Sinopsis Iris Episode 5 Lengkap

Diposting pada

Tepat sebelum Sa-woo dapat menembak Hyun-jun, Tim SWAT Hungaria menerobos masuk menuju ke kamar hotel. Sa-woo menembaki pasukan Hongaria dan juga Korea Utara.

Hyun-jun memanfaatkan gangguan untuk melarikan diri. Beberapa menit usai Sa-woo kabur, Cheol-young dan Seon Hwa memasuki ruangan memeriksa kerusakan yang telah terjadi. Cheol-young memberi pasukannya otorisasi menembak di tempat. Sa-woo memberi tahu kepada Baek San bahwa misinya gagal.

Baek San memerintahkan untuk membunuh Hyun-jun sebelum polisi Hungaria atau pun Korea Utara menangkapnya terlebih dahulu. Baek San menghubungi Presiden Myeong-Ho untuk memberitahunya bahwa Korea Selatan tidak ada hubungan dengan pembunuhan Menteri Yoon.

Dia menjelaskan Korea Utara menyalahkan mereka untuk segera menutupi konflik rakyat mereka sendiri. Baek San menghubungi NSS dan segera memerintahkan mereka menyita barang milik Hyun-jun dan menuduhnya melakukan spionase.

Sang Hyun dan Hyun-kyu terkejut dengan hal ini dan juga mendiskusikannya di antara mereka sendiri. Hyunkyu menjelaskan bahwa Baek San telah melakukan aksi semacam itu sebelumnya dengan menggunakan agen sebagai kambing hitam.

Kembali di Budapest, Seung-hee menerima pesan dari NSS yang menginformasikan semua agent untuk segera menghentikan kontak dengan Hyun-jun. Merasa khawatir, dia menghubungi Tae Sung untuk mencari tahu apa yang terjadi. Dia lalu menanyakan lokasi Hyun-jun, namun Tae Sung menolak, tidak ingin mendapat masalah.

Seung-hee lalu menghubungi Jung In sebagai gantinya. Di luar NSS, Sung-shik membakar semua file di Hyun-jun. Dia lalu memanggil Baek San untuk mengatakan semuanya sudah selesai. Jung In tiba di NSS dan segera menggunakan salah satu komputer.

Dia menghubungi Seung-hee kembali untuk memberitahu dia bahwa semua yang ada di Hyun-jun telah hilang. Seung-hee lalu memintanya melihat dengan siapa Baek San baru-baru ini berhubungan. Sa-woo bertemu Seung-hee. Dia berusaha untuk membungkus kepalanya dengan pemikiran mengena Hyun-jun sebagai mata-mata.

Sa-woo lalu mencoba menenangkannya. Keesokan pagi, Hyun-jun tertangkap sedang tidur di gudang oleh seorang petugas kebersihan. Dia pun menghubungi ambulans. Korea Utara mengetahui hal ini dan segera melacak lokasinya.

Sa-woo meraih Seung-hee memberitahunya tentang apa yang terjadi. Korea Utara lalu menyerbu gudang. Hyun-jun berusaha melarikan diri. Seung-hee dan Sa-woo tiba, Seung-hee mencoba membantu Hyun-jun namun Sa-woo menahannya.

Hyun-jun berlari melalui garasi kereta api ketika helikopter mengejar. Helikopter lalu menembakkan rudal, namun Hyun-jun menggunakan ledakan tersebut sebagai penutup. Sa-woo selanjutnya menerima peta area dari NSS. Seung-hee menyimpulkan satu-satunya jalan keluar dari area tersebut adalah sisi barat.

Hyun-jun mencuri truk ketika helikopter terus mengejar. Dia pun menerobos blokade polisi Hungaria. Polisi menembak ban truk dan segera truk menabrak pohon. Cheol-young mendekati kendaraan dan segera menemukannya kosong.

Cheol-young berbicara pada Sun Hwa sendirian dan memberitahunya Korea Utara hanya memberinya waktu sampai besok untuk bisa menangkap Hyun-jun. Jika dia gagal, Sunhwa ingin dia menggantikannya. Hyun-jun mencoba menghubungi Baek San. Baek San memberitahunya bahwa ini takdirnya selama ini.

Hyun-jun bersumpah akan membalas dendam, namun Baek San mengancamnya dengan nyawa Seung-hee. Seung-hee terbangun dari mimpi buruk dan segera menemukan Hyun-jun di kamarnya. Hyun-jun menjelaskan misi padanya. Dia memintanya pergi sebelum dia dalam bahaya juga, namun Seung-hee menolak meninggalkan sisinya.

Keesokan pagi, Hyun-jun dan Seung-hee keluar dari hotel dimana Sa-woo di belakang. Cheol-young menerima informasi lokasi Hyun-jun. Hyun-jun dan Seung-hee berada di stasiun kereta dan Hyun-jun masuk ke dalam mencari jadwal kereta. Korea Utara lalu bergerak masuk.

Hyun-jun berusaha menyelinap keluar sebelum dia ditemukan, namun Cheol-young melihat melalui penyamarannya. Semua orang lalu menarik senjata mereka. Namun keamanan tiba dan segera mengarahkan senjata mereka menuju ke Korea Utara memberi Hyun-jun dan juga kesempatan untuk melarikan diri.

Dia berjalan kembali menuju ke mobil. Seketika mobil meledak. Merasa hancur oleh dugaan kematian Seung-hee, Hyun-jun berhenti, memberi waktu untuk Korea Utara untuk menemukannya. Hyun-jun mencuri mobil ketika pihak Utara menembakinya.

Cheol-young dan SeonHwa juga mengejar. Setelah mobil saling mengejar melalui kota, Hyun-jun mampu melarikan diri mereka dan tiba menuju lapangan udara. Dia mencuri pesawat bersiap-siap untuk lepas landas. Seketika Sa-woo tiba. Keduanya pun saling menatap.