Sinopsis Episode Terakhir My Love From the Star Episode 21 END

Diposting pada

Songyi dan Minjun menuju balkon, dimana mereka melihat ke langit, terutama malam yang cerah dengan komet mendekat. Songyi menyarankan berharap pada bintang jatuh, dan Minjun mengeluh bahwa itu hanya batu, dan juga dia selalu menganggap kebiasaan berharap saat bintang jatuh, itu konnyol.

Meskipun mengeluh, dia menutup matanya berharap bersama Songyi. Di kejauhan UFO melayang di atas hutan yang gelap dan juga bersinar dengan cahanya. Minjun merasakannya dan tangannya yang mulai berkedip menuju dalam transparansi sebelum mendapati kembali bentuk padatnya.

Terguncang, Minjun mengangkat tangan tersebtu untuk menyentuh wajah Songyi ketika Songyi masih tenggelam dalam doanya, namun tidak melakuka kontak. Songyi berlinang air mata dan juga dia harus berpaling.

Suara Minjun bergetar saat dia mengatakna untuk tidak melihat ke langit di malam hari. Tetapi dia akan meliahtmelihat setiap ahri, melihat dari mana dia berasal darisana, dan dia akna berusaha setiap hari untuk kembali.

Tidak peduli apa yang diperlukan, dia akan mendapati cara untuk bisa bersamanya untuk waktu yang lama. Kini mereka berdua menahan isak tangsi dan juga Minjun berusaha ekstra keras mempertahankan ketenangannya.

Minjun mengatakan apabial dia tidak dapat kembali, untuk melupakan semuanya. Songyi menangis bertanya bagaimana dia dapat menanyakan itu kepadanya, lalu menjadi takut apda saat Minjun tidak menjawab. Dan segera Minju pergi.

Di hutan, tubuh Minjun menghilang menjadi jutaan partikel cahaya. Sidang Jaekyung dimulai, Jaksa Seok memulai dengan membuat daftar dakwaan. Pengacara Jaekyung bangkit memperdebatkan pembebasananya dengan jaminan yang diharapkan Jaekyung.

Namun hanya saja ayah Jaekyung tampak jelas dia menolak membeirkan dukungan. Usai itu, Jaekyung berbicara dengan ayahnya dan juga mengadopsi nada memohon, bersikeras tidak bersalah dan juga meminta ayahnya mengirim Hwikyung jauh.

Dia meminta agar asistennya sebagai satu-satunya penjahat dan juga meinta ayahnya mengatur pembayaran untuk keluarga asistennya. Namun ayahnya mengatakan bahwa dia tidak mempunyai keinginan membantunya lebih jauh, dia ingin Jaekyung menghabiskan sisa hidupnya di penjara.

Sesuatu menarik perhatian Songyi. Itu adalah tanaman minjun yang sekarat kini menjadi hijau kembali, dan Songyi berkata dengan harapan bahwa Minjun pasti sudah sampai dengan selamat, Minjun pasti baik-baik saja sekarang. Beberapa waktu kemudian, Jang menceritakan kepada Minjun bahwa dia mengalami kejadian menarik.

Dimana saat dia merawat tanaman Minjun, dia mendengar Minjun meamnggil namanya, yang kemudian muncul dibelakangnya. Jang bangun penuh semangat untuk memeluknya hanya untuk membuat Minjun menghilang.

Yunjae membuat penemuan menarik dengan teleskopnya, sebuah planet kecil yang dia laporkan kepada biro astrologi international, yagn akan dia beri nama jika mereka menghargai penemuannya tersebut.

Ibu menyarankan agar Yunjae menamainya dengan namanya, namun Yunjae mengatakna dia akan menamakannya yaitu Do Minjun Star. 3 tahun kemudian, Yunjae mendapati keinginannay dan juga penemuan itu dikonfirmasi.

Yunjae diwawancarai dan Yunjae memuji mentornya sebab telah membantunya dalam pencapaian yang slit, oleh sebab itu planet tersebut diberi nama Do Minjun. Kedua peyelidik membahas kasus Jaekyung yang telah menyerahkan bandingnya dan juga anehnya mendapat sedikit dukungan dari S&C grop.

Jaekyung baru-baru ini dipindahkan menuju sel aman sebab diamulai bersikeras bahwa dirinya sering dikunjungi orang-orang yang telah dia bunuh. Seok menganggap ini salah satu kasus kriminal yang mengalami gangguan mental apda saat dihadapkan denga kesalahannya.

Ada satu keanehn Seok dengan bahwa Jaekyung mengaku melihat Minjun baru-baru ini. Namun park mengabaikannya sebagai tanda kegilaan lebih lanjut yang dialami Jaekyung. Songyi melihat Minjun berdiri di tengah kerumunan penggemar, dia lalu berdiri.

Namun Songyi tidak dapat menemukannya, dia pun larut dalam air mata dan Hwikyung melakukan yang terbaik dengan menghiburnya. Orang tua Songyi bertanya mengenai tangisan Songyi, ketika Songyi bersiap upacara penghargaan.

Songyi menangis lagi mengatakna bahwa dia merindukannnya. Saat upacara penghargaan, Seketika waktu membeku dan juga orang-orang yang hadir kecuali Songyi. Minjun melangkah menuju kehadapan Songyi. Minjun meminta maaf sebab datang sangat terlambar, segera mereka bermesraan.

Saat waktu kembali, Songyi menyadari Minjun sudah pergi lagi. Saat Wawancara, Minjun menjelaskan bahwa pada saat dia pergi 3 tahun lalu, dia telah tersedot menuju dalam warm hole. Usai dia memulihkan kesehatannya dan juga mulai mencari jalan kembali.

Dia berusaha berkali-kali dan berhasil dengan cepat, namun hanya bisa datang menuju BUmi selama beberapa detik pada suatu waktu. Di malam yang nyaman, Songyi dan Minjun duduk kembali melihat bintang-bintang, tanaman Minjun masih tumbuh subur.

SOngyi mengulangi kata-kata yang dia ucapkan di malam lamarannya yaitu aku sangat senang. Namun saat itulah Minjun menghilang dari kursinya. Songyi memandangnya dengan tenang, yakin akan kepulangannya pada akhrinya.

Drama ini diakhiri dengan Minjun meninggalkan bukunya dengan terbuka, dalam buku itu tertulis bahwa “Jaman dulu ada kelinci yang secara ajaib menemukan jalan pulang.