Sinopsis Film Greenland (2020) Lengkap

Diposting pada

John Garrity merupakan seorang insinyur struktural yang tinggal di Atlanta bersama dengan istrinya yang terasing yaitu Allison, dan putra penderita diabetes mereka , bernama Nathan.

Dia kembali menuju ke rumah untuk menyaksikan lewatnya komet antar bintang yang baru ditemukan yang bernama Clarke, bersama dengan keluarga dan tetangganya, belajar dari berita Clarke bukanlah objek tunggal, namun terdiri dari ratusan pecahan batu dan es.

Ketika berada di toko, John menerima pesan otomatis yang aneh dari DHS yang memberi tahu kepada dia bahwa dia dan keluarganya telah dipilih perlindungan darurat. Bingung dan juga khawatir, dia kembali menuju ke rumah tepat saat pecahan komet memasuki atmosfer di televisi langsung.

Sebelumnya diperkirakan mendarat di dekat Bermuda, fragmen tersebut malah menyerang di Florida Tengah, menghancurkan sebagian besar negara bagian. John yang sekali lagi menerima panggilan dengan instruksi untuk menuju Pangkalan Angkatan Udara Robinsuntuk penerbangan evakuasi.

Segera Keluarga Garrity kemudian memahami dari tetangga mereka Ed bahwa Clarke ternyata berada di jalur tabrakan langsung dengan Bumi, dan juga seluruh planet akan dibombardir dengan ratusan fragmen di dalam dua hari ke depan dalam peristiwa bencana, dimana fragmen terbesar diperkirakan akan menyebabkan tingkat kepunahan.

Di Robins, ketika menggabungkan barang-barang mereka dalam satu tas, keluarga tersebut menemukan insulin Nathan tertinggal di dalam mobil. John bergegas kembali, sementara Allison dan juga Nathan diberitahu mereka tidak dapat naik karena diabetes Nathan, dan selanjutnya dikawal dari pangkalan.

Menyadari apa yang sedang terjadi, John meninggalkan pangkalan ketika massa yang panik menerobos masuk, menghancurkan beberapa pesawat evakuasi saat tembakan menyulut bahan bakar jet. Kembali menuju ke mobil mereka, dia mendapati catatan Allison bahwa mereka pergi menuju ke ayahnya di Lexington, Kentucky.

Setelah mendapati pasokan medis dari toko dijarah, Allison dan Nathan dijemput Ralph dan Judy Vento. Terhadap keberatan Judy, Ralph lalu menculik Nathan, berharap menggunakan dia dan gelang untuk naik pesawat. John menumpang truk bersama dengan orang-orang yang selamat dari pangkalan.

Seorang pemuda yang bernama Colin mengatakan padanya bahwa mereka akan pergi ke Osgoode, Ontario, dimana pesawat pribadi terbang menuju ke Greenland , tempat evakuasi. Pria lain yang melihat gelang John dan juga berusaha melawannya, menyebabkan truk tersebut jatuh dan Colin terbunuh.

Orang yang bermusuhan tersebut kemudian dibunuh John sebelum dia pergi. Kembali menuju di lokasi evakuasi, Ralph dan Judy yang enggan ditangkap usai gagal lulus sebagai orang tua Nathan, dan juga Allison dan Nathan bersatu kembali tidak lama kemudian di kamp FEMA di seberang jalan.

Keesokan hari, John mengetahui jutaan orang telah tewas dalam dampak di seluruh dunia dan juga fragmen terbesar akan berdampak dalam waktu sekitar 24 jam. Mencuri mobil, John pada akhirnya mencapai ayah mertuanya yaitu Dale, dan Nathan dan Allison tiba tidak lama kemudian.

Ketika menonton berita, keluarga tersebut mengetahui kompleks bunker bawah tanah di dekat Pangkalan Angkatan Udara Thule di Greenland tempat dimana para pengungsi pergi. John lalu menyadari bahwa mereka memiliki cukup waktu mencapai Osgoode, jadi dia, Allison, dan juga Nathan memutuskan pergi.

Menolak untuk pergi, Dale memberi mereka truk miliknya. Beberapa jam selanjutnya, di Upstate New York , keluarga ini terjebak dalam kemacetan lalu lintas ketika hujan puing-puing cair turun, namun berhasil mencari perlindungan di bawah jalan bawah tanah.

Usai itu, mereka melanjutkan ke Kanada, mengetahui fragmen terbesar Clarke memiliki lebar 9 mil dan ini akan berdampak pada Eropa Barat, dengan efek lanjutan diperkirakan akan melenyapkan lebih dari 75% semua kehidupan di Bumi. Di malam itu, mereka tiba di bandara Osgoode dan kemudian membujuk pilot pesawat terakhir membawa mereka.

Keesokan hari, saat mereka terbang di atas Greenland, fragmen yang lain menyerang di dekatnya, mengakibatkan mereka jatuh ke tanah. Kecelakaan tersebut membunuh pilot. Para survivor menurunkan truk militer dan dibawa menuju ke Thule, dan dengan cepat diantar menuju ke dalam kompleks bunker tepat ketika fragmen terbesar memasuki atmosfer dan kemudian menghantam Eropa, menghancurkan peradaban.

9 bulan selanjutnya, bunker berusaha melakukan kontak radio terhadap calon penyintas lainnya sebab berbagai kota diperlihatkan dalam kondisi kehancuran total.

Garrity dan penghuni lainnya kemudian keluar dari shelter untuk melihat lanskap berubah secara radikal, ketika Greenland melakukan kontak dengan stasiun yang lain di seluruh dunia. Masing-masing lega mendengar satu sama lainnya dan juga melaporkan bahwa suasana pada akhirnya bersih, berpotensi memberi kesempatan terhadap para survivor untuk membangun kembali.