke dalam mobil oleh detektif, Hyemin melawan. Hyemin kabur, Namun kesialan menimpa Hyemin pada saat mobil melintas dihadapannya yang membuatnya tertabrak dan kemudian meninggal.

Di rumah sakit, Harin merasa terharu melihat kondisi Seojun yang sadarkan diri. Mereka berdua lalu mendengarkan musik dengan senyum kebahagiaan di wajah mereka.

Beberapa bulan kemudian, di depan gerbang Harin menunggu Seojun. Dia dihampiri oleh Eunsung. Eunsung nampaknya ingin mengatakan perasaan padanya. Namun dia ragu, saat Seojun memanggil Harin dari jauh. Eunsung berniat untuk pergi, tetapi dia kembali menghadapi Harin.

Dia bertanya kepada Harin apakah dia benar-benar datang dari masa depan. Harin mengggumam, Eunsung bertanya lagi apakah dia berteman dengannya di masa depan. Harin mengatakan bahwa itu tentu saja dan mengungkapkan bahwa Eunsung adalah teman terbaiknya.

Eunsung pergi, Seojun datang menghampiri Harin. Harin bertanya kepada Seojun apakah dia ingin menjadi kekasihnya. Seojun tentu saja menjawab Iya.

Waktu terus berlalu, Harin telah dewasa. Harin tetap bekerja di animal medical center. Sementara Seojun memilih jalan menjadi fotografer daripada menjadi dokter. Seojun berbicara pada Ibunya bertanya apakah dia ingat di hari itu ini terkait dengan kepergian Hyemin.

Di masa lalu, Seojun berbicara dengan Ibunya. Ibu seojun mengungkapkan rasa kesedihan dan penyeselannya. Ibu Seojun mengatakan bahwa seandainya dia lebih perhatian kepada Hyemin mungkin ini tidak akan terjadi.

Usai itu Ibu Seojun mengatakan kepada Seojun untuk hidup dengan apa yang dia inginkan, alih-alih merawat orang lain. Inilah yang melatarbelakangi Seojun memilih menjadi fotografer sesuai keinginan dia.

Di waktu sekarang, Seojun mengatakan kepada Ibunya bahwa mereka memiliki masa lalu yang kelam namun mereka harus mempunyai kehidupan masa depan yang bahagia selamanya.

Harin dan Seojun berjalan bersama, dengan cincin yang melingkar di jari Seojun. Ini nampaknya mereka telah terikat satu sama lain. Mereka berdua membicarakan mengenai kejadian saat Hyemin menusuk perut Seojun.

Dimana polisi datang tepat waktu. Terungkap di masa lalu, Harin berhasil menyelamatkan anak anjing yang hampir tertabrak sehingga polisi datang tepat waktu untuk menyelamatkan Seojun. Namun jika anak anjing itu tertabrak inti tentu saja membuat kemacetan sehingga polisi akan terlambat datang.

Saat ini, Seojun bersyukur polisi datang tepat waktu saat itu, jika tidak, momen kebahagiaan mereka berdua saat ini tentu saja tidak akan terjadi. Mereka berjalan bahagia bersama dan drama ini pun berakhir.