Sinopsis Extraordinary Attorney Woo Episode 9 Lengkap

Diposting pada

Episode ini dimulai dengan sekelompok anak sekolah yang bersemangat untuk melakukan perjalanan. Hanya saja ada perubahan rencana. Seorang pria karismatik muncul dihadapan mereka, mengaku sebagai Panglima tentara pembebasan anak. Dia bernama Bang Guppong.

Guppong ingin merekrut anak-anak ini untuk bergabung dengan tentara pembebasan anak. Dengan mereka semua bergabung dengan kejenakaan Gu-ppong, mereka bersiap berpetualang. Dua hari kemudian Youngwu diberi pengarah oleh Junho mengenai kasus terbarunya.

Direktur Akademi Mujin telah berbicara mengenai penculikan Guppong terhadap anak-anak sekolah dar ini dan juga Guppong ternyata merupakan putra bungsu dari direktur itu. Guppong pada akhirnya bermain bersama dengan anak-anak di gunung selama 4 jam sebelum ditangkap.

Kini Youngwu bersiap untuk membela Guppong. Youngwu kemudian menemui Guppong dan merasa terkejut dengan sikap sembrono Guppong terhadap tuduhan terhadapnya.

Pada saat di hadapan hakim, Youngwu berusaha untuk melatih Guppong mengenai cara berbicara di pengadilan, namun dia mengabaikan semua hal itu, dan juga terus mengayuh gagasaan pikirannya bahwa dia adalah Panglima tertinggi.

Satu-satunya solusi disini tampaknya yaitu surat dari orang tua dari anak-anak yang mengkonfirmasikan untuk non-hukuman. Ini merupakan sesuatu yang semakin mendesak dengan permohonan bantuan dari Ibu Guppong yang saat itu berlinang air mata memohon kepada mereka.

Dua hari yang ,lalu bagaimana Guppong menunjukkan momen-momeen indah saat perjalanan bersama anak-anak ini. Guppong memberikan pesan kepada anak-anak segera bermain dan menjadi bahagia, dengan kedok mengalahkan akademi dan sekolah supaya tidak mengambil hak-hak mereka sebagai seorang anak.

Guppong hanya ingin anak-anak dibebaskan dari tekanan pembelajaran ketat yang diberikan oleh orang tua mereka. Dalam persidangan sopir bus, yang menunjukkan dia dibius dan pingsan selama 4 jam. Guppong menyetujui semua ini bahwa itu benar, ini tentu saja menumpuk hal-hal melawana firma hukum Hambada dalam pembelaaan mereka.

Tidak hanya itu Myeongseok dan lainnya belum mendapati satu surat pun hukuman dari orang tua anak-anak. Sehingga Youngwu dan Junho mencoba mendalami kasus ini untuk melacak anak-anak. Yang pertama Minji, salah satu siswa di akademi Mujin.

Mengingat kini jam 9 malam, Minji mengerjakan pekerjaan sekolahanya di restoran cepat saji dan juga membahas kondisi akademi sekolah yang melelahakn. Akademi bahkan tidak berakhir hingga jam 10 malam dan di saat itu.

Pada saat Youngwu dan Junho berada di supermarket yagn tidak jauh dari sekolah, mereka mendapati anak-anak akademi yang berlarian membeli makanan instan untuk mengisi perut mereka yang lapar akibat banyak belajar.

Bahkan mereka juga pada akhirnya banyak yang membeli minuman dengan kafein yang tinggi. Jadi sebagai akibat dari hal itu, Youngwu memutuskan mereka harus mengubah kebijaksaan di pengadilan dan juga mengambil sudut pelecehan.

Dengan akademi yang menyalahgunakan anak-anak ini, yang memaksa mereka belajar berjam-jam untuk studi mereka, dia pergi dengan syarat anak-anak setuju untuk pergi. Namun masalahnya ini sulit sebab tidak mudah untuk membujuk orang tua anak-anak ini.

Sehingga pada akhirnya Ibu Guppong pada akhirnya memberikan permohonan tulus kepada orang tua, memohon mereka guna menandatangani dokumen dan juga mencegah anaknya dikirim menuju epnjara.

Dia juga mengklaim bahwa Guppong sakit jiwa dan juga tidak tahu apa yang dia katakan. Usai menandatangani dokumen, para pengacara pergi namun Youngwu bertahan. Dia berbicara terus terang kepada Ibu Guppong, mengkaui bahwa dia tidak berpikir hal ini benar sama sekali.

Yongwu menunjukkan bahwa Guppong tidak mempercayai orang dewasa dan juga mereka tidak percaya kepadanya, belum lagi anak-anak tersebut sendiri yang benar-benar ingin dibebaskan. Saat di ruang sidang, gagasan Guppong tentang anak-anak dijelaskan di depan ruang sidang.

Youngwu angkat bicara dan juga menyebutkan kelas yang terkunci yang pada dasarnya ini berarti bahwa anak-anak dikurung sepanjang hari dan juga dipaksa untuk belajar.

Mereka yang ada di akademi Mujin tidak diperbolehkan keluar hingga jam 10 malam, mereka juga tidak diberi waktu istirahat dan makan, yang tentunya ini penyebab mengapa anak-anak berlarian ke supermarket untuk membeli makanan instan.

Tidak hanya itu, anak-anak yang istirahat lebihd ari 2 kali menuju kamar mandi dalam sehari juga dipulangkan. Terlepas dari ini, akademi ini sangat populer. Kini pengungkapan besar ini, ditambah degan mengungkap bahwa Guppong tidak menderita delusi mental, sebab Youngwu menunjukkan bahwa pria ini memangg bersalah, namun hanya karena dia mencari reformasi terhadpa kekejaman dan sistem sosial yang ada.

Sehingga pada dasarnya, dia menyebutnay pelaku politik dan juga memutuskan membela ideologi atau pemikiran Guppong, bahkan jika itu berarti hukuman lebih lama, dan Guppng tidka bisa lepas begitu saja.

Minwu melompati semua ini pada saat istirahat, berusaha meyakinkan Myeongseok menghukum Youngwu. Namun justru Myeongseok menegur Minwu dan menasehatinya. Dia juga tahu bahwa Minwu orang yang telah menulis pesan-pesan di internet mengenai Youngwu.

Hal ini tetntu mengakibatkan Minwu terkejut, pada akhirnya disuruh menyelesaikan perselisihannya dengan Youngwu. Adapun Young bagaimana dia bertindak sopan pada Junho. Pada saat Junho menanyainya mengenai hal itu, Youngwu mengakui bahwa dia menyukainya dan juga segera kabur dari pandangan.

Ini momen yang lucu yang membuat Junho terkejut. Keesokan hari, sesuai keinginan Guppong, dia mengundang smeua anak pergi ke pengadilan guan mendengarkan putusan. Guppong memberikan pesan yang mengharukan mengenai bagaimana hidup ini penuh dengan kecemasan dan juga bermain sebagai seorang anak merupakan cara untuk merangkul kebahagiaan itu sebelum terlambat.

Hingga pada akhirnya Guppong menunjukkan bagaimana cara dia terhubung dengan anak-anak dan kemudian mereka semua berpelukan. Ini membuat Ibu Guppong tersenyum melihat kemampuan Guppong, dia merasa tersentuh.

Usai kasus pengadilan, Junho berlari menuju Hanbada law firm dan kemudian memberi tahu kepada Youngwu bahwa dia sangat menyukainya dan juga rasanya seperti dia sakit di dalam. Ketika pasangan itu saling menatap. Youngwu merasa terkejut dan juga tidak yakin bagaimana menerima informasi ini.

Sementara itu Sumi muncul di restoran Gwangho, untuk berbicara berdua. Namun tanpa Sumi sadari, seorang fotografer di luar kebetulan mengambil foto mereka dan tampaknya menyadari hubungan dari mereka.