Sinopsis Drama Insider Episode 2 Lengkap

Diposting pada

Yohan kemudian mulai memasuki ke dalam sel penjara. Dia pun harus terjebak dalam sel dengan sejumlah gangster dan hingga dia dipukuli ke lantai segera. Tetapi segera Dekan dalam perjalanan, sehingga pemukulan berhenti sementara waktu.

Kamar mereka lalu diperiksa, dengan mengirim semua orang keluar sementara sipir dan lainnya memeriksa. Selanjutnya, Yohan menuju ke halaman setelahnya, berusaha untuk menemukan Lee Tae-kwang orang yang selama ini dia cari.

Namun, Yohan justru dibawa pergi oleh salah satu penjaga yang bengkok dengan membawa Yohan langsung menuju dapur. Dimana sejumlah narapidan memojokkan Yohan. Mereka dibawah perintah dari bos mereka yaitu Haedo, untuk mendapati kompensasi atas kerugian mereka alami.

Mereka menginginkan 1 juta won per minggu, dan juga kompensasi lebih lanjut terhadap apa yang terjadi. Jika tidak maka nenek Yohan akan dibunuh. Di luar, Nenek Yohan berjuang untuk hidupnya pada saat dia dikunjungi oleh Haedo yang menuntut kepadanya untuk menyerahkan akta rumah kepadanya.

Neneka Yohan berjuang meskipun harus menerima pukulan. Sementara itu Yohan berusaha untuk melawan terhadap antek-antek dari dari Haedo di penjara. Namun kesengsaraan Yohan sedikit dipadamkan oleh pria bernama Song Du-chul, pria yang bertanggung jawab terhadap geng di selnya.

Duchul mengetahui hutang Yohan dan memutuskan untuk memberinya kesempatan, dengan menawarkan dia kesempatan untuk bisa memenangkan 1 juta won. Duchul mengungkapkan kepadanya bahwa penjara ini seperti rumah judi, dia bisa bangkrut atau menang besar.

Jika dia tetap di sisi Duchul dan juga membantunya, Duchul berjanji untuk menahan Haedo untuknya. Di luar penjara, Jinhyung mendapati dirinya dikelilingi oleh mangsa di kantor kejaksaan.

Byungwuk terus memamerkan kekuatan yang dimilikinya, sebab Jinhyung disuruh untuk memastikan situasi Yohan tidak lepas kendali. Bukan hanya Jinhyung yang dalam masalah besar, nenek Yohan juga terus menerus dikunti oleh anak buah Haedo, yang berusaha menakut-nakutinya.

Namun untungnya Suyeon muncul dan kemudian menawarkan garis hidup kepadanya. Ini datang dalam bentuk untuk mengatur panggilan menuju Yohan, Saat panggilan berlangsung, Yohan meyakkinkan neneknya bahwa semua akan baik-baik saja dan juga dia diperlakukan dengan baik di dalam penjara.

Panggilan ini diikuti panggilan lain, ketika Duchul mencapai kesepakatan dengan Haedo, ini semua mengenai perjudian sekarang dan juga Yohan berada di tengah-tengahnya. Targetnya yaitu Jang Sun-oh, yang sebenarnya merupakan orang yang pernah dia temui Yohan selama pemeriksaaan kamar.

Seluruh penjara dijalankan seperti sebuah rumah judi, yang dijelaskan kepada Yohan. Dengan manager keamanan disana dianggap sebagai manager rumah, dimana perjudian dibagi menjadi tiga liga. Yang paling bawah yaitu ruang ganti, dimana rokok digunakan sebagai taruhan.

Jika bermain dengan baik, maka pemain akan maju ke ruang staff dimana tempat uang tunai digunakan sebagai perjudian. Disini, staff polisi juga bertaruh, dan bahkan mempertaruhkan taruhan terhadap tahanan yang berbeda, mensponsori mereka, atau bahkan membagikan kemenangan yang diperoleh pemain.

Jika pemain berhasil di liga 2 maka, pemain akan naik ke liga tiga yang merupakan liga besar dimana Sun-oh saat ini beroperasi. Untuk saat ini, dimulai di liga paling bawah bermain texa hold-em poker. Usai penjelasan singkat mengenai aturan, pertandingan segera dimulai.

Namun masalahnya, sepertinya narapidan lain memiliki gertakannya. Setiap kali Yohan mendapati kartu yang bagus, mereka semua tampak mahir. Segalanya pun menjadi sangat tegang pada saat Yohan mempunyai sepasang sembilan dan salah lawan kebetulan mempunyai dua King.

Yohan tentu hanya memiliki sedikit keberuntungan dan juga usai kehilangan cukup banyak rokok, dia pun tampaknya berada dalam kesulitan. Siklus terus berlanjut setiap hari, membersihkan kamar penjara, dan kemudian melanjutkan pekerjaan sehari-hari dan kemudian bermain kartu.

Yohan mempunyai lebih banyak keberanian daripada kemampuan, dan dia pada akhirnya kehilangan semua uang Du-chul. Namun anehnya pemimpin geng tersebut tidak menyakiti Yohan, justru memutuskan bahwa dia dapat berusaha lagi dan juga memenangkan kembali semua yang hilang.

Akan tetapi geng Haedo justru yang melakukan. Mereka menangkapnya ketika para narapidana sedang bertani dan juga mulai memukulinya sebab tidak membayar kembali hutangnya. Namun Yohan berhasil lolos. Akan tetapi penjaga muncul dan kemudian segera melempar Yohan menuju sel isolasi selama 20 hari sebab meninggalkan daerah pertanian.

Disaat yang sama, di luar nenek Yohan didekati seorang pria bertopeng aneh di gang. Nenek Yohan diserang. Kesengsaraan Yohan berubah menjadi berkah pada saat dia berbicara dengan seorang pria di ruang sebelahnya.

Dia tahu mengenai bermain kartu dan juga bertanya apakah Yohan ingin belajar. Namun Yohan menolak, namun ada masalah yang lebih besar terjadi. Nenek Yohan meninggal dan di mulutnya kebetulan terdapat akta kepemilikan rumahnya. ini pesan yang jelas dikirim dari Hong Jaesun.

Dia sebenarnya telah bersekongkol dengan Ketua Yang, yang kebetulan pamannya. Yohan yang bermain-main dengan sarang perjudian, Hong Jaesun mencibir dan juga mengklaim ini merupakan balas dendam ketika Yohan keluar, berduka terhadap kematian neneknya.

Jinhyung muncul tepat pada waktunya pada saat Yohan berusaha mengalahkan Hong Jaesun, berjanji mengurusnya sendiri. Pada saat Hong pergi, Yohan mengakui dia tidak memiliki apapun selain melanjutkan tugas resminya. Dia akan menjadi kuat untuk menghormati ingatan neneknya.

Namun, Jinhyung mundur sebab ada kemunduran dalam operation mereka. Pada saat Yohan kembali menuju penajra, dai tetap bertekad untuk bisa membalas dendam dan juga kembali menuju sel isolasi,memutuskan dia akna menerima tawaran dari sosok misterius dari ruang sebelah untuk belajar texas Hold-em poker.