Sinopsis 49 Days Episode 2 – Sinopsis Drama Korea

Diposting pada

Jihyun berada dalam tubuh Yikyung, dia penuh semangat mengatakan kepada Scheduler bahwa dia adalah Shin Ji-hyun yang memicu amarah Scheduler yang cepat. Dia mengingatkan Jihyun mengenai 3 aturan tadi malam, dan dia sudah melanggar salah satunya.

DI waktu sebelumnya, Scheduler memberi aturan kepada Jihyun yaitu dia tidak bisa memberi tahu siapapun bahwa dia Shin Jihyun, kedua dia hanya bisa menggunakan tubuh Yikyung saat dia tidur. Dia harus kembali ke rumah Yikyung pada tengah malam setiap malam, dan tidak melewati semenit pun.

Jika setiap menit dia terlambat, dia akan memotong satu hari dari 49 hari. Aturan ketiga, Jihyun harus mendapatkan uang yang dia butuhkan untuk dirinya sendiri. Usai meminjam uang Scheduler, Jihyun memutuskan naik taksi menuju rumah sakit, dan melihat dari luar kamarnya ketika Minho dan orang tuanya duduk disamping tempat tidurnya.

Kang sendirian, merenung dengan perhiasan kecil di tangan dirinya yang terkepal. Dia berpikir kembali menuju hari-hari sekolah menegah mereka pada saat mereka pertama kali bertemu, sebagai siswa yang diintimidasi dan Jihyun menyelamatkan dia dari perkelahian, yang mengakibatkan kejengkelan yang menggemaskan.

Jihyun datang mencari teman-temannya, dan tersenyum pada saat dia melihat Kang, namun ingat bahwa dia berada dalam tubuh Yikyung. Dia menyadari laparnya dirinya dia memesan hidangan favoritnya. Namun saat dia pergi untuk membayar, dia tidak cukup uang.

Pelayan mempermalukannya, dan Jihyun bersikeras dia tidak menyadari dia telah menghabiskan semua uangnya dan dia sangat lapar. Kang melihat semua ini dan meminta mereka mengirim Jihyun dalam perjalanan. Tidak lama kemudain, Jihyun meminta pekerjaan kepada Kang.

Dia memohon hanya untuk posisi semntara selama 48 hari. Dia memberikan pekerjaan dari jam 11 pagi hingga tengah malam, dengan 4 ribu won per jam. Jihyun melompat kegirangan dan berterima kasih kepadanya dan selanjutnya dengan malu-malu harus meminta meminjam ongkos bus.

Sampai di rumah, Jihyun keluar adri tubuh Yikyun, dia terkejut mendapati dia tidak lelah sama sekali. Saat dia emncoba untuk keluar dari ruangan, mendapati dirinya yang tidak berwujud sangat tidak berguna dalam membuka pintu. Jihyun menggunakan tombol paniknya, yang membuat Scheduler datang.

Scheduler mengingatkannya bahwa Scheduler tidak terlibat dalam kehidupan orang, dan bahwa Jihyun harus menyeseuaikan diri dengan kehidupan dari tuan rumahnya. Keesokan hari, Jihyun bangun dengan tubuh Yikyung, dia mulai bekerja, saat itu Minho datang, meminta minum.

Jihyun bersemangat, terlalu memperhatikannya, yang langsung ditangkap Kang. Jihyun melampaui batas, namun dia tidak bisa menahan diri sebab itu Minho. Kang memintanya pulang, namun dia akhirnya menunggu di luar selama satu jam penuh, hingga Minho dibawa keluar dari restoran dan juga dimasukkan menuju dalam mobil.

Jihyun bergegas membantu kang menggendongnya, dan ini mengejutkan kang. Jihyun tiba di rumah sakit, menangis pada saat dia melihat ayahnya tidur disamping tempat tidurnya. Dia lalu duduk disebelah ayahnya, beursaha menawarkan ucapan penghiburan ketika dia meletakkan tangannya, melintasi jurang pemisah yang besar.

Keesokan hari di cafe, Jihyun menumpahkan air kepada pelanggan, dan Kang masuk untuk membersihkannya menyeretnya pergi. Kang menunjukkan hal dasar seperti menuangkan air dan pengaturan meja, yang Jihyun kagumi bahwa dia pandai.

Resume Yikyung dengan jelas menyatakan dia bekerja di Hotel Seoul, yang secara teknis seharusnya membuatnya lebih baik dari mereka semua. Jihyun tergagap mengatakan dia mengalami kecelakaan dan menderita amnesia. Kang berpikir mengatakan kepada Jihyun untuk pergi mendapatkan bukti riwayat pekerjaannya dari hotel dalam satu jam.

Jihyun pergi menuju hotel meminta HR untuk dokumen tersebut. Salah satu gadis disana mengenali Yikyung, Jihyun yang berada dalam tubuhnya, hanya bergega pergi. Jihyung melihat Minho berjalan menuju lift. Jihyun bertanya-tanya apa yang dia lakukan disini, ketika lift melewati lantai restoran.

Jihyun tidak terlalu memikirkannya hingga dia berbalik dan melihat Injung berdiri disampingnya. Jihyun mengikuti Injung ke lift, dan kemudian menekan tombol selama 20 dan menunggu, Injung menekan 18.

Takut namun tidak bisa melepaskan diri, dia pun mengikuti Injung dan melihat dari seberang koridor, ketika Injung menyembunyikan bel pintu. Minho keluar utnuk menariknya masuk. Ini mengejutkan Jihyun. Ini memicu ingatannya.

Di waktu sebelumnya Jihyun melihat kemesraan Minho dan Injung. Dan ini alasan mengapa Jihyun mengalami kecelakaan hari itu, sebab dia lelah dan berusaha mengumpulkan pikirannya. Kembali saat ini, Jihyun jatuh menuju ke lantai dengan apa yang dia lihat.