Sinopsis Drama Extraordinary Attorney Woo Episode 8 Lengkap

Diposting pada

Youngwu bangun di tempat Geurami. Usai bertengkar dengan ayahnya, Youngwu telah memutuskan bahwa dia akan pindah dengan benar, membuat langkah yang besar. Youngwu lalu pergi bekerja namun semua orang membicarakannya, ini dikarenakan postingan yang dibuat oleh Minwu.

Tidak menyadari ini, Youngwu pergi menuju kantor Myung-seok untuk melakukan rapat namun segera kelompok diinterupsi oleh CEO Han yang menanyakan mengenai kasus mereka tangani. Dia juga memberi mereka beberapa dorongan dan juga mendesak mereka agar tidak kalah melawan Sumi.

Usai pertemuan, Suyeon memamerkan berita kepada Youngwu tentang dirinya yang bekerja karena pengaruh ayahnya. Youngwu mengatakan bahwa semua yang ada di postingan itu benar.

Namun Suyeon membela Youngwu bahwa mereka yang yang tidak memperkerjakannya sejak awala merupakan bentuk diskriminasi mengingat autismenya. Suyeon kemudian meminta kepada Youngwu untuk bisa menghadapi Minwu karena dia orang yang menyebar postingan, selain itu Suyeon menunjukkan Youngwu benar-benar pantas berada disini.

Tim pergi menuju Seodeok-dong untuk kunjungan di tempat namun hal-hal tidak berjalan seperti yang direncanakan untuk Hanbada. Hujan telah menghalangi hakim untuk bisa menyaksikan keindahan kota.

Selain itu beberapa warga kota lain telah menyetujui jalan dibangun, mengingat Sumi telah menawarkan dua kali lipat dari apa pemerintah awalnya tawarkan sebagai kompensasi. Myeongseok yakin itu semua taktik Sumi untuk membuat warga keluar dari Seodeok-dong.

Dimana 334 dari 488 rumah tangga di kota menyetujui jumlah kompensasi baru, dan sebagai hasilnya in tentu saja menguntungkan pihak penuntut. Myeongseok khawatir bahwa ini permainan besar untuk menipu warga.

Untuk mencari tahu dimana mereka berada dalam semua ini, Hanbada membagi kota menjadi zona merah dan zona biru. Mereka yang biru cenderung berpihak terhadap firma hukum. Sementara yang merah mereka yang akan pindah usai menerima kompensasi dua kali lipat.

Di tengah situasi ini, Youngwu pergi untuk mengambil tasnya di phon Hackberry, dimana dia bertemu dengan Sumi dengan tasnya. Sumi terkesan dengan Youngwu dan memintanya agar bergabung dengan firma hukum Taesan.

Sumi menyerhakan kartu nam dan kemudian memberi tahu Youngwu bahwa Taesan akan lebih cocok untuknya. Adegan ini disaksikan Minwu yang menanyai Youngwu mengenai hal ini namun Youngwu menolak menjawab dan bertanya kepadnaya mengenai postingan. Youngwu mengatakna bahwa apa yang diucapkan post itu mungkin benar.

Namun tidak masalah apakah itu dia atau pun orang lain. Didorong oleh hal ini, Youngwu memutuskan meninggalkan ayahnnya dan juga menegemasi barang-barangnya untuk keluar malam itu.

Namun ayahnya segera mengungkap rahasia terpenting yaitu bahwa Sumi sebenarnya Ibu Youngwu dan Youngwu tidak bisa pergi menuju firma hukum Taesan. Youngwu tentu terkejtu dan kehilangan pijakan, sehingga tergelincir.

Di rumah sakit, Gwangho mengataka kpeada Youngwu bahwa dia berbohong mengenai kematian ibunya, namun Youngwu mengatakna bahwa dia sudah tahu bahwa dirinya ditinggalkan sebab neneknya telah mengatakan ini kepadanya.

Gwangho kemudian menceritakan kisah kelahiran Youngwu, Gwangho mengatakan bahwa mereka berdua berasal dari dua dunia yang berbeda dan juga hubunga mereka tidak akan pernah berhasil. Namun Sumi mengandung Youngwu, Sumi menyadari dia tidak bisa bersama Gwangho dan ingin menggugurkan anak mereka.

Gangho menghentikannya dengan berjnaji bahwa dia akan meninggalkan bidang hukum dengan imbalan bayi yang dikandungnya. Seperti yang dijanjikan, Gwangho lalu diberikan Youngwu kecil. Namun kini Gwangho menyesal membuat janji itu sebab dia menyadari dunia ini tidak peduli terhadap kesetiaan dan juga hanya melihat pada keuntungan politik.

Gwangho menyesal bahwa dia tidak bisa membantu Youngwu sendiri hanya karena pilihannya itu. Youngwu kemudian berpikir mengenai pohon Hackberry yang bisa digunakan dalam kasus ini dan segera menghubungi Myungseok.

Myungseok mengingatkannya megnenai waktu dan mengatakan bahwa mereka akan membahas ini keesokan harinya. Youngwu dan Junho pergi membahas pohon Hackberry dan kemudian kepala desa mengatakan kepada mereka bahwa tanggung jawab untuk menjalani proses penunjukkan Pohn Hackberry sebagai monumen alam diberikan pada Yujin.

Keduanya menemui Yujin dan menanyai mengenai hal itu, namun Yujin berusaha melarikan diri. Kejar-kejaran terjadi pada saat Yujin akhirnya dihentikan. Keduanya kemudian berbicara, Yujin mengakui bahwa dia tidak pernah benar-benar mengajukan laporan untuk pohon Hackberry itu, dan juga tidak bertanya kepada komite warisan budaya.

Youngwu bertanya kepadanya mengenai payung yang dia gunakan, Yujin mengatakna bahwa dia mendapatkanya dair konstruksi banguna Kyungpo, pada saat dia pergi melihat sebuah rumah. Di persaingan, hakim bertanya mengenai formulir persetujaun dan Sumi mengatakan kepadanya mereka mendapati suara mayoritas penduduk guna menandantangani mendukung pembangunan.

Hakim kemudian bersiap membuat keputusna berdasarkan ini namun Myungseok menghentikannya dengan menyatakan mereka ingin mengajukan mosi untuk menantang pengadilan. Youngwu menampilkan juri yang memegang payung dengan logo konstruksi bangunan Kyungpo yang diberikan oleh mereka untuk pelanggan mereka.

Dia menyatakan bahwa hakim bisa memberikan penilaian berat sebelah, seba ini bisa diduga hakim tidak ingin kehilangan rumah susun yang akan dibangun oleh Kyungpo di atas tanah yang merupakan bagian dari projek ini , untuk itu Hanbada meminta untuk ditunda keputsannya.

Sumi menyadari bahwa Youngwu cerdas dalam hal ini sehingga membuatnya terkesan. Di Firma Hukum Taesan, Sumi merencanakan pertemuan antara Youngwu dan kepala departemen sumber daya manusia guna memasukkan Youngwu ke firma hukum mereka.

Namun saat Youngwu tiba, dia hanya ingin berbicara dengan Sumi. Saat mereka berdua, Youngwu mengungkapkan kepada Sumi bahwa dia merupakan putri dari Gwangho yang tentu saja mengejutkan Sumi.

Youngwu menyatakan bahwa dia tidak bisa bergabung dengan firma hukum ini sebab itu akan seperti meninggalkan ayahnya dan juga pergi ke sisi ibunya yang akan salah. Sumi terkejut dan menangis, dia bertanya kepada Gwangho apakah dia membencinya, Youngwu berbicara denga jelas, mengemukakan betapa menyenangkan dirinya berada di pohon Hackberry bersama-sama.

Dia juga mengatakna bahwa dia ingin bertemu ibunya setidaknya sekali dan juga merasa senang bisa bertemu dengannya. Di Seodeok-dong, pohon Hackberry diumumkan sebagia monumen alam. Ketika penduduk bersukacita, diputuskan bahwa rute jalan yang baru perlu ditemukan untuk jalan itu.