Sinopsis Extraordinary Attorney Woo Episode 10 Lengkap

Diposting pada

Pada saat di kereta Youngwu mendengarkan suara pausnya dalam imajinasinya. Tetapi Youngwu terganggu oleh seorang pria yang berlari melalui gerbong berusaha untuk kabur.

Pria ini mengklaim bahwa ini adalah penangkapan ilegal, yang kemudian dipertegas oleh Youngwu, dia benar-benar berbicara dan juga menunjukkan dia adalah seorang pengacara sehingga dia mengetahui apa yang dia bicarakan.

Petugas polisi segera menjadi geram, dia lalu mengungkapkan bahwa pria ini telah didakwa dengan tuduhan pelecehan seksual terhadap seseorang penyandang cacat. Selanjutnya Suyeon dan Youngwu ditugaskan untuk dapat membela kasus pria ini yang bernama Yeongil.

Tuduhannya cukup serius dan dapat mengakibatkan dia mendapati hukuman penjara seumur hidup. Yeongil mengungkapkan bahwa ini merupakan kesalahpahaman besar sebab dia dan wanita bernama Hyeyong yang dianggap korban, saling jatuh cinta.

Ternyata Hyeyong mempunyai kartu kredit atas namanya dan juga membayar kencan mereka, yang digunakan oleh jaksa sebagai argumen tehradap Yeongik untuk mengambil keuntungan dari Hyeyong. Yeongil frustrasi dan kemudian menunjukkan bahwa ini bukan masalahnya dan juga sebenarnya, itu merupakan cinta pada pandangan pertama.

Akan tetapi, kasus ini aka memasukkan Yeongwu yang mendiskreditkan pernyataan Hyeyong. Tetapi, Youngwu bersikeras untuk menindaklanjuti dengan ini dan yakin dia harus membela Yeongil, terutama jika Yeongil benar-benar jatuh cinta dengan Hyeyong.

Di ruang sidang, Youngwu berdiri dan kemudian memberikan pernyataan pembukaan, terutama sebab semua orang di ruang sidang memelototi mereka. Youngwu mengakui baha dia mempunyai gangguan spektrum autisme.

Youngwu kemudian memulai dengan memunculkan pesan teks di antara Yeongil dan Hyeyong sehari usai insiden itu terjadi. Mengingat mereka berbicara secara normal dan juga menyebutkan bagaimana mereka merindukan satu sama lainnya, Youngwu mempertanyakan validitas tuduhan terhadap Yeongil.

Akan tetapi ibu Yeongil berdiri dan kemudian segera menepis smeua ini, mengklaim mereka perlu membaca yang tersirat. Usai bekerja, Youngwu menunggu Junho dan mempunyai seluruh rencana perjalanan yang penuh dengan ide kencan yang dapat mereka jalani.

Junho mempunyai seringai lebar di wajahnya dan kemudian bertanya apakah mereka dapat berpegangan tangan. Sementara bagi Youngwu, dia hanya mengizinkannya selama maksimal 57 detik. Youngwu bahkan menghitungnya juga, namunt idak dapat lebih dari 30 detik.

Di ruang sidang, seorang psikiater menegaskan bahwa usia mental yang dimiliki Yeongil setara dengan 13 tahun, dan juga Hyeyong jelas merasa buruk mengenai seluruh kejadian. Psikiater menafsirkan hal ini sebagai Hyeyong tidak menyetujui.

Bahkan dengan pesan teks dalam pikiran, psikiater lalu mengemukakan bagaimana hal ini tidak bertentangan mengingat Hyeyong ingin dicintai dan juga mungkin tidak sepenuhnya bersungguh-sungguh denga apa yang HYeyong katakan. Ketika istirahat, keadaan yang menjadi lebih serius.

Sebab Suyeon mengetahui bahwa Yeongil sebenarnya telah melakukan hal ini sebelumnya. Namuna bukan pelecehan seksual, tetapi, dia memanfaatkan wanita lain dengan cacata intelektual untuk membayar kebutuhannya secara pribadi.

Karena Yeongil berjanji mengembalikan uang itu, polisi tidak menghukumnya dan tidak masuk dalam catatannya. Pada saat Youngwu menghadapkan Yeongil mengenai hal ini, dia mengatakan bahwa dia dan Hyeyong benar-benar salin jatuh cinta.

Namun Youngwu dan Suyeon tidak mempercayai itu, keduanya mengundurkan diri sebagai pengacaranya. Yeongil memohon saat keduanya pergi. Malam itu, Youngwu memikirkan apa yang harus dilakukan, dia kemudian berkencan dengan Junho.

Saat berkencan, beberapa teman lama Junho muncul, yang kemudian Junho memberi tahu mereka bhawa dia sedang berkencan. Pada saat itu Youngwu memperkenalka dirinya, dia mempunyai momen ketika dia menyadari apa artinya BA. yang artinya Akademi Barista.

BA sendiri merupakan kode yang Hyeyong gunakan dalam obrolan pesan mereka. Youngwu menyadari bahwa Hyeyong bekerja di Barista, dia ternyata ingin bicara berdua Youngwu di kedai kopi.

Mengingat pesannya, Youngwu muncul dan kemudian menanyai Hyeyong. Ternyata Hyeyong benar-benar mencintai Yeongil, dan Yeongil mencintainya juga. Ibunya memintanya menulis pernyataan, sehingga satu-satunya cara yaitu Hyeyong harus melangkah dan menentang ibunya.

Youngwu mendorong agar Hyeyong berbicara dan mengatakan yang sebenarnya. Sementara, Suyeon diatur kencan butanya dengan Minsik teman Youngwu, namun Minsik sangat gugup.

Tidak hanya itu, Minsik juga melontarkan sejumlah permainan kata-kat ayang berhubungan makanan yang tentu saja membuat Suyeon tidak nyaman. Suyeon membuat alasan yang kemudian melarikan diri. Esok hari di pengadilan, HYeyong melangkah untuk bersaksi.

Pertanyaan Youngwu membawa Hyeong untuk menghindari menyalahkan ibunya, namun langsung memohon kepada hakim untuk tidak membiarkan Yeongil masuk penjara. Terdakwa segera masuk dan kemudian menanyai Hyeyong mengenai apa perbedaan antara kekerasan seksual dan hubungan seksual. Akan tetapi Hyeyong tidak bisa menjawabnya.

Pengacara melanjutkan dan kemudian memamerkan gambar tangan Hyeyong, yang termasuk ada beberapa goresan yang mengerikan. Pengacara meyakini ini disebabkan insiden yang melibatkan Yeongil yang berusaha melakukan kekerasan seksual.

Pada akhirnya Hyeyong kehilangan ketenangan dan kemudian bergegas kembali ke Ibunya. JUnho pergi bersama teman-temannya yang kebetulan mencaci makinya dan mempertanyakan mengapa dia berkencan dengan Youngwu, yakin itu karena simpati bukan cinta. Junho marah, dia lalu menyerang temannnya itu.

Di saat yang sama, Minwu terus menyelidiki hubungan Youngwu dan Sumi. Dia pergi makan malam dengan pengacara Jang, yang kemudian memunculkan rumor yang beredar mengenai Sumi mempunyai anak lagi. Keesokan hari di pengadilan, Hakim mengambil keputusan Yeongil tidak bersalah.

Yeongil berdiri untuk mendengar putusannya terlepas dari keputusan juri, Yeongil dipenjara selama 2 tahun. Bahkan lebih buruk lagi, membatasi pilihan pekerjaannya. Sementara Hyeyong menangis di ruang sidang. Sementara itu, Gwangho yang menerima kunjungan dari Sumi.

Sumi menyerahkan prospek Taesan. Dia yakin bahwa Gwangho dan Youngwu merencanakan ini guna menjatuhkannya dan juga membuat Youngwu bekerja di Hanbada. Sumi mengkaui bahwa Youngwu luar biasa dalam pekerjaan dan menyarankannya pindah ke luar negeri menuju Amerika.

Tentu saja, Sumi berusaha menyingkirkannya, dan juga bahkan menyarankan agar dia melibatkan dokter guna membantu kondisi Youngwu. Gwangho marah terhadap gangguannya dan kemudian menunjukkan betapa angkuhnya Sumi. Pada akhirnya Gwangho meminta Sumi untuk keluar, yag kemudian dia berjuang untuk menenangkan diri.