Sinopsis IRIS Episode 19 Lengkap

Diposting pada

The NSS diinformasikan mengenai pembunuhan pada Hyungjon. Sang Hyun menghubungi Kim Hyun-jun untuk memberitahu dia, hanya untuk mengetahui Hyun-jun sudah tahu dan sedang mengejar tersangka yaitu Vick. Sang Hyun meminta kepada Hyun-jun terus mengabarkannya.

Hyun-jun dan juga Seon Hwa membuntuti Vick sampai menuju ke penthouse suite-nya. Vick sama sekali tidak menyadari keberadaan Hyun-jun muncul dari belakangnya. Hyun-jun menembak dada Vick. Vick jatuh ke lantai dan meninggal.

Di Blue House , Cheol-young menyatakan bahwa dia tidak puas terhadap keamanan yang bisa diberikan Selatan di masa-masa sulit ini dan juga meminta pertemuan puncak ditunda hinga Baek San ditahan kembali.

Namun Presiden Myeong-Ho menolak, tidak ingin menyerah pada tuntutan teroris. Hyun-jun pergi menuju ke lokasi lapangan golf dan mendapati bahwa jalan telah ditutup.

Orang militer lalu mengklaim bahwa kursus ditutup sementara, namun Hyun-jun memperhatikan sepatu botnya dan ingat Hyun-kyu telah mengatakan bahwa jejak kaki yang ditinggalkan di tempat penyergapan itu tampaknya milik militer swasta.

Hyun-jun pergi namun mengambil jalan memutar di salah satu sisi jalan. Dia menyelinap menuju ke hutan dan memperhatikan clubhouse dijaga seperti benteng. Dia mengeluarkan penjaga, mencuri senapannya, dan menyelinap menuju ke clubhouse. Dia menghubungi Sang Hyun.

Baek San meninggalkan kamarnya dan menyelinap keluar namun Hyun-jun segera menangkapnya. Dia menuntut mengetahui dimana Sa-woo berada namun Baek San menolak memberitahunya. Baek San memperingatkan kepada Hyun-jun lagi bahwa IRIS dan juga kematian akan datang untuknya.

Sang Hyun dan NSS tiba. Sang Hyun mencoba membujuk Hyun-jun menarik pelatuknya. Hyun-jun pada akhirnya meletakkan senjatanya berjalan pergi. NSS lalu menangkap Baek San. Ketika dia kembali ke kantor NSS, Hyun-jun dipanggil ke lab Hyun-kyu.

Hyun-kyu menemukan sesuatu yang penting. Dia menunjukkan kepada Hyun-jun sebuah video dari ruangan kecil di mana BaekSan dan orang lain tampaknya bertengkar dengan Seung-hee. Hyun-jun membawa Seung-hee tempat yang bagus untuk makan malam. Dia memperhatikan dia hampir tidak menyentuh makanannya dan bertanya mengapa.

Seung-hee lalu mengatakan dia prihatin mengapa Hyun-jun melakukan ini di tengah krisis. Dia merasa khawatir bahwa dia akan menanyakan beberapa pertanyaan tidak nyaman. Hyun-jun mengatakan bahwa dia tahu siapa dia temui saat berada di Pulau Jeju dan juga hanya ingin tahu apa hubungannya dengan Baek San, serta hubungannya dia dengan IRIS.

Seung-hee menegaskan pada Hyun-jun bahwa dia memang bertemu Baek San, serta pemimpin IRIS. Mereka berusaha merekrutnya. Dia menjelaskan ayahnya adalah pendiri NSS. Dia dianggap bertanggung jawab terhadap pembunuhan Presiden Park dan ditangkap.

Baek San membantu keluarganya melewati masa kelam itu. Sebagai balasan, Baek San ingin dia menjadi bagian dari IRIS dan juga membunuh Hyun-jun. Seon Hwa minum teh di kafe, sendirian, ketika dia menerima panggilan telepon mendesak.

Dia melaporkan pada Cheol-young bahwa empat silinder berisi gas Soman dicuri dari bunker Area 12. Dia yakin bahwa mereka sekarang berada di tangan IRIS. Keduanya bertemu Hyun-jun untuk membahas situasi tersebut. Cheol-young memberi tahu kepada mereka bahwa VIP Utara akan tiba besok.

Jika mereka tidak mendapati bahan kimia sebelum itu, mereka pun harus menemukan cara untuk menghentikan puncak. Keesokan pagi, IRIS menyerang pusat perbelanjaan. Hyun-jun dan NSS merespon dengan memasang garis keliling di sekitar gedung. Tim SWAT mencoba masuk namun kabel tersandung menyebabkan pintu masuk yang meledak.

Baca Selanjutnya: Sinopsis IRIS Episode 20