Sinopsis IRIS Episode 4 Lengkap

Diposting pada

Vick mencari sesuatu pada tubuh Seung-ryong tetapi tidak menemukannya. Dia kemudian curiga bahwa Hyun-jun dan yang lainnya mengambilnya. Baek San kemudian memberi tahu Presiden Myeong-Ho mengenai pembunuhan Seung-ryong.

Myeong-Ho memerintahkan kepada Baek San untuk mengatasi situasi sebelum menjadi lebih buruk. Sementara Hyun-jun, Choi Seung-hee , dan juga Sa-woo memutuskan makan siang sambil menunggu transportasi kembali menuju ke Korea.

Hyun-jun lalu menerima telepon dari NSS mengenai sebuah misi. Dia diberi lokasi. Pada saat dia tiba, dia terkejut untuk menemukan Baek San menunggunya. Baek San lalu memberi tahu Hyun-jun mengenai kematian Seung-ryong dan juga dia curiga bahwa Korea Utara berada di baliknya.

Misi solo Hyun-jun yaitu untuk membunuh Menteri Korea Utara Sung-chul , yang akan tiba di Hongaria yang akan diam-diam berbicara dengan bekas Soviet mengenai hulu ledak nuklir. Hyun-jun memutuskan menghabiskan waktu luang yang tersisa bersama Seung-hee.

Ketika berjalan-jalan, mereka berdua lalu bertemu dengan seorang peramal. Hyun-jun mencobanya bersenang-senang. Dia mengambil dua kartu. Lalu Peramal membalik salah satu kartu yang terdapat Roda Takdir dalam posisi sempurna, artinya Anda tidak bisa menghindari takdir.

Segera Hyun-jun berasumsi bahwa yang dimaksud peramal tersebut adalah takdirnya untuk bertemu Seung-hee. Hyunjun menghentikan peramal untuk membalik kartu lain, mengklaim dia telah mendengar semua yang ingin dia dengar. Usai mereka pergi, peramal membalik kartu lain, Dia mengerutkan kening.

Sementara Hyun-jun dan juga Seung-hee menikmati diri mereka sendiri, Sa-woo duduk sendirian di bar hotel, cemburu sebab Seung-hee memilih Hyun-jun daripada dia. Keesokan hari, Hyun-jun bersiap pada tugasnya.

Sa-woo meminta dia, rincian tentang misi. Hyun-jun memintanya berbicara dengan Baek San. Hyun-jun menghabiskan hari tersebut dengan mencari lokasi pertemuan. Segera, keamanan Korea Utara segera muncul, dipimpin Park Cheol-young .

Dia mencurigai usaha pembunuhan dan memastikan tidak meninggalkan kebutuhan bisnis yang terlewat. Hyun-jun menghubungi Baek San ketika dia minum kopi bersama dengan Seung-hee dan Sa-woo. Hyun-jun memberitahu dia bahwa keamanan semakin ketat.

Baek San memerintahkannya melanjutkan misi sesuai rencana. Seung-hee dan Sa-woo berjalan melewati taman, bertanya-tanya apakah Hyun-jun akankah baik-baik saja, segera mereka bertemu dengan peramal sebelumnya, yang menunjukkan kartu kedua yang misterius pada Seung-hee yaitu Menara Paling Fatal dalam posisi sempurna, yang berarti sesuatu yang mengerikan akan datang.

Hyun-jun sedang istirahat di kafe saat Cheol-young tiba, mengambil meja di dekatnya. Hyun-jun lalu menyembunyikan wajahnya. Seon Hwa bergabung bersama dengan Cheol-young beberapa saat kemudian.

Ketika Hyun-jun mencoba menguping, dia kemudian melihat seorang gadis kecil bermain dengan bola di tengah jalan diman mobil van putih mendekat. Hyun-jun lalu berlari dan menyelamatkan gadis ini.

Dia dengan cepat segera menghilang sebelum dia menarik perhatian lagi, namun Cheol-young dan Seon Hwa sama-sama menyadari. Keesokan hari, Hyun-jun bersiap pada tugasnya. Dengan keamanan Korea Utara di tempat, Hyun-jun lalu mencegat salah satu dari mereka dan kemudian menyamarkan dirinya dalam seragam pria tersebut.

Menteri Yoon tiba, Cheol-young menghubungi semua pengintai memastikan semua orang berada di posisinya. Ketika dia menghubungi walkie-talkie Hyun-jun, dia segera menyadari ada yang tidak beres.

Cheol-young dan tim keamanan bergegas untuk menuju lokasi tersembunyi Hyun-jun ketika Menteri Yoon berjabat tangan dengan orang-orang. Hyun-jun lalu menunggu bidikan yang sempurna dan mengambilnya.

Seon Hwa lalu berusaha melindungi Menteri tapi gagal. Keamanan Korea Utara lalu mengejar Hyun-jun ketika dia melarikan diri dari lokasi. Cheol-young lalu melihat Hyun-jun dan menembak. Hyun-jun menerima di perut. Polisi Utara dan Hungaria lalu mengejar, namun Hyun-jun berhasil melarikan diri. Hyun-jun kembali ke safehouse dan menelepon Baek San.

Hyunjun memberi tahu kepada dia bahwa misi itu berhasil dan juga dia membutuhkan bantuan. Baek San menolak, mengatakan mengirim lebih banyak agen hanya akan semakin membahayakan mereka.

Tanpa bantuan datang, Hyun-jun lalu mulai merawat luka tembaknya. Baek San menghubungi Sa-woo ke kamar hotelnya dan kemudian memberitahunya tentang situasinya. Polisi Hungaria melakukan perburuan kepada Hyun-jun.

Hyun-jun bersiap bertarung. Dia beristirahat sebentar dan kemudian bermimpi mengenai Seung-hee dan waktu mereka bersama di Jepang. Seung-hee lalu mendekati Baek San keitka dia memancing di tepi air. Dia bertanya dimana Hyun-jun dan Sa-woo berada.

Namun Baek San hanya memerintahkan dia berada di penerbangan pagi ke Korea. Myeong-jo lalu menerima kabar kematian Menteri Yoon dan juga mendiskusikan situasi tersebut dengan para penasihatnya. Korea Utara dan polisi Hungaria kemudian menemukan keberadaan Hyun-jun dan juga mengelilingi hotel.

Hyun-jun mendengar seseorang berada di luar pintunya. Dia segera waspada dan siap menembak. Namun Sa-woo masuk dan Hyun-jun pun merasa lega. Dia mengambil jaketnya dan bersiap pergi. Akan tetapi, Dia berbalik untuk mendapati Sa-woo menodongkan pistol ke arahnya.