Sinopsis Drama Korea Doctor Stranger Episode 1-Ending

Diposting pada

Drama ini dimulai dengan berita melaporkan bahwa semenanjung Korea berada dalam keadaan cemasan yang tinggi sebab Korea Utara meninggalkan pembicaraan perjanjian anti-proliferasi nuklir. Tahun 1994, sebuah dokumen tergeletak di atas meja membuat dia penasaran, namun saat Park Hun bertnaya kepada ayahnya apa itu gugatan hukum,
Ayah mengambilnya dari tangannya.

Seorang pria Sukju meminta Dokter Park Chul. Sukju merupakan anggota dewan yang bekerja untuk komite pertahanan nasional, yang mendorng Park Chul, untuk berkomentar bahwa dia tidak berpikir majelis nasional akan berusaha menghentikan gugatan malpraktik medis kecil.

Namun dia diberitahu bahwa persidangan telah ditunda untuk masalah kepentingan nasional lebih mendesak yaitu intel terbaru mereka menunjukkan bahwa Amerika sedang mempersiapkan serangan kepada Korea Utara, khsuusnya fasilitas nuklir Yongbyon.

Jika hal itu terjadi, Korea Utara kemungkinan akan membalas yang akan mengarah terhadap perang. Ditanya mengapa pemerintah akan menjelaskan informasi yang sangat rahasia terhadap ahli bedah toraks di rumah sakti Myungwu, anggota majelis Jang menjawab bahwa karena kamu bisa menghentiakn perang ini.

Jang duduk dengan park Chul dan menunjukkan kepadanya hasil rontsen jantung yang menunjukkan bahwa pasien ini membutuhkan operasi jantung segera atau dia tidak bisa bertahan hidup selama sebulan. Park Chul bersedia mengoperaisnya jika dia datang ke rumah sakit namun jang mengatakan Park Chul harus menemui pasiennya.

X-ray itu merupakan jantung pemimpin Korea Utara Kim Ilsung dan jika dia meninggal maka Amerika akan memicu perang untuk mengambil fasilitas nuklir di KORUT. Di tengah lautan, dua kapal saling tarik menarik. Lampu dinyalakan dan pihak KORUT memeriksa guna melihat bahwa Park Chul hadir sebelum menariknya.

park Chul mengucapkan selamat tinggal kepada Jang dan selanjutnya kedua kapal berangkat menuju arah yang berlawanan. Operasi dilaksanakan, namun operasi berjalan serba salah sebab jantung Kim Ilsung berhenti di tengah operasi.

Orang Korea Utara yang menakutkan meraih Park Chul dengan menunjukkan Parkhun ke ruang operasi dan selanjutnya menodongkan pistol ke kepalanya. Park Chul berhenti dan kemudian menatap. Namun segera Park Chul melakukan operasinya segera jantung Kim Ilsung berdetak lagi.

Semua orang yang menyaksiakn operasi menghela nafas lega. Sementara Jang menerima panggilan dan memberi tahu para jenderal bahwa Amerika mengakui meluncurkan serangan. Anggota Kongres Jang menyerbu menuju kedutaan Amerika dan menerobos masuk guna berbicara dengan duta besar Amerika dan memerintahkanya membatalkan serangan sekarnag.

Duta besar Amerika menutup telepon mengatakan operasi telah berhenti. Beberapa bulan kemudian pertemuan Kim Ilsung dengan Jimmy Carter di Pyongyang dan mengumukan untuk penandatanganan perjanjian proliferasi anti-nuklir, sehingga menyelesaikan empat bualn terakhir kecemasan di semenanjung Korea.

Jang menyaksikan ini, kedatangan anggota kongres lain dan memberi selamat kepadanya sebab berhasil mencegah potensi perang dan dia memuji sebab melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak dia lakukan. Usai upacara bunga di Pyongyang, Parkhun mengambil tali merah dan hijau, mengikatnya seperti yang dilakukan ayhany saat menjahit pasien usai operasi.

Song Jae-hee merasa apa yang dilakukan Parkhun sangat keren. Sebelum mereka berpisah, Parkhun mengikat gelang yang diikat di pergelangan tangan Jaehee. Dalam perjalanan mobil kembali menuju Korea Selatan, Parkhun dan ayahnya diseret dengan todongan senjata ke daerah terpencil oleh Korea Utara, dimana barisan tentara menghadapi mereka dengan senapan.

ParkChul melindungi park Hun saat menembakkan senapan ke arah mereka. Sementara itu anggota kongres Jang mengumumkan bahwa Korea selatan hanya memnbutuhkan satu pahlawan dan itu adalah aku. Dia berjalan keluar menyambut kerumunan yang berkumpul disana untuk menyemangatinya dalam pencalonannya sebagai presiden.

Park Chul dan Parkhun tidak mati sebab tentara telah meenmbak ke udara seperti diperintahkan pengawas Korea Utara. Dia menyatakan Sekelompok Selatan tidak berperasaan dan mengatakan sekarang park Chul dari Korea Selatan secara resmi mati.

Dia kin menjadi bagian Korea Utara sebagai Kamera ParkChul. Saat ini, Parkhun telah dewasa, dia bertemu dengan Jaehee. Dia berlutut mengeluarkan cincin pertunangan.

Dia tahu orang tua Jaehee tidak menyukainya namun dia merupakan takdirnya dan dia ingin menikahi Jaehee. Jaehee menarik cincin itu keluar dari kotak dan kemudian memakainya. Suatu ketika Jaehee bertanya apa yang akan Parkhun lakukan jika dia tiba-tiba menghilang, Park Hun akan mencarinya di dunia hingga dia menemukannya.

Suatu malam Parkhun tiba di apartemen Jaehee untuk menemui ayahnya namun mendapati tempat itu gelap. Dia berlarian berteriak untuk Jaehe dan mendapatinya tepat saat hujan turun. Jaehee berlari ke arahnya, seketika beberapa pria bersenjata datang, Jaehee secara paksa diseret dan Parkhun dipukuli hingga pingsan.

Saat bangun, Parkchul memberi tahu parkhun bahwa ayah Jaehee tampaknya telah menjadi sasaran pemusnahan politik dan sudah terlambat menyelamatkan Jaehee sebab anggota keluarga juga terlibat oleh asosiasi.

Selanjutnya kamerad Cha Jinsu membawa Parkhun melalui fasilitas dan mengungkapkan bahwa ini pusat medis yang didedikasikan untuk menjaga kesehatan dan juga kesejahteraan pemimpin Korea Utara. Mereka yang berada disini, bisa menjadi dokter, atau menjadi subjek tes para dokter.

5 tahun kemudian, Parkhun kini menjadi dokter berpengalaman dan berkeliaran di sekitar fasiltias bersama tentara bersenjata yang mengikutinya. Saat itu dalam perjalanan ke ruang operasi, Parkhun bertemu ayahnya dan bertanya-tanya mengapa dia ada disni, ayahnya mengatakan dia sering mendengar Parkhun menyelinap keluar dari peraturan dan merasa khawatir dia bisa mendapati masalah besar.

Parkhun mengakui bahwa dia menghabiskan seluruh waktu luangnya dalam 5 tahun terakhir ini guna mencari Jaehee. Usai menjalani operasi, Parkhun bertemu dengan perawat yang membawa pasien tahanan politik ayah dan anak untuk dioperasi.

Perawat bertanya kapan oeprasi akan dilakukan namun Parkhun mengatakan dia tidak akan melakukan. Saat dia berbalik melihat pasien dengan kain menutupi wajahnya, dia menyadari bahwa itu adalah Jaehee usai dia melihat gelang pemberiannya di masa lalu.

Ketika di dalam Ayah Jaehee memohon kepada Parkhun untuk menyelamatkan Jaehee yang mengalami gagal ginjal. Tidak peduli apa yang terjadi terhadapnya selama dia dapat menyelamatakn Jaehee. Selanjutnya parkhun berjalan keluar dari ruang operasi usai mengambil ginjal ayah Jaehe dan dia meninggal dalam prosesnya.

Dia menadi dan selanjutnya menatap tangannya dengan ngeri sebelum merasa sangat sedih. Selanjutnya Parkhun mengoperasi Jaehe dan tranplantasi ginjal ayahnya menuju dalam tubuh Jahee.

Prajurit Korea Utara hampir membatalkan operasi hingga Parkchul berbicara bahwa ahli bedah yang berkunjung usai setuju membayar peralatan medis baru, namun mereka ingin dokter lain menyaksikan operasi ini juga. Usai operasi Parkhun diminta pergi ke Budapest untuk melakukan operasi ketentuan pendanaan.

Dia menolak dan berjalan pergi memeriksa Jaehee. Usai ini, Parkchul berbicara dengan Parkhun memberi tahu Parkhun untuk pergi ke Budapest sebab ada sesuatu yang diketahui ayahnya disana dan ini kesempatan terakhir melarikan diri.

Parkhun tidak ingin pergi tanpa Jaehee, namun ayahnya mengatakan Jaehee akan pergi selama itu. Parkhun meminta maaf kepadanya ayahnya, mengatakan dia tidak akan pergi kecuali dia dapat melindungi Jaehee. Parkhun mengantar ayahnya keluar dari fasilitas dan mengarahkannya menuju jalan keluar rahasia yang dia gunakan sebelumnya di masa lalu.

Dia ingin ParkChul pergi sebelum lampu kembali menyala. Parkchul berusaha meminta Parkhun sekali lagi unutk pergi menuju Budapest namun pikiran parkhun sudah bulat. Pada saat Parkhun berjalan kembali menuju fasilitas, seketika lampu menyaal dan dia berlari kembali untuk mendapati ayahnya berdiri di tengah halaman usai kembali ke fasilitas. Saat dia melihat ayahnya ditembak.